CRF250R dan Arsenio Al Ghifari Tampil Gagah di Kejurnas Motocross 2025 Wonosobo
- account_circle Magoh
- calendar_month Senin, 14 Apr 2025
- visibility 248
- comment 0 komentar
- print Cetak

CRF250R dan Arsenio Al Ghifari Tampil Gagah di Kejurnas Motocross 2025 Wonosobo
CRF250R dan Arsenio Al Ghifari Tampil Gagah di Kejurnas Motocross 2025 Wonosobo
OTOExpo.com , Wonosobo – Hujan deras, trek berlumpur, dan cuaca tak menentu tidak menyurutkan semangat pebalap muda Arsenio Al Ghifari untuk unjuk gigi di seri pembuka Kejurnas Motocross 2025.
Berlaga di kelas MX2, rider andalan dari Astra Honda Racing Team (AHRT) ini sukses merebut posisi ketiga (P3) pada Race 1 yang digelar di Sirkuit Akarmas Sumbing Mountain, Wonosobo, Jawa Tengah.
Cuaca yang tiba-tiba berubah jelang balapan membuat kondisi lintasan jadi mimpi buruk bagi banyak pebalap.
Hujan deras mengguyur area sirkuit hingga membuat tanah menjadi sangat gembur, licin, dan penuh genangan lumpur. Bahkan, beberapa bagian trek terpaksa dibypass oleh panitia demi alasan keselamatan.
Strategi Ban Jadi Penentu
Dalam kondisi yang bisa dibilang sangat teknikal ini, tim teknis AHRT mengambil keputusan penting: memasang ban tipe mid-soft.
Ban jenis ini cocok untuk lintasan dengan ruts (alur ban) dalam, namun masih punya dasar tanah yang cukup padat di bawah permukaan lumpur.
Meski bukan tanpa risiko, strategi ini terbukti membantu Arsenio tetap bisa melaju meski beberapa kali terpeleset.

CRF250R dan Arsenio Al Ghifari Tampil Gagah di Kejurnas Motocross 2025 Wonosobo
Tergelincir 5 Kali, Tapi Tetap Podium!
Di tengah balapan yang berlangsung sangat menantang, Arsenio sempat terjatuh lima kali. Setiap jatuh, dia harus kembali mengendalikan motor agar bisa tetap bertahan di garis balap yang benar.
Di trek dengan ruts dalam dan licin seperti ini, menjaga motor tetap stabil adalah perjuangan luar biasa. Tapi nyatanya, Arsenio tetap berhasil menyelesaikan balapan dan meraih podium ketiga.
“Kondisi cuaca yang berubah-ubah membuat trek jadi cukup ekstrem. Saya terpeleset beberapa kali, tapi tetap berusaha fokus sampai akhir. Sayangnya, Race 2 dibatalkan, padahal saya ingin tampil lebih baik lagi. Tapi ini jadi pelajaran penting dan motivasi untuk seri berikutnya,” ujar Arsenio.
Race 2 Dibatalkan, Kabut Jadi Penghalang
Setelah Race 1 selesai, kondisi sirkuit justru makin memburuk. Trek rusak makin parah, dan kabut tebal mulai turun menjelang sore.
Panitia pun memutuskan untuk membatalkan Race 2 demi keselamatan semua pebalap. Keputusan ini disambut dengan sedikit kecewa oleh para peserta, termasuk Arsenio yang merasa belum maksimal menunjukkan kemampuan terbaiknya.
Apresiasi dari Pihak Honda
Andy Wijaya, General Manager Marketing Planning & Analysis PT Astra Honda Motor, mengungkapkan rasa bangganya terhadap performa Arsenio dan ketangguhan motor Honda CRF250R yang jadi andalannya.
“Podium ketiga di kondisi lintasan seberat itu menunjukkan konsistensi dan mental juara Arsenio. Ini juga membuktikan CRF250R tetap kencang dan tangguh di segala medan. Ini awal yang positif untuk musim ini,” ujar Andy.
Dengan hasil podium di seri pembuka, peluang Arsenio untuk meraih gelar juara nasional 2025 masih sangat terbuka. Masih ada total enam seri tersisa, dan seri kedua akan digelar di Pinrang, Sulawesi Selatan, pada bulan Juli mendatang.
Tim AHRT pun kini fokus mempersiapkan strategi matang, dari segi fisik pebalap, setting motor, hingga pemilihan ban yang lebih tepat.
Mereka berharap performa Arsenio bisa lebih konsisten dan terus meningkat dari seri ke seri.
Siap Gaspol di Seri Berikutnya!
Kejurnas Motocross 2025 memang baru dimulai, tapi Arsenio Al Ghifari dan CRF250R sudah memberi sinyal bahwa mereka bukan sekadar peserta.
Dengan mental baja, teknik tinggi, dan motor yang terbukti andal, seri-seri selanjutnya diprediksi bakal makin seru.
Jangan lewatkan aksi-aksi menegangkan Arsenio dan AHRT di putaran berikutnya. Siap-siap, Pinrang jadi saksi gebrakan berikutnya! ***
- Penulis: Magoh
