BAIC Targetkan Penjualan Naik 200% di 2026, Siap Luncurkan EV Arcfox dan Ekspansi Dealer
- account_circle dimas
- calendar_month 18 jam yang lalu
- visibility 15
- comment 0 komentar
- print Cetak

BAIC Indonesia Targetkan Pertumbuhan Penjualan Hampir 200% pada 2026, Siap luncurkan EV pertama
- BAIC Indonesia menargetkan pertumbuhan penjualan hampir 200% pada 2026. Selain ekspansi dealer, BAIC juga menyiapkan peluncuran EV Arcfox T1 dan BAIC X1 untuk memperkuat pasar kendaraan listrik di Indonesia
OTOExpo.com, Jakarta – Industri otomotif nasional kembali memanas dengan strategi ekspansi agresif dari pabrikan asal Tiongkok, BAIC Group. Melalui distributor resminya, PT JIO Distribusi Indonesia, BAIC menargetkan lonjakan penjualan hampir 200 persen pada 2026 sebagai bagian dari strategi memperkuat eksistensi di pasar Indonesia yang semakin kompetitif.
Target ambisius ini diumumkan dalam acara buka puasa bersama media yang digelar di Roemah Koeffie, kawasan Gading Serpong. Dalam kesempatan tersebut, manajemen BAIC memaparkan peta jalan bisnis sekaligus strategi ekspansi produk dan jaringan dealer untuk beberapa tahun ke depan.
Chief Operating Officer BAIC Indonesia, Dhani Yahya, menegaskan bahwa perusahaan melihat momentum pertumbuhan yang sangat positif di pasar otomotif Tanah Air, khususnya pada segmen SUV dan kendaraan berpenggerak empat roda.
“Strategi ekspansi BAIC Indonesia pada 2026 akan jauh lebih agresif. Kami ingin menegaskan posisi BAIC sebagai pemain serius di industri otomotif nasional,” jelas Dhani.
Meski pasar otomotif nasional mengalami sedikit kontraksi pada 2025—turun dari 865.723 unit di 2024 menjadi 803.687 unit—segmen kendaraan 4×4 justru menunjukkan pertumbuhan signifikan.
Penjualan kendaraan 4×4 meningkat 27 persen, dari 15.209 unit menjadi 19.244 unit sepanjang tahun lalu. Tren ini memperlihatkan perubahan preferensi konsumen Indonesia yang mulai mencari kendaraan dengan kemampuan lebih fleksibel untuk berbagai kondisi jalan.

BAIC Indonesia Targetkan Pertumbuhan Penjualan Hampir 200% pada 2026, Siap luncurkan EV pertama
Kondisi tersebut sejalan dengan portofolio produk BAIC yang saat ini didominasi model SUV tangguh seperti:
-
BAIC X55 II
-
BAIC BJ40 Plus
-
BAIC BJ30 Hybrid
Ketiga model tersebut menjadi fondasi penjualan BAIC di Indonesia sejak mulai dipasarkan secara resmi pada 2024.
Sepanjang 2025, BAIC Indonesia berhasil mencatat 677 unit penjualan retail. Namun angka tersebut hanya menjadi titik awal, karena perusahaan menargetkan 2.018 unit penjualan pada 2026, atau meningkat sekitar 198 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Dalam roadmap produk jangka menengah, BAIC tidak hanya fokus pada SUV konvensional, tetapi juga memperkuat lini kendaraan elektrifikasi.
Salah satu langkah strategis adalah menghadirkan versi CKD (Completely Knocked Down) untuk model hybrid:
-
BAIC BJ30 HEV
Perakitan lokal direncanakan dimulai pada 2026, sekaligus menjadi bagian dari strategi BAIC untuk menjadikan Indonesia sebagai basis produksi regional di Asia Tenggara.
Program lokalisasi ini akan dijalankan melalui perusahaan manufaktur afiliasi BAIC di Indonesia, dengan tujuan meningkatkan efisiensi produksi sekaligus memperkuat daya saing harga.
Selain kendaraan hybrid, BAIC juga akan memasuki babak baru di pasar kendaraan listrik melalui sub-brand premium mereka, Arcfox.
Di pasar global, Arcfox dikenal sebagai produsen kendaraan listrik berteknologi tinggi yang dikembangkan melalui kolaborasi dengan berbagai perusahaan teknologi kelas dunia seperti:
-
Huawei
-
Baidu
-
Bosch
-
CATL
-
Magna International
Model pertama yang akan diperkenalkan di Indonesia adalah:
-
Arcfox T1
Hatchback listrik ini akan bermain di segmen medium electric hatchback, bersaing dengan beberapa model populer seperti:
-
BYD Dolphin
-
Wuling Cloud EV
-
MG4 EV
-
GWM Ora Good Cat
Selain itu, BAIC juga menyiapkan model listrik kompak lainnya yakni:
-
BAIC X1 EV
Mobil ini akan bermain di segmen small hatchback EV dengan panjang sekitar 3,8 hingga 4,2 meter, berhadapan langsung dengan:
-
Wuling BinguoEV
Tidak hanya fokus pada produk, BAIC juga mempercepat ekspansi jaringan dealer nasional.
Hingga saat ini, BAIC telah memiliki enam dealer di wilayah Jabodetabek. Perusahaan menargetkan tambahan tujuh dealer baru pada 2026, dengan total 28 dealer secara nasional pada akhir tahun.
Seluruh dealer akan menyediakan layanan 3S (Sales, Service, Spare Parts) untuk brand BAIC maupun Arcfox.
Untuk meningkatkan kepercayaan konsumen, BAIC juga memperkuat program purna jual dengan berbagai fasilitas menarik, antara lain:
-
Garansi kendaraan hingga 5 tahun
-
Gratis servis berkala selama 4 tahun atau 80.000 km
-
Jaminan ketersediaan suku cadang hingga 90 persen
-
Emergency Roadside Assistance gratis selama 5 tahun
Selain itu, perusahaan juga secara rutin memonitor Customer Satisfaction Index (CSI) dan Service Satisfaction Index (SSI) guna memastikan kualitas layanan di seluruh jaringan dealer tetap konsisten.
Dengan strategi produk elektrifikasi, ekspansi dealer, serta layanan purna jual yang lebih komprehensif, BAIC optimistis Indonesia tidak hanya menjadi pasar utama, tetapi juga hub strategis manufaktur otomotif BAIC di Asia Tenggara dalam beberapa tahun ke depan.****
- Penulis: dimas
- Editor: RM.Dimas Wirawan
