News
light
Beranda » Kendaraan » VinFast Catat Rekor Penjualan 20.000 Unit di Oktober 2025, Dominasi Pasar Mobil Listrik Vietnam

VinFast Catat Rekor Penjualan 20.000 Unit di Oktober 2025, Dominasi Pasar Mobil Listrik Vietnam

  • account_circle Pandito
  • calendar_month Rab, 12 Nov 2025
  • visibility 101

VinFast Catat Rekor Penjualan 20.000 Unit di Oktober 2025, Dominasi Pasar Mobil Listrik Vietnam

VinFast Vietnam cetak Rekor Baru: 20.380 Mobil Listrik Terjual dalam Sebulan

 

 

OTOExpo.com , Vietnam –  Nama VinFast kini bukan sekadar merek otomotif, tapi simbol kebangkitan industri mobil listrik di Asia Tenggara. Perusahaan asal Vietnam ini kembali mencetak sejarah setelah berhasil mengirimkan 20.380 mobil listrik hanya dalam bulan Oktober 2025.

Tak main-main, angka ini menjadikan VinFast satu-satunya pabrikan yang mampu menembus penjualan lebih dari 20 ribu unit dalam sebulan, dan total 124.264 unit dalam 10 bulan pertama tahun 2025.

“Lebih dari 20 ribu kendaraan dalam sebulan dan lebih dari 124 ribu dalam 10 bulan adalah angka yang belum pernah terjadi di pasar otomotif Vietnam,” ungkap Duong Thi Thu Trang, Deputy CEO Global Sales & Marketing VinFast.

Pencapaian Yang Mengguncang

VinFast membuktikan bahwa mobil listrik bukan lagi tren masa depan, tapi realitas hari ini. Dari segmen kecil hingga SUV besar, semua model mereka mencatat lonjakan permintaan:

  • VinFast VF 3 – sang “mobil nasional Vietnam”, terjual 4.619 unit di bulan Oktober. Sejak Januari, totalnya sudah 36.005 unit.

  • VinFast VF 5 – city car terjangkau dengan efisiensi tinggi, 4.450 unit di Oktober dan 35.406 unit sepanjang tahun.

  • VinFast VF 6 – SUV segmen B yang paling diminati, 2.524 unit di Oktober dan total 16.949 unit dalam 10 bulan.

  • VinFast VF 7 – SUV kelas menengah dengan desain futuristik, 1.190 unit terjual di Oktober (total 7.067 unit).

  • VinFast VF 9 – SUV premium kelas E, kini memimpin segmennya dengan 1.477 unit.

Tak hanya kendaraan pribadi, VinFast juga menyerbu segmen komersial ramah lingkungan:

  • Limo Green (7-seater MPV): 4.160 unit dikirim di Oktober, total 6.504 unit dalam 3 bulan!

  • Herio Green: peraih penghargaan “Commercial Fleet Vehicle of the Year” di Car Choice Awards 2025, dengan 2.920 unit terjual di Oktober dan 11.524 unit sepanjang tahun.

Harga kendaraan VinFast pun bervariasi sesuai kelasnya mulai 300 juta VND (sekitar Rp190 jutaan) untuk VF 3, hingga 1,6 miliar VND (sekitar Rp1 miliar) untuk VF 9 versi flagship.

Bandingkan dengan kompetitor Jepang dan Korea di segmen serupa, VinFast jelas lebih agresif dalam value-for-money.

Pusat pencapaian ini tentu di Vietnam, negeri yang kini jadi laboratorium otomotif Asia Tenggara. Dengan infrastruktur charging station V-Green yang tersebar luas dan insentif pemerintah terhadap kendaraan listrik, ekosistem EV di Vietnam tumbuh lebih cepat dibanding negara tetangga.

Kini, dengan 20 ribu unit VinFast per bulan mengaspal di jalan-jalan Hanoi, Ho Chi Minh City, hingga Da Nang, tampak jelas: Vietnam bukan lagi pengikut tren  tapi pelopor.

Momentum ini berlangsung pada Oktober 2025, hanya sebulan setelah VinFast meraih tonggak penjualan 100 ribu unit pada kuartal ketiga. Dua bulan terakhir tahun 2025 diyakini akan menjadi periode puncak bisnis, dengan proyeksi rekor baru di akhir tahun.

VinFast Melesat

Jawabannya terletak pada kombinasi strategi agresif dan visi jangka panjang. VinFast tidak hanya menjual kendaraan, tapi menjual perubahan gaya hidup.

Mereka memberi subsidi hingga 100 juta VND (sekitar Rp65 juta) bagi pengguna mobil bensin yang beralih ke EV, dan bahkan 150 juta VND (Rp97 juta) untuk wilayah terdampak banjir atau badai.

Selain itu, pengguna juga mendapat voucher hingga Rp32 juta dan akses gratis ke stasiun pengisian V-Green hingga Juni 2027.

Langkah ini tak sekadar promosi ini revolusi energi dan mobilitas.

Namun, di sisi lain, pengamat otomotif menilai bahwa keberhasilan cepat VinFast juga membawa tantangan. Kapasitas produksi dan layanan purna jual harus berkembang seiring dengan penjualan yang melesat.

Kritikus menyoroti bahwa menjaga kualitas servis dan ketersediaan suku cadang akan menjadi ujian nyata bagi brand yang masih muda ini.

VinFast Membangun

VinFast memadukan tiga elemen utama:

  1. Teknologi mutakhir, dengan motor listrik efisien dan fitur pintar berbasis AI.

  2. Kebijakan harga progresif, membuat EV terasa “terjangkau tapi tidak murahan.”

  3. Narasi nasionalisme industri, yang membuat masyarakat Vietnam bangga membeli produk dalam negeri.

Bahkan, dua produk baru siap diluncurkan dalam dua bulan ke depan:

  • EC Van, kendaraan komersial kecil yang efisien untuk UMKM, dan

  • Minio Green, city car mungil untuk mobilitas urban padat.

Keduanya diprediksi akan memperluas cakupan pasar dan mempertegas ambisi VinFast menjadi Tesla-nya Asia Tenggara.

Ketika Angka Menjadi Bukti, dan Visi Menjadi Gerakan

Dari 0 hingga 124.000 mobil dalam sepuluh bulan itu bukan sekadar statistik, tapi pernyataan tegas bahwa era mobil listrik di Asia sudah dimulai, dan Vietnam memimpinnya.

VinFast kini berdiri di garis depan, bukan hanya sebagai merek otomotif, tetapi ikon transformasi energi dan mobilitas hijau.

“Kami tidak hanya menjual mobil, kami menjual masa depan yang lebih bersih dan berkelanjutan,” kata Trang, menutup konferensi pers di Hanoi.

Dan mungkin, di bawah langit tropis Asia, satu hal kini pasti—masa depan mobil listrik tak lagi menunggu di kejauhan. Ia sudah tiba, dengan logo VinFast di kap depannya.***

  • Penulis: Pandito
  • Editor: Dimas Lombardi

✈︎ Random Artikel

expand_less