News
light
Beranda » Kendaraan » Truk ODOL Dipastikan Tahun Depan Tidak Dapat Menggunakan Jalan TOL

Truk ODOL Dipastikan Tahun Depan Tidak Dapat Menggunakan Jalan TOL

  • account_circle Magoh
  • calendar_month Sel, 24 Sep 2019
  • visibility 128

Truk ODOL Dipastikan Tahun Depan Tidak Dapat Menggunakan Jalan TOL

 

OTOExpo.com – Tingkat kecelakaan di jalan bebas hambatan yang diakibatkan karena truk kemarin kembali terjadi lagi.

Guna meminimalisir kejadian yang diakibatkan karena truk tersebut, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) berencana untuk membatasi kendaraan berat masuk di jalan Tol. Aturan pembatasan ini diharapkan bisa terlaksana mulai 2020.

“Selain melakukan penertiban secara nasional, kami bersama Badan Pengatur Jalan Tol ( BPJT) akan menindak tegas kendaraan berat yang akan masuk tol. Diharapkan pelaksanaannya bisa dimulai tahun depan,” ujar Dirjen Perhubungan Darat Kemenhub Pandu Julianto seperti dikutip dari kompas.com

Pandu Julianto berencana pembatasan operasional kendaraan berat masuk di jalan Tol tersebut merupakan salah satu bagian dari upaya pemerintah dalam mengurangi tingkat kecelakaan yang melibatkan bus dan truk di jalan bebas hambatan.

Bagi kendaraan berat seperti truk yang terbukti Over Dimension Overloading (ODOL) tidak dapat menggunakan jalan bebas hambatan.

Dan apabila kendaraan dengan jenis tersebut ditemukan tengah beroperasi, maka truk tersebut akan dikeluarkan di gerbang Tol terdekat.

Truk ODOL Dipastikan Tahun Depan Tidak Dapat Menggunakan Jalan TOL

Tidak itu saja, Mulai tahun depan Kemenhub juga akan mulai menggunakan sistem elektronik untuk pengujian kendaraan niaga dan bus. Diharapkan dengan sistem elektronik tersebut pemalsuan dokumen untuk uji layak kendaraan niaga bisa dipangkas hingga tuntas.

“Saat ini memang banyak truk yang tidak pernah ikut uji layak dan juga memalsukan dokumennya. Mulai tahun depan, kita akan lakukan pengetesan tersebut semuanya menggunakan sistem elektronik, rekam data jelas dan mudah.” pungkas Pandu.

Berdasarkan data dari PT Jasa Marga, sampai dengan Juni 2019, dengan komposisi rata-rata kendaraan non golongan I (truk) yang masuk jalan tol hanya sebesar 8,81 persen.

Akan tetapi berdampak pada kecelakaan sebanyak 45,93 persen (melibatkan kendaraan angkutan barang) di ruas tol milik PT Jasa Marga.

Faktor dominan penyebab kecelakaan tersebut adalah faktor pengemudi sebesar 84 persen, sedangkan untuk faktor kendaraan sebesar 15 persen, dan faktor lingkungan sebesar satu persen.

Adapun hasil penertiban truk ODOL dari 2018 hingga Juni 2019, terdapat pelanggaran kelebihan muatan/overload (39,86 persen), overdimension (1,66 persen), dan ketidaklengkapan dokumen (5,01 persen).

Sedangkan yang tidak melanggar mencapai 53,47 persen.

Bahkan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengingatkan truk yang melampaui batas dimensi dan muatan (overdimension and overload/ODOL) untuk tidak melewati jalan tol, apalagi menjelang libur Natal 2019 dan Tahun Baru 2020 yang diperkirakan terjadi lonjakan arus kendaraan.

“Kita terus intensifkan untuk terus mengawasi keberadaan truk ODOL agar jangan melintas di jalan tol. Kita juga sudah minta ke pihak kepolisian untuk melakukan penegakan hukum jika ada yang melanggar,” kata Menhub Budi Karya kepada pers saat meninjau pembangunan Jalan Tol Elevated Jakarta-Cikampek II di Karawang, Jawa Barat, Minggu (8/12/2019).

Pihaknya sudah mengimbau dan meminta pemilik truk dan barang untuk tidak coba-coba menggunakan truk yang melebihi dimensi dan muatan. Pasalnya, selain melanggar aturan juga menghambat arus lalu lintas di jalan tol, apalagi saat musim libur panjang Natal dan akhir tahun.

Kementerian Perhubungan sendiri akan segera menerbitkan larangan kendaraan ODOL melalui di jalan tol pada 2020. Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub Budi Setiyadi mengatakan, pihaknya akan segera berkomunikasi dengan pihak terkait.

“Kami akan koordinasi dengan Badan Pengatur Jalan Tol Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat serta Korlantas Polri untuk mewujudkan jalan tol bebas ODOL pada tahun 2020,” ujar Budi dalam keterangan tertulisnya.

Aturan yang sama bakal diterapkan untuk lalu-lintas penyeberangan di Merak-Bakauheni dan Ketapang-Gilimanuk sebulan setelah kementerian mengefektifkan di jalan tol.

Menindaklanjuti rencana itu, ia mengimbau kepada pemilik kendaraan truk atau pengangkut barang untuk segera melakukan penyesuaian.

 

https://news.google.com/publications/CAAqBwgKMN2gkQsw1PKlAw

  • Penulis: Magoh

✈︎ Random Artikel

  • Vespa GTS Super 150 Terbaru Di Jajal Jakarta-Bogor

    Vespa GTS Super 150 Terbaru Di Jajal Jakarta-Bogor

    • calendar_month Sen, 8 Jul 2019
    • account_circle Magoh
    • visibility 135
    • 1Komentar

    Vespa GTS Super 150 Terbaru Di Jajal Jakarta-Bogor   OTOEXPO.COM – PT Piaggio Indonesia menggelar acara riding Jakarta – Bogor dengan Vespa GTS Super 150 terbaru. Kegiatan ini diikuti oleh beberapa rekan-rekan media dengan total jarak tempuh 77,4 kilometer, dimulai dari titik temu di daerah Kemang, Jakarta Selatan melewati Bogor dan berakhir di Cisarua. Kegiatan […]

  • Dealer NETA ELITE Bekasi Resmi Dibuka Dilengkapi 3S

    Dealer NETA ELITE Bekasi Resmi Dibuka Dilengkapi 3S

    • calendar_month Kam, 16 Jan 2025
    • account_circle dimas
    • visibility 135
    • 0Komentar

    Dealer NETA ELITE Bekasi Resmi Dibuka Dilengkapi 3S   OTOExpo.com , Bekasi –  Perusahaan distributor mobil listrik terkemuka di Indonesia, PT Neta Auto Indonesia (NETA), hari ini (15/1) secara resmi mengumumkan pembukaan diler baru 3S yang berlokasi di Bekasi, Jawa Barat. Diler baru ini menjadi pembuktian lanjutan atas komitmen dan keseriusan NETA dalam perannya berkontribusi […]

  • Masalah Desain Menjadi Lebih Umum Dalam Kualitas Awal Kendaraan

    Daihatsu Alami Kenaikan Pasar Di Tahun 2020

    • calendar_month Kam, 14 Jan 2021
    • account_circle Magoh
    • visibility 98
    • 0Komentar

    OTOExpo.com | Daihatsu dapat mencapai 100.026 unit, turun 44% dari tahun lalu. Performa Daihatsu lebih baik daripada pasar nasional sehingga market

  • Kemenperin Dukung IMX 2025 Lewat Program IMX Appreciation & Industry Spotlight

    Kemenperin Dukung IMX 2025 Bukti Modifikasi Indonesia Naik Kelas

    • calendar_month Rab, 15 Okt 2025
    • account_circle Abimanyu
    • visibility 146
    • 0Komentar

    Kemenperin Dukung IMX 2025 Lewat Program IMX Appreciation & Industry Spotlight

  • GIIAS 2025 Resmi Ditutup! Honda PCX 160 dan CUV e:RoadSync Duo Banjir Peminat

    GIIAS 2025 Resmi Ditutup! Honda PCX 160 dan CUV e:RoadSync Duo Banjir Peminat

    • calendar_month Sel, 5 Agu 2025
    • account_circle dimas
    • visibility 153
    • 0Komentar

    GIIAS 2025 Resmi Ditutup! Honda PCX 160 dan CUV e:RoadSync Duo Banjir Peminat     OTOExpo.com , Tangerang –  Setelah 11 hari penuh euforia, Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2025 resmi berakhir. Salah satu sorotan terbesar tahun ini datang dari booth sepeda motor Honda yang dikelola oleh PT Wahana Makmur Sejati (WMS) sebagai Main […]

  • DFSK Glory 560 Sesuai Karakteristik Indonesia
    Tak Berkategori

    DFSK Glory 560 Sesuai Karakteristik Indonesia

    • calendar_month Jum, 21 Feb 2020
    • account_circle dimas
    • visibility 137
    • 1Komentar

    DFSK Glory 560 Sesuai Karakteristik Indonesia,

expand_less