Daihatsu Cetak Lonjakan Penjualan November 2025, Gran Max hingga Terios Laku Keras
- account_circle dennis
- calendar_month Selasa, 9 Des 2025
- visibility 149
- comment 0 komentar
- print Cetak

Daihatsu Tutup Bulan November dengan Kinerja Penjualan Positif
Daihatsu Cetak Lonjakan Penjualan November 2025, Gran Max hingga Terios Laku Keras
Daihatsu Tutup Bulan November dengan Kinerja Penjualan Positif
OTOExpo.com , Jakarta – Daihatsu menutup bulan November 2025 dengan senyum lebar. Setelah beberapa bulan bergerak stabil, pabrikan berlogo D tersebut akhirnya mencatatkan kinerja penjualan ritel tertinggi sepanjang semester kedua, dengan total 12.750 unit, atau naik 5% dibanding Oktober 2025 (12.196 unit).
Lonjakan ini bukan hanya sekadar kenaikan musiman, tapi juga menjadi indikator bahwa Daihatsu masih memegang posisi kuat sebagai salah satu pemain terbesar di industri otomotif Tanah Air, bahkan semakin dekat menuju 17 tahun berturut-turut sebagai brand nomor 2 penjualan nasional.
Di tengah dinamika pasar, segmen kendaraan niaga ringan (commercial low) masih menunjukkan ketangguhan. Gran Max Series kembali mendominasi, menjadi tulang punggung penjualan Daihatsu bulan ini.
Berikut performa lengkapnya:
-
Gran Max Pick-Up: 4.468 unit
-
Gran Max Mini Bus: 2.519 unit
Total kontribusinya mencapai 55% dari seluruh penjualan, atau naik 2% dibanding Oktober. Menariknya, performa Gran Max Series pada November 2025 ini menjadi yang tertinggi sepanjang tahun.
Tidak mengherankan, mengingat model ini telah lama menjadi pilihan favorit pelaku UMKM, logistik, hingga operasional bisnis di berbagai daerah. Kombinasi mesin irit, daya angkut besar, dan perawatan murah membuat Gran Max tetap tak tertandingi di kelasnya.
Segmen LCGC kembali menunjukkan taji dengan kontribusi besar dari dua model populernya: Daihatsu Sigra dan Ayla. Total penjualan segmen ini:
-
Sigra + Ayla: 3.394 unit
-
Kontribusi ke total penjualan: 27%
-
Pertumbuhan: naik 9% dibanding Oktober
Sigra masih menjadi tulang punggung keluarga muda Indonesia berkat konfigurasi 7-seater, konsumsi BBM irit, dan harga yang masih terjangkau meski fitur makin lengkap. Sementara Ayla tetap menjadi opsi ideal bagi pengguna urban yang menginginkan mobil compact, gesit, dan mudah dirawat.
Di tengah tekanan finansial masyarakat dan tren pencarian mobil ekonomis, performa LCGC yang terus merangkak naik menjadi bukti bahwa segmen ini masih sangat relevan.
Daihatsu Terios sebagai pemain lama di segmen medium SUV kembali menunjukkan performa menggembirakan. Berikut datanya:
-
Terios: 1.327 unit
-
Kontribusi: 10% dari total penjualan
-
Pertumbuhan: naik 14% dibanding Oktober
Kenaikan ini menjadi sinyal positif bahwa pasar SUV medium semakin aktif menuju akhir tahun. Kombinasi ground clearance tinggi, 7-seater, serta durabilitas khas Daihatsu membuat Terios masih menjadi pilihan realistis bagi keluarga yang membutuhkan SUV dengan karakter tangguh namun tetap efisien.
Sri Agung Handayani, Direktur Marketing & Corporate Communication PT Astra Daihatsu Motor, menyampaikan apresiasi kepada pelanggan atas pencapaian ini.
Menurutnya, kepercayaan konsumen, baik pengguna individu maupun pelaku bisnis menjadi pilar utama yang menjaga Daihatsu tetap konsisten berada di posisi teratas industri otomotif Indonesia.
Lebih jauh, ia menekankan bahwa capaian November ini menjadi momentum penting menuju penutupan tahun, sekaligus memperkuat ambisi Daihatsu untuk mencatatkan 17 tahun berturut-turut sebagai merek mobil terlaris nomor dua di Indonesia.
Menjelang akhir 2025, Daihatsu menghadirkan berbagai program penjualan menarik yang memudahkan konsumen untuk memiliki mobil baru.
Calon pembeli bisa mengecek informasi lengkap melalui situs resmi Daihatsu yang kini sudah dilengkapi fitur pencarian model, simulasi kredit, hingga layanan booking servis.
Di balik kenaikan penjualan November, terdapat sejumlah faktor yang membuat Daihatsu terus dicintai konsumen:
1. Efisiensi Bahan Bakar Optimal, Daihatsu konsisten menghadirkan mesin dengan keseimbangan tenaga dan efisiensi, menjadikannya pilihan ideal untuk penggunaan harian maupun operasional bisnis.
2. Harga Terjangkau dan Value for Money Tinggi, Model seperti Ayla, Sigra, dan Gran Max memberikan fitur fungsional dengan harga kompetitif, sehingga mudah diakses berbagai segmen masyarakat.
3. Total Cost of Ownership yang Rendah, Suku cadang terjangkau, mesin tahan lama, dan interval servis yang efisien menjadikan biaya kepemilikan jangka panjang lebih ekonomis dibanding rivalnya.
4. Jaringan Purna Jual Luas, Dengan jaringan bengkel resmi terbesar di Indonesia, konsumen bisa mendapatkan servis dan suku cadang di berbagai daerah, termasuk pelosok.
5. Resale Value Stabil, Harga jual kembali menjadi keunggulan penting, terutama untuk model busines-oriented seperti Gran Max.
Penjualan ritel Daihatsu pada November 2025 bukan hanya naik secara angka, tapi juga menjadi bukti bahwa brand ini masih memiliki pondasi kuat di tiga segmen utama:
-
commercial low (Gran Max),
-
LCGC (Sigra & Ayla),
-
medium SUV (Terios).
Dengan strategi yang konsisten, jaringan kuat, dan value yang relevan bagi konsumen Indonesia, Daihatsu tampaknya siap mengakhiri tahun dengan performa solid dan menatap 2026 dengan optimisme lebih besar.***
- Penulis: dennis
- Editor: RM.Dimas Wirawan
