AHM Dan WMS Gaungkan #BijakBerkonsumsi dan #BelajarJadiMinimalis
- account_circle dimas
- calendar_month Sab, 27 Sep 2025
- visibility 85

AHM Dan WMS Gaungkan #BijakBerkonsumsi dan #BelajarJadiMinimalis
OTOExpo.com , Jakarta – Di tengah hiruk pikuk kota yang serba cepat dan budaya konsumsi yang semakin tak terbendung, PT Astra Honda Motor (AHM) bersama PT Wahana Makmur Sejati (WMS) mengambil langkah berbeda.
Lewat program “Berpacu Dalam Sinergi” di SMK Negeri 34 Jakarta Pusat, mereka tidak sekadar hadir membawa teknologi otomotif, melainkan mengajak generasi muda menyelami nilai kehidupan baru: #BijakBerkonsumsi dan #BelajarJadiMinimalis.
Sinergi Bagi Negeri: ESG yang Nyata
Program ini merupakan bagian dari Sinergi Bagi Negeri, sebuah inisiatif AHM untuk mendorong kemajuan Indonesia melalui pendidikan, keselamatan berkendara, lingkungan, dan kewirausahaan.
Semua berlandaskan semangat ESG (Environmental, Social, Governance) konsep yang kini jadi sorotan global.
Melalui “Berpacu Dalam Sinergi”, sebanyak 30 siswa SMK binaan diajak mempraktikkan decluttering konsep hidup yang mendorong kesederhanaan, kesehatan mental, dan keberlanjutan lingkungan.
Decluttering: Dari Teori ke Praktik
Menurut Andra Friandana, Division Head of Marketing Planning & Analyst WMS:
“Melalui Berpacu Dalam Sinergi, kami ingin menegaskan bahwa kontribusi positif bisa dimulai dari kebiasaan sederhana. Dengan menerapkan decluttering, generasi muda mendapatkan manfaat langsung untuk diri sendiri sekaligus memberi dampak besar bagi lingkungan sekitar.”
Konsep ini sederhana namun dalam. Decluttering membantu siswa memahami cara memilah kebutuhan, membuang beban yang tak perlu, dan menciptakan ruang fisik serta mental yang lebih lega.
Inspirasi dari Praktisi Minimalisme
Program ini menghadirkan Cynthia S Lestari, pendiri Lyfe With Less, sebagai narasumber. Dengan gaya interaktif, Cynthia memandu siswa memahami #BijakBerkonsumsi dan #BelajarJadiMinimalis.
Lewat sesi ini, siswa diajak meninjau ulang kebiasaan sehari-hari: mengatur konsumsi, memilah prioritas, hingga membangun kesadaran tentang jejak lingkungan. Praktik ini tidak hanya mengurangi stres, tetapi juga meningkatkan fokus dan disiplin bekal berharga bagi generasi muda.
Dampak Personal dan Lingkungan: Dua Arah, Satu Tujuan
Konsep hidup minimalis bukan tren kosong. Dari sisi individu, siswa belajar melatih disiplin, meningkatkan fokus belajar, dan menciptakan ruang lebih nyaman di rumah maupun sekolah.
Dari sisi lingkungan, gaya hidup ini membantu mengurangi sampah rumah tangga serta menekan jejak karbon, berkontribusi pada keberlanjutan bumi.

GreenMove dan Aksi Nyata di Sekolah
Program Berpacu Dalam Sinergi ini juga terhubung dengan semangat GreenMove. Siswa diperkenalkan pada aksi-aksi ramah lingkungan yang bisa dilakukan setiap hari:
-
Memilah sampah
-
Mendaur ulang barang bekas
-
Membawa tumbler dan totebag
-
Mengurangi penggunaan plastik sekali pakai
Kebiasaan sederhana ini bila dilakukan serentak akan membentuk tren positif yang berdampak luas.
Kolaborasi: Lebih dari Sekadar CSR
“AHM bersama WMS ingin menghadirkan sesuatu yang lebih dari sekadar produk. Melalui program ini, kami mendorong terciptanya sinergi antar elemen bangsa untuk membangun negeri.
Inilah bentuk kontribusi kami dalam mendukung program ESG yang tidak hanya berorientasi pada bisnis, tetapi juga kehidupan masyarakat yang lebih baik,” ujar Andra Friandana.
Kegiatan ini membuktikan bahwa generasi muda siap menjadi bagian penting dari perubahan.
Edukasi #BijakBerkonsumsi dan #BelajarJadiMinimalis membuat mereka menyadari bahwa gaya hidup berkelanjutan bukan sekadar slogan, tetapi langkah nyata yang bisa mereka jalankan.
Menggugat Budaya Konsumerisme
Di balik semangat positifnya, program ini juga secara halus mengkritisi budaya konsumtif yang semakin merambah generasi muda.
Alih-alih hanya menjadi konsumen, siswa diarahkan menjadi pengambil keputusan yang cerdas, mempertimbangkan efek jangka panjang setiap pembelian, dan memikirkan dampaknya terhadap lingkungan.
Langkah ini sejalan dengan tren global di mana perusahaan tidak lagi dinilai dari laba semata, tetapi juga dari kontribusinya pada keberlanjutan dan kualitas hidup masyarakat.
Jejak Masa Depan: Dari Sekolah ke Masyarakat
Kolaborasi AHM, WMS, komunitas lingkungan, dan institusi pendidikan ini menunjukkan kekuatan sinergi lintas sektor.
Edukasi yang menyentuh keseharian siswa diharapkan menjadi kebiasaan baik yang mereka bawa hingga dewasa, memengaruhi keluarga dan lingkungan sekitar.
Dengan langkah edukasi sederhana namun berdampak nyata ini, Honda percaya perubahan besar bisa dimulai dari generasi muda.
Sinergi Bagi Negeri bukan sekadar tagline; ia adalah gerakan kolektif menuju Indonesia yang lebih hijau, lebih peduli, dan lebih cerdas dalam berkonsumsi.
Menumbuhkan Generasi Minimalis Berkesadaran
Lewat Berpacu Dalam Sinergi, AHM dan WMS berhasil menciptakan ruang dialog yang kritis sekaligus inspiratif.
Dengan mengusung #BijakBerkonsumsi dan #BelajarJadiMinimalis, mereka mengajak siswa SMK Negeri 34 Jakarta bukan hanya belajar teori, tetapi juga praktik hidup berkesadaran.
Inilah contoh nyata bagaimana pendidikan, korporasi, dan masyarakat dapat bersatu menciptakan impact positif yang melampaui batas ruang kelas.
Dari Jakarta Pusat, semangat ini bisa menular ke seluruh negeri.****
.
.
.
- Penulis: dimas
