Berita
light_mode
Beranda » Kendaraan » Booth iCAR di IIMS 2026 Bawa Tema “Born to Play” Hadirkan V23 Retro-Cyber, Arcade Game, hingga Robot Humanoid AI

Booth iCAR di IIMS 2026 Bawa Tema “Born to Play” Hadirkan V23 Retro-Cyber, Arcade Game, hingga Robot Humanoid AI

  • account_circle dimas
  • calendar_month Kamis, 12 Feb 2026
  • visibility 74
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

Hadir Perdana di IIMS 2026, iCAR Hadirkan Tema ‘Born to Play’ lewat Desain Booth, Teknologi AI, dan Elemen Permainan

Booth iCAR di IIMS 2026 Pecah! Tema Born to Play Hadirkan V23 Retro-Cyber dan Robot AI Humanoid

OTOExpo.com , Jakarta –  Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026 bukan cuma ajang pamer mobil, tapi juga arena adu konsep brand otomotif dalam menciptakan pengalaman yang relevan dengan gaya hidup generasi baru. Tahun ini, iCAR resmi tampil perdana di IIMS 2026 dengan membawa tema booth yang cukup “berani”: “Born to Play”.

Tema tersebut bukan sekadar slogan tempelan, melainkan dirancang sebagai pendekatan menyeluruh untuk memperkuat positioning iCAR sebagai creative mobility premium brand di bawah naungan Chery Group.

Hasilnya, booth iCAR di IIMS 2026 tampil sebagai ruang eksplorasi yang memadukan desain otomotif, teknologi AI, dan elemen permainan interaktif yang sangat dekat dengan karakter anak muda urban.

iCAR menempatkan dirinya bukan sebagai brand yang hanya bicara spesifikasi mesin atau angka performa, melainkan brand yang menjual pengalaman berkendara yang ekspresif. Filosofi ini tercermin dalam booth bertema Born to Play, yang menggambarkan mobil sebagai bagian dari gaya hidup, bukan sekadar alat transportasi.

Hadir Perdana di IIMS 2026, iCAR Hadirkan Tema ‘Born to Play’ lewat Desain Booth, Teknologi AI, dan Elemen Permainan

Hadir Perdana di IIMS 2026, iCAR Hadirkan Tema ‘Born to Play’ lewat Desain Booth, Teknologi AI, dan Elemen Permainan

Konsep booth ini juga menjadi jawaban atas perubahan tren konsumen otomotif di Indonesia. Generasi muda kini semakin mengutamakan desain ikonik, personalisasi, dan teknologi yang terasa fun, dibanding sekadar “mobil yang aman dan irit”.

Dengan pendekatan tersebut, iCAR membawa pesan kuat bahwa mobil modern harus punya elemen emosional: bisa “diajak main”, bisa dikustom, dan bisa merepresentasikan identitas pemiliknya.

Di dalam booth, iCAR memamerkan berbagai varian dari iCAR V23, termasuk versi yang menjadi highlight:

  • iCAR V23 OG Edition

  • iCAR V23 Pro Edition

Menariknya, iCAR menghadirkan dua interpretasi desain yang kontras namun tetap punya DNA yang sama. Ada karakter Retro, yang menonjolkan aura klasik dan “old school vibe”, namun ada juga konsep Cyberspace, yang lebih futuristik dan edgy.

Strategi ini menunjukkan bahwa iCAR tidak ingin terjebak pada satu gaya desain saja. V23 diposisikan sebagai platform visual yang fleksibel: bisa tampil klasik, bisa tampil modern, tergantung preferensi penggunanya.

Bagi pasar Indonesia yang mulai haus kendaraan dengan desain “anti-mainstream”, pendekatan ini berpotensi menjadi pembeda kuat.

Bukan iCAR namanya jika hanya menampilkan unit standar pabrikan.

Di IIMS 2026, iCAR juga membawa unit modifikasi hasil kolaborasi dengan National Modificator & Aftermarket Association (NMAA). Ini bukan langkah kecil, karena kolaborasi dengan komunitas modifikasi nasional memberi sinyal bahwa iCAR ingin masuk ke pasar Indonesia lewat jalur yang sangat kuat: kultur personalisasi.

Kehadiran unit modifikasi tersebut menegaskan bahwa V23 dirancang dengan potensi aftermarket yang besar, baik dari sisi bentuk bodi maupun karakter desain yang “mudah dimainkan”.

Dengan kata lain, iCAR ingin menunjukkan bahwa mobil ini bukan produk kaku, melainkan produk yang bisa diubah sesuai identitas pemiliknya sebuah strategi yang sangat relevan untuk segmen pengguna muda.

Jika booth merek lain terasa seperti showroom formal, booth iCAR justru dibuat seperti arena bermain.

Salah satu instalasi visual yang paling menarik adalah iCAR V23 dengan konsep “toy box”, yang merepresentasikan dunia imajinasi dan kebebasan berekspresi. Mobil bukan sekadar kendaraan, tetapi bagian dari “mainan besar” untuk orang dewasa—unik, playful, dan penuh gaya.

Booth ini juga diperkuat elemen interaktif seperti:

  • mesin permainan arcade

  • photobooth

  • instalasi visual tematik

Elemen tersebut bukan gimmick kosong, tetapi strategi experiential marketing yang sangat cocok untuk event otomotif modern. Pengunjung tidak hanya melihat mobil, tetapi juga “merasakan dunia iCAR”.

Pendekatan ini sekaligus memperkuat pesan brand: Classic Never Fades, tapi cara menikmatinya harus tetap relevan dengan generasi sekarang.

Salah satu highlight paling futuristik di booth iCAR adalah kehadiran AiMOGA MOI, humanoid robot milik Chery Group yang dibawa untuk memperkaya pengalaman pengunjung.

MOI bukan sekadar robot pajangan. Ia dikembangkan untuk dapat berkomunikasi secara natural dalam sembilan bahasa, termasuk Bahasa Indonesia. Di masa depan, MOI dirancang untuk menjadi bagian dari skenario layanan iCAR, seperti:

  • menyambut pengunjung

  • menjelaskan produk dan fitur kendaraan

  • memandu konsumen di booth maupun diler

  • membantu layanan dasar customer experience

Kehadiran robot ini menjadi bukti bahwa iCAR dan Chery Group mulai mengarah pada integrasi AI dalam sistem pelayanan otomotif, bukan hanya pada fitur kendaraan.

Jika konsep ini terealisasi di jaringan dealer, maka pengalaman membeli mobil bisa berubah drastis: lebih cepat, lebih informatif, dan lebih interaktif.

Hadir Perdana di IIMS 2026, iCAR Hadirkan Tema ‘Born to Play’ lewat Desain Booth, Teknologi AI, dan Elemen Permainan

Hadir Perdana di IIMS 2026, iCAR Hadirkan Tema ‘Born to Play’ lewat Desain Booth, Teknologi AI, dan Elemen Permainan

Lewat Born to Play, iCAR mencoba mematahkan pola lama pameran otomotif yang terlalu kaku. Brand ini membawa pendekatan bahwa mobil harus punya sisi emosional: desain yang kuat, ruang personalisasi yang luas, dan teknologi AI yang terasa dekat.

Selama IIMS 2026, pengunjung dapat merasakan langsung konsep tersebut dengan mengunjungi booth iCAR di Hall C3, JIExpo Kemayoran.

Jika strategi ini konsisten dibawa ke pasar Indonesia, iCAR berpotensi menjadi salah satu brand yang paling cepat “nyantol” di segmen konsumen muda, terutama mereka yang menganggap mobil sebagai bagian dari lifestyle.*****

  • Penulis: dimas
  • Editor: RM.Dimas Wirawan

Berita Menarik Lainnya

expand_less