Struktur JETOUR T2 Dibongkar di Depan Media, SUV Ini Diduduki Orang 350 Kg Tetap Kuat

Struktur JETOUR T2 Dibongkar di Depan Media, SUV Ini Diduduki Orang 350 Kg Tetap Kuat
Struktur JETOUR T2 Dibongkar di Depan Media, SUV Ini Diduduki Orang 350 Kg Tetap Kuat
  • JETOUR T2 Dirancang Tangguh Untuk Berbagai Medan,  Buktikan Kekuatannya Lewat Demonstrasi Struktur yang Kokoh

 

OTOExpo.com, Jakarta –  Menjelang arus mudik Idul Fitri 2026, berbagai produsen otomotif mulai menonjolkan keunggulan produk mereka dalam menghadapi perjalanan jarak jauh. Salah satu yang cukup menarik perhatian datang dari JETOUR, yang baru saja mendemonstrasikan ketangguhan SUV andalannya di hadapan media.

Dalam acara media gathering bertajuk Media Iftar di MGP Space Jakarta, JETOUR Sales Indonesia memperlihatkan langsung kekuatan struktur bodi JETOUR T2 melalui simulasi beban statis.

Hasilnya cukup mencuri perhatian. Struktur atap kendaraan mampu menahan beban lebih dari 350 kilogram tanpa mengalami deformasi struktural yang signifikan. Hal ini dilakukan untuk membuktikan bahwa konstruksi SUV tersebut memang dirancang untuk menghadapi berbagai kondisi jalan, termasuk perjalanan jauh seperti mudik.

Struktur JETOUR T2 Dibongkar di Depan Media, SUV Ini Diduduki Orang 350 Kg Tetap Kuat
Struktur JETOUR T2 Dibongkar di Depan Media, SUV Ini Diduduki Orang 350 Kg Tetap Kuat

Struktur Hardtop Cage Body Monocoque

Menurut Moch Ranggy Radiansyah, kekuatan JETOUR T2 berangkat dari pendekatan desain struktur yang menempatkan keselamatan sebagai fondasi utama kendaraan.

SUV ini menggunakan konstruksi Hardtop Cage Body Monocoque yang menggabungkan struktur rangka monokok dengan material baja berkekuatan tinggi.

Sekitar 80 persen struktur bodi kendaraan menggunakan high-strength steel, yang dirancang untuk meningkatkan rigiditas serta kemampuan menahan tekanan dari berbagai arah.

Secara teknis, JETOUR T2 memiliki:

Bacaan Lainnya
  • Static roof load capacity hingga 300 kilogram

  • Torsion rigidity mencapai 31.000 Nm/degree

Angka torsional rigidity tersebut menunjukkan kemampuan rangka kendaraan dalam menahan gaya puntir saat melintasi permukaan jalan yang tidak rata. Semakin tinggi nilai torsional rigidity, semakin stabil pula struktur kendaraan saat menghadapi kontur jalan ekstrem.

“Kami ingin menunjukkan bahwa kekuatan struktur tersebut bukan sekadar angka di atas kertas, tetapi benar-benar menjadi fondasi keamanan kendaraan,” jelas Ranggy.

Selain mengandalkan struktur bodi yang kokoh, JETOUR T2 juga dibekali sistem visual canggih yang membantu pengemudi memahami kondisi sekitar kendaraan.

SUV ini dilengkapi fitur 540° Surround Vision, sebuah sistem kamera yang memberikan tampilan visual menyeluruh di sekitar mobil.

Struktur JETOUR T2 Dibongkar di Depan Media, SUV Ini Diduduki Orang 350 Kg Tetap Kuat
Struktur JETOUR T2 Dibongkar di Depan Media, SUV Ini Diduduki Orang 350 Kg Tetap Kuat

Fitur ini bahkan menghadirkan mode sasis transparan, yang memungkinkan pengemudi melihat simulasi kondisi di bawah kendaraan melalui layar infotainment.

Teknologi tersebut sangat membantu ketika kendaraan melewati medan sempit, berbatu, atau jalur off-road yang membutuhkan presisi manuver tinggi.

JETOUR T2 juga dirancang untuk menghadapi berbagai kondisi jalan, termasuk genangan air yang sering ditemui saat perjalanan jauh.

SUV ini dibekali teknologi Wading Radar, yang mampu mendeteksi kedalaman air secara real time ketika kendaraan melewati genangan.

Dengan teknologi tersebut, kendaraan mampu melintasi air dengan kedalaman hingga 700 mm.

Selain itu, kendaraan juga memiliki ground clearance setinggi 220 mm, yang memberikan ruang lebih bagi roda dan underbody saat melewati jalan rusak atau permukaan tanah yang tidak rata.

Kombinasi fitur ini menjadikan kendaraan tidak hanya cocok untuk penggunaan perkotaan, tetapi juga perjalanan lintas daerah dengan kondisi jalan yang beragam.

ADAS Bosch Level 2

Dari sisi keselamatan aktif, JETOUR T2 juga mengusung teknologi Advanced Driver Assistance System (ADAS) berbasis platform Bosch.

SUV ini menggunakan Bosch ADAS Suite yang dilengkapi radar generasi kelima serta kamera generasi ketiga.

Sistem ini menghadirkan fitur Level 2 autonomous driving assistance, yang mampu membantu pengemudi dalam berbagai situasi berkendara seperti:

  • menjaga jarak aman dengan kendaraan di depan

  • mempertahankan posisi kendaraan di jalur

  • membantu stabilitas kendaraan di berbagai kondisi jalan

Teknologi ini sangat relevan untuk perjalanan mudik yang biasanya melibatkan durasi berkendara panjang serta kondisi lalu lintas padat.

Founder Jakarta Defensive Driving Consulting, Jusri Pulubuhu, menjelaskan bahwa karakter perjalanan mudik di Indonesia memiliki tingkat kompleksitas yang cukup tinggi.

Setiap tahun, lebih dari 100 juta masyarakat Indonesia melakukan perjalanan mudik. Pada 2026, sekitar 85 persen pemudik diperkirakan menggunakan transportasi darat.

Hal ini membuat kondisi lalu lintas menjadi sangat padat, dengan perjalanan yang bisa mencapai ratusan bahkan ribuan kilometer.

Struktur JETOUR T2 Dibongkar di Depan Media, SUV Ini Diduduki Orang 350 Kg Tetap Kuat
Struktur JETOUR T2 Dibongkar di Depan Media, SUV Ini Diduduki Orang 350 Kg Tetap Kuat

“Risiko terbesar biasanya berasal dari kelelahan pengemudi dan kondisi jalan yang sangat beragam. Karena itu kendaraan dengan struktur kuat serta fitur keselamatan lengkap sangat membantu menjaga perjalanan tetap aman,” jelas Jusri.

Program Servis untuk Persiapan Mudik

Sebagai bagian dari dukungan terhadap konsumen, JETOUR Indonesia juga menghadirkan program Free Check-Up yang berlangsung pada 13–17 Maret 2026.

Program ini tersedia di 12 showroom JETOUR di berbagai kota seperti Jakarta, Bandung, Bekasi, Surabaya, hingga Makassar.

Model yang dapat mengikuti program ini meliputi:

  • JETOUR T2

  • JETOUR Dashing

  • JETOUR X70 Plus

Selain itu, JETOUR juga menyiapkan Bengkel Siaga yang beroperasi pada 18–24 Maret 2026 untuk menangani pemeriksaan maupun perbaikan ringan selama periode mudik.

Dengan kombinasi struktur kendaraan yang kokoh, teknologi keselamatan modern, serta dukungan layanan purna jual, JETOUR berupaya memastikan setiap perjalanan pelanggan—baik perjalanan harian maupun petualangan jarak jauh—dapat berlangsung dengan lebih aman, nyaman, dan penuh rasa percaya diri.***

Pos terkait

Tinggalkan Balasan