Adira Finance Syariah Gandeng doctorSHARE, Bawa Layanan Medis Terapung ke Kutai Barat
- account_circle dimas
- calendar_month Rab, 15 Okt 2025
- visibility 175

Adira Finance Syariah Gandeng doctorSHARE, Bawa Layanan Medis Terapung ke Kutai Barat, Bukti Nyata CSR yang Bukan Sekadar Janji
Adira Finance Syariah & doctorSHARE Hadirkan Layanan Medis Terapung di Kutai Barat, Bukti Nyata CSR yang Berdampak
.
OTOExpo.com , Kutai – Aksi Nyata, Bukan Sekadar Seremoni Kalimat “komitmen sosial” sering kali terdengar di banyak rilis perusahaan, tapi jarang yang benar-benar terasa dampaknya. Adira Finance Syariah membuktikan bahwa kalimat itu bukan sekadar jargon.
Melalui kolaborasi strategis dengan Yayasan Dokter Peduli (doctorSHARE), mereka kembali menggelar layanan medis gratis di atas Rumah Sakit Kapal (RSK) dr. Lie A. Dharmawan III – Putra Tomia yang berlabuh di Melak, Kutai Barat, Kalimantan Timur, pada 6–14 Oktober 2025.
Selama sembilan hari penuh, rumah sakit terapung ini menjadi “oase kesehatan” bagi masyarakat pesisir dan pedalaman yang biasanya harus menempuh jarak berjam-jam untuk mendapat pelayanan medis dasar.
“Komitmen kami untuk memperluas akses layanan kesehatan kami wujudkan dengan ikut berpartisipasi dalam kegiatan pengobatan gratis doctorSHARE peduli. Kami ingin kebermanfaatan dana kebajikan syariah benar-benar dirasakan langsung oleh masyarakat yang membutuhkan,” ungkap Yusron, Head of Syariah Adira Finance, saat mendampingi kegiatan di lokasi.
Rumah Sakit Kapal yang Serius
Bukan sekadar “kapal dengan spanduk CSR”, RSK dr. Lie A. Dharmawan III – Putra Tomia adalah rumah sakit terapung tipe D dengan fasilitas medis lengkap.
Di dalamnya tersedia ruang operasi, laboratorium, farmasi, klinik gigi, serta layanan diagnostik modern seperti ECG dan USG. Semua pelayanan ini diberikan gratis, tanpa syarat rumit, kepada masyarakat di daerah dengan akses kesehatan terbatas.
Selama berlabuh di Kutai Barat, tim medis melakukan operasi kecil, pemeriksaan umum, layanan gigi, hingga pemeriksaan ibu dan anak. Tidak sedikit warga yang baru pertama kali mendapatkan layanan kesehatan lengkap seperti ini.
Kegiatan ini turut mendapat dukungan dari Bupati Kutai Barat Frederick Edwin, Kepala Dinas Kesehatan dr. Rita Sinaga, serta perwakilan Adira Finance Syariah dari cabang Samarinda, Rahmatullah.
Kolaborasi antara dunia korporat, tenaga medis, dan pemerintah daerah ini menunjukkan bagaimana “CSR” seharusnya dijalankan bukan hanya donasi, tapi solusi sistemik untuk masalah sosial nyata.
Angka Nyata di Balik Niat Baik
Hingga September 2025, Adira Finance Syariah tercatat telah menyalurkan Rp8,3 miliar dana kebajikan syariah. Dana ini disalurkan untuk berbagai program seperti pendidikan, sosial, kesehatan, dan ekonomi.
Nominal ini memang bukan angka kecil. Namun yang menarik bukan sekadar nilainya, tapi bagaimana dana itu dikelola dengan prinsip syariah transparan, terukur, dan diarahkan untuk menciptakan kemaslahatan nyata, bukan citra.
Yusron menegaskan, “Melalui program-program seperti ini, kami ingin menjadi Sahabat Setia Selamanya bagi masyarakat Indonesia. Prinsip syariah bukan hanya soal akad, tapi juga soal impact yang dirasakan masyarakat.”
Dari Kesehatan ke Ekonomi Rakyat
Tak berhenti di bidang kesehatan, Adira Finance Syariah juga tengah menjalankan program Festival Pasar Rakyat (FPR) 2025, sebuah inisiatif lintas kolaborasi dengan Danamon Syariah dan Zurich Syariah.
Program ini bertujuan menghidupkan kembali denyut ekonomi di pasar tradisional yang selama ini menjadi nadi ekonomi rakyat kecil.
Setelah sukses di Banda Aceh, Bukittinggi, dan Medan, FPR akan mampir ke Bengkulu pada 18–19 Oktober 2025, tepatnya di Pasar Minggu Bengkulu.
Melalui kegiatan ini, Adira Finance Syariah menghadirkan berbagai kegiatan edukatif, lomba UMKM, serta program revitalisasi fisik dan non-fisik pasar agar lebih SEJAHTERA (Sehat, Hijau, Bersih, Terawat).
UMRAH Untuk Sahabat 2025
Tak hanya soal ekonomi dan kesehatan, Adira Finance juga melanjutkan program UMRAH Untuk Sahabat 2025, sebagai bentuk apresiasi kepada pelanggan setia.
Program ini memberikan perjalanan Umrah gratis yang sepenuhnya dibiayai oleh perusahaan sebagai simbol rasa terima kasih atas kepercayaan nasabah.
Acara pelepasan resmi akan digelar pada 26 Oktober 2025, dan ratusan peserta dijadwalkan berangkat ke Tanah Suci sehari setelahnya.
Saat CSR Harus Naik Kelas
Kalau boleh sedikit kritis, langkah Adira Finance Syariah ini menunjukkan arah baru dalam strategi tanggung jawab sosial korporasi. Di tengah tren CSR yang kadang berhenti di level “publikasi”, pendekatan berbasis dampak sosial (impact-based CSR) seperti ini layak diapresiasi.
Namun, tantangan ke depan adalah menjaga kesinambungan. Kolaborasi semacam ini perlu didorong agar tidak berhenti pada event, tapi menjadi bagian dari ekosistem sosial jangka panjang ,misalnya integrasi dengan layanan keuangan mikro syariah, asuransi sosial, atau edukasi literasi keuangan di wilayah terpencil.
Aksi yang Membumi, Komitmen yang Tumbuh
Dari laut Kutai Barat hingga pasar tradisional Bengkulu, langkah Adira Finance Syariah bersama doctorSHARE membuktikan bahwa semangat social impact bisa berjalan berdampingan dengan bisnis berkelanjutan.
Dengan filosofi “membawa berkah melalui kebermanfaatan”, mereka tidak hanya memperluas akses layanan kesehatan, tapi juga memperkuat nilai-nilai kemanusiaan dalam dunia keuangan modern.
“Kami ingin setiap rupiah dana kebajikan benar-benar hidup bukan diam di laporan tahunan, tapi menolong nyawa, memberi senyum, dan membuka harapan,” tutup Yusron.
- Penulis: dimas
- Editor: RM.Dimas Wirawan

