Wahana Honda dan Astra Honda Motor Nobatkan “Guru Inspiratif” Jakarta–Tangerang 2025, Lentera Ilmu di Tengah Derasnya Zaman
- account_circle dimas
- calendar_month Sel, 4 Nov 2025
- visibility 101

Seleksi Regional Jakarta - Tangerang Guru Inspiratif Astra Honda, Wujud Apresiasi bagi Pahlawan Pendidikan
Wahana Honda dan Astra Honda Motor Nobatkan “Guru Inspiratif” Jakarta–Tangerang 2025, Lentera Ilmu di Tengah Derasnya Zaman
Seleksi Regional Jakarta – Tangerang Guru Inspiratif Astra Honda, Wujud Apresiasi bagi Pahlawan Pendidikan
OTOExpo.com , Jakarta – Dalam dunia yang kian sibuk oleh mesin, algoritma, dan teknologi, masih ada sosok-sosok yang bekerja dengan hati, bukan hanya dengan tangan. Mereka adalah guru para penjaga cahaya ilmu.
Dan pada tahun ini, cahaya itu kembali disorot melalui ajang Seleksi Regional Jakarta–Tangerang Guru Inspiratif Astra Honda 2025, yang digelar oleh PT Wahana Makmur Sejati (WMS), Main Dealer sepeda motor Honda wilayah Jakarta–Tangerang.
Siapa di Balik Apresiasi Ini
Program Guru Inspiratif Astra Honda merupakan bentuk nyata dari komitmen Yayasan Astra Honda Motor (AHM) untuk memberikan penghargaan kepada tenaga pendidik di seluruh Indonesia yang telah mendedikasikan hidupnya bagi kemajuan pendidikan.
Di tingkat regional, WMS menjadi penggerak utama seleksi ini, yang berlangsung hangat namun penuh makna.
“Guru Inspiratif Astra Honda menjadi wadah kami untuk memberikan apresiasi tulus kepada para tenaga pendidik yang telah mendedikasikan hidupnya bagi kemajuan pendidikan. Mereka adalah lentera ilmu yang menuntun generasi muda menuju masa depan,” ujar Michael Soekamto, Chief Corporate Affair Wahana Artha Group, dalam sambutannya.
Ajang Apresiasi dan Seleksi Ketat
Sebanyak 34 guru dari berbagai sekolah di Jakarta dan Tangerang mengikuti seleksi. Prosesnya tidak sekadar administratif ini adalah panggung di mana dedikasi diuji, bukan dengan angka, tapi dengan cerita.
Setelah melalui tahapan penilaian berkas, terpilih 24 guru yang lolos ke tahap kedua. Dari sana, 10 guru terbaik diundang untuk mempresentasikan kisah inspiratif mereka di hadapan dewan juri.
Setiap presentasi menghadirkan cerita yang berbeda: tentang keterbatasan fasilitas, tentang inovasi dalam pembelajaran digital, dan tentang bagaimana seorang guru tak pernah berhenti belajar.
Di Balik Panggung Inspirasi
Seleksi regional ini digelar pada awal November 2025, bertempat di Jakarta. Namun, atmosfernya bukan kompetitif — melainkan kolaboratif.
Para guru yang hadir bukan sekadar peserta, tapi rekan seperjuangan yang saling menyemangati. Mereka berbagi kisah, tawa, dan bahkan air mata.
Satu hal yang terasa kuat adalah energi ketulusan. Di balik setiap slide presentasi, ada perjuangan yang tak terlihat — dari menyalakan semangat anak-anak di daerah padat penduduk hingga mengajar dengan alat seadanya di sekolah pinggiran.
Mengapa Program Ini Penting
Di tengah arus modernisasi yang memuja efisiensi dan teknologi, profesi guru seringkali tergerus sorotan. Padahal, di balik setiap inovator, ilmuwan, atau pemimpin bangsa, selalu ada guru yang membentuknya.
WMS dan AHM menyadari hal itu. Karena itulah mereka menghadirkan program “Langkah Guru Lentera Ilmu”, sebuah inisiatif untuk mengangkat kembali martabat dan semangat para pendidik Indonesia.
“Apresiasi ini bukan sekadar penghargaan simbolik, melainkan bentuk nyata dukungan kami agar para guru bisa terus berkarya dan menginspirasi. Sejalan dengan kampanye Sinergi Bagi Negeri, WMS dan AHM berkomitmen memberikan kontribusi positif bagi dunia pendidikan Indonesia,” tambah Michael Soekamto.
Lebih jauh, program ini juga mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) poin ke-4, yaitu Pendidikan Berkualitas.
Proses yang Melahirkan Inspirasi
Dari proses penilaian ketat, akhirnya terpilih empat guru terbaik yang akan mewakili WMS di ajang nasional Guru Inspiratif Astra Honda 2025. Mereka adalah:
-
Asti Hardianti – SDN Sukamulya 01
-
Mohammad Wafirul Hadi – SMKN 54 Jakarta
-
Subekha, S.Pd., Gr – UPTD SDN Jurang Mangu Timur 02
-
Muhamad Anwar – SMK Bina Mandiri Pagedangan
Keempatnya bukan hanya unggul di bidang akademik, tapi juga menampilkan semangat dan inovasi luar biasa di sekolah masing-masing.
Dari menciptakan metode belajar berbasis kearifan lokal hingga membangun sistem digital sederhana untuk membantu siswa di daerah terpencil setiap karya adalah bukti bahwa guru bukan sekadar pengajar, tapi penggerak perubahan.
Saat Dunia Bergerak, Guru Tak Boleh Diam
Meski ajang ini patut diapresiasi, pertanyaannya tetap menggantung:
Apakah cukup memberi penghargaan setahun sekali untuk menggugah kesadaran bangsa terhadap peran guru?
Program seperti Guru Inspiratif Astra Honda memang menjadi langkah positif namun sistem pendidikan Indonesia masih membutuhkan banyak perbaikan mendasar: kesejahteraan guru, distribusi tenaga pendidik, hingga akses pelatihan digital yang merata.
Di sinilah pentingnya kolaborasi antara pemerintah, swasta, dan masyarakat. Ketika setiap pihak berperan, guru tak lagi berjuang sendirian.
“Guru bukan sekadar pengajar. Ia adalah penyala api yang tak pernah padam, bahkan ketika dunia mulai gelap oleh ketidakpedulian.”
Lentera yang Tak Pernah Padam
Program Guru Inspiratif Astra Honda 2025 bukan sekadar ajang penghargaan, melainkan ruang untuk kembali mengingatkan: kemajuan bangsa tak akan lahir tanpa guru.
Dengan dukungan dari Wahana Makmur Sejati dan Astra Honda Motor, semangat ini terus dijaga agar setiap langkah pendidikan di Indonesia selalu berawal dari cahaya ketulusan.
Karena di balik setiap anak bangsa yang hebat, selalu ada seorang guru inspiratif yang bekerja dengan hati, menyalakan lentera ilmu di tengah kegelapan zaman.*****
- Penulis: dimas
- Editor: dimas lombardi


