Veda & Ramadhipa Gaspol di Aragon! Pebalap Astra Honda Tembus 10 Besar JuniorGP Dunia
- account_circle dimas
- calendar_month Sel, 29 Jul 2025
- visibility 101

Veda & Ramadhipa Gaspol di Aragon! Pebalap Astra Honda Tembus 10 Besar JuniorGP Dunia
OTOExpo.com , Jakarta – Ajang FIM JuniorGP World Championship 2025 kembali jadi panggung pembuktian pebalap muda Indonesia.
Dua talenta binaan PT Astra Honda Motor (AHM), Veda Ega Pratama dan M. Kiandra Ramadhipa, sukses mencatat hasil impresif pada putaran keempat yang digelar di MotorLand Aragon, Spanyol (26-27 Juli 2025).
Ramadhipa yang turun di European Talent Cup (ETC) nyaris podium, sementara Veda Ega yang debut di kelas JuniorGP berhasil menyapu dua race dengan finis di barisan 10 besar. Gokil, kan?
Ramadhipa: Nyaris Podium, Kena Long Lap Penalty!
Balapan di kelas ETC selalu seru, apalagi Ramadhipa start dari posisi P4 peluang emas buat podium. Tapi drama terjadi ketika red flag berkibar akibat insiden di lap awal. Race dipangkas jadi 8 lap dari rencana 12 lap.
Di awal restart, Ramadhipa ikut di grup depan, tapi harus jalani long lap penalty. Posisi langsung drop ke P16. Sisa 6 lap? Fight mode ON!
Satu demi satu lawan dilibas, sampai akhirnya finis di P6. Walau gagal podium, 10 poin krusial berhasil diamankan.
Total poin Ramadhipa sekarang: 83 poin → posisi ke-5 klasemen ETC.
Bukan hasil buruk, tapi potensi besar jelas kelihatan!
“Saya sudah coba push habis-habisan setelah penalty. Podium meleset, tapi Misano nanti kita fight lagi!” kata Ramadhipa.
Veda Ega: Tahun Pertama, Langsung Gas di Grup Depan!
Kalau Ramadhipa udah langganan podium, Veda Ega Pratama lagi-lagi bikin kita bangga di kelas JuniorGP—level lebih tinggi, persaingan lebih sadis.
Race 1: Start P8 (karena ada rider start pit lane), Veda langsung tancap gas ke P4 di empat lap pertama! Duel ketat dengan rombongan depan bikin tensi tinggi, tapi Veda bisa tahan ritme. Finis P6 dengan 10 poin.
Race 2: Start P9, sempat drop ke P11, tapi balik lagi ke P6 di lap 10. Akhirnya finis P8 dan tambah 8 poin.
Total poin di Aragon: 18 poin → posisi ke-13 klasemen JuniorGP.
“Ini hasil terbaik saya sejauh ini. Masih banyak PR, tapi saya belajar banyak. Targetnya konsisten dan makin kuat di seri berikutnya,” ujar Veda.
Kenapa Hasil Ini Penting?
Dua rider muda Indonesia nggak cuma ikut-ikutan, tapi benar-benar kompetitif di Eropa, lawan rider top dunia. Veda yang baru tahun pertama di JuniorGP langsung fight di grup depan.

Ramadhipa pun konsisten di top 5 klasemen ETC.
Ini bukan cuma prestasi individu, tapi bukti kalau program pembinaan Astra Honda Racing Team serius menyiapkan talenta buat level dunia bahkan menuju MotoGP someday!
Next Stop: Misano, Italia!
Seri selanjutnya FIM JuniorGP 2025 bakal digelar di Motor Valley, Emilia-Romagna (September). Trek ini nggak kalah teknikal dari Aragon, jadi bakal jadi ujian lagi buat Veda dan Ramadhipa.
Dukungan AHM & Harapan ke Depan
Andy Wijaya, GM Marketing Planning and Analysis AHM, bilang kalau hasil ini nunjukin progres nyata.
“Konsistensi mereka bukti potensi besar. Ini modal untuk terus bersaing di level dunia. Semoga jadi inspirasi generasi muda Indonesia.”
Indonesia Bisa!
Prestasi Veda dan Ramadhipa di Aragon adalah sinyal positif buat masa depan balap Indonesia. Dengan dukungan penuh dari Astra Honda dan mental baja kedua rider, nggak mustahil kita lihat mereka naik kelas ke Moto2 atau MotoGP di masa depan.
Untuk sekarang, kita pantau Misano, karena janji mereka jelas: fight lebih keras!
Gimana menurut kamu? Siap lihat nama Indonesia makin sering nongol di podium Eropa? Drop pendapatmu! ***
.
.
.
- Penulis: dimas

