Wuling Darion PHEV Dimodif Kalem di IIMS 2026, Tapi Justru Ini yang Bikin Pecinta Otomotif Melirik!
- account_circle dimas
- calendar_month Kamis, 12 Feb 2026
- visibility 38
- print Cetak

Wuling Berkolaborasi dengan NMAA Menampilkan Darion ‘Daily Use Dress-Up’ di Ajang IIMS 2026
Wuling Darion PHEV Dimodif Kalem Tapi Berkelas di IIMS 2026, Kolaborasi Bareng NMAA Jadi Sorotan!
Wuling Berkolaborasi dengan NMAA Menampilkan Darion ‘Daily Use Dress-Up’ di Ajang IIMS 2026
OTOExpo.com , Jakarta – Tren modifikasi otomotif di Indonesia sedang bergerak ke arah yang lebih dewasa. Bukan lagi soal tampil ekstrem atau “rame”, melainkan bagaimana sebuah kendaraan bisa tampil beda tanpa mengorbankan kenyamanan dan fungsi harian.
Inilah yang coba dibuktikan Wuling Motors di ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026, lewat kolaborasi strategis bersama National Modificator & Aftermarket Association (NMAA). Hasilnya adalah satu unit Wuling Darion Plug-in Hybrid (PHEV) yang tampil dengan konsep modifikasi “daily use dress-up”.
Konsep ini bukan sekadar kosmetik, melainkan pendekatan personalisasi yang tetap mempertahankan karakter MPV keluarga: nyaman, efisien, dan relevan untuk aktivitas sehari-hari.
“Kolaborasi dengan NMAA ini menunjukkan fleksibilitas Wuling Darion sebagai kendaraan elektrifikasi yang tetap relevan untuk kebutuhan harian. Dengan konsep ‘daily use dress-up’, kami ingin memperlihatkan bahwa MPV keluarga tetap dapat tampil bergaya melalui sentuhan personalisasi yang fungsional, tanpa menghilangkan kenyamanan dan karakter mobil,” ujar Danang Wiratmoko, Product Communication Manager Wuling Motors.

Wuling Berkolaborasi dengan NMAA Menampilkan Darion ‘Daily Use Dress-Up’ di Ajang IIMS 2026
Jika modifikasi biasanya identik dengan perubahan ekstrem—mulai dari ground clearance rendah, velg besar, hingga body kit agresif Wuling dan NMAA justru mengambil jalur berbeda.
Wuling Darion versi modifikasi ini mengusung filosofi “less is more”, artinya setiap ubahan dilakukan secara terukur dan proporsional. Fokus utamanya adalah fungsi, presisi, dan estetika minimalis, tanpa mengganggu ergonomi serta kenyamanan khas MPV.
Dalam bahasa sederhana: Darion ini dimodif untuk dipakai harian, bukan untuk diparkir doang di event.
Konsep “daily use dress-up” menjadi relevan karena pasar kendaraan elektrifikasi terutama Plug-in Hybrid, mulai dilirik oleh konsumen keluarga urban yang menginginkan efisiensi sekaligus fleksibilitas perjalanan jarak jauh.
Salah satu bagian yang paling mencolok dari Darion ini adalah sektor kaki-kaki. Wuling Darion PHEV hasil garapan NMAA menggunakan velg Enkei ES Tarmac berdiameter 17 inci dengan lebar 8 inci.
Pilihan Enkei jelas bukan sembarang. Brand asal Jepang ini dikenal luas di dunia aftermarket karena punya reputasi kuat dari sisi:
-
kekuatan struktur velg
-
bobot yang relatif ringan
-
durabilitas untuk penggunaan harian maupun performa
Menariknya, ukuran ban tetap dipertahankan sesuai dimensi standar, sebuah keputusan penting yang menunjukkan konsep modifikasi ini benar-benar memprioritaskan kenyamanan.
Dengan tetap memakai profil ban yang sesuai, karakter suspensi Darion tidak berubah drastis, sehingga bantingan tetap nyaman untuk jalanan Indonesia yang tidak selalu mulus.
Untuk memastikan hasil fitment rapi, pengerjaan velg dilakukan oleh Autodistro, salah satu member NMAA, dengan hasil tampilan yang presisi tanpa kesan dipaksakan.
Elemen lain yang menjadi highlight adalah penggunaan roof box INNO BRQ 55 asal Jepang. Ini bukan aksesori gaya-gayaan, melainkan komponen yang punya fungsi nyata bagi pengguna MPV keluarga.
Roof box tersebut dipilih karena memiliki desain yang clean, tidak membuat mobil terlihat “berat”, serta memberikan tambahan kapasitas penyimpanan yang signifikan.
Bagi keluarga yang sering bepergian jarak jauh, roof box semacam ini sangat relevan karena bisa menampung barang tambahan seperti koper, perlengkapan outdoor, hingga perlengkapan anak tanpa mengganggu ruang kabin.
Secara visual, roof box juga memperkuat aura Darion sebagai MPV modern yang siap untuk aktivitas urban maupun perjalanan antar kota.
Kolaborasi Wuling dan NMAA ini secara tidak langsung memperlihatkan bahwa kendaraan elektrifikasi kini mulai masuk ke kultur modifikasi Indonesia.
“Wuling Darion ‘Daily Use Dress-up’ ini merupakan hasil kolaborasi antara Wuling dan NMAA untuk menunjukkan bahwa tren modifikasi saat ini semakin mengarah pada keseimbangan antara fungsi dan gaya. Kendaraan Plug-in Hybrid tidak hanya menawarkan efisiensi untuk perjalanan jarak jauh, tetapi juga dapat tampil personal dan relevan untuk penggunaan harian melalui sentuhan kreasi yang tepat,” ungkap Andre Mulyadi, Founder NMAA.
Pernyataan tersebut menegaskan bahwa modifikasi bukan lagi soal mengubah total, tetapi soal menciptakan identitas kendaraan yang sesuai gaya hidup pemiliknya.
Dan untuk mobil PHEV seperti Darion, personalisasi yang fungsional adalah kunci, karena konsumen Plug-in Hybrid umumnya menginginkan kendaraan yang tetap praktis namun terlihat lebih premium.
Dengan memajang Darion versi “Daily Use Dress-Up” di IIMS 2026, Wuling mempertegas dua hal penting: dukungan pada ekosistem kreatif otomotif lokal dan komitmen bahwa elektrifikasi bukan hambatan untuk personalisasi.

Wuling Berkolaborasi dengan NMAA Menampilkan Darion ‘Daily Use Dress-Up’ di Ajang IIMS 2026
Justru sebaliknya, kendaraan elektrifikasi membuka peluang tren modifikasi baru: lebih rapi, lebih cerdas, lebih lifestyle, dan tetap bisa dipakai harian.
Darion ini menjadi contoh nyata bahwa modifikasi modern tidak harus ekstrem. Cukup presisi, fungsional, dan sesuai kebutuhan.
Karena pada akhirnya, modifikasi paling keren adalah yang tetap nyaman dipakai setiap hari bukan cuma keren di foto.****
- Penulis: dimas
- Editor: RM.Dimas Wirawan
