News
light
Beranda » Komunitas » Sesi Test Drive Jeep Wrangler Rubicon bersama Komunitas Sales Director Masih Jadi Mainan Segelintir Orang

Sesi Test Drive Jeep Wrangler Rubicon bersama Komunitas Sales Director Masih Jadi Mainan Segelintir Orang

  • account_circle Pandito
  • calendar_month Kam, 17 Jul 2025
  • visibility 94

Sesi Test Drive Jeep Wrangler Rubicon bersama Komunitas Sales Director Masih Jadi Mainan Segelintir Orang

 

OTOExpo.com , Jakarta –  Jeep Indonesia baru saja menggelar sesi test drive bertema off-road bersama komunitas Sales Director Indonesia (SDI) pada 13 Juli 2025 lalu, dengan menurunkan tiga unit Jeep Wrangler 4-Door Rubicon di trek Pagedangan, BSD.

Agenda ini jelas bukan untuk sembarang orang. Bayangkan: medan berlumpur, tanjakan curam, dan mobil seharga lebih dari Rp1,5 miliar yang melibas semua itu dengan angkuh.

Tapi pertanyaanny apakah performa sekuat ini memang dibutuhkan oleh konsumen Indonesia kebanyakan?

Dari Bisnisman ke Jalur Ekstrem

Komunitas SDI bukan kumpulan pecinta otomotif biasa. Mereka adalah direktur, CEO, dan pengusaha yang (kemungkinan besar) tidak akan mengendarai sendiri Jeep-nya ke medan ekstrem tiap akhir pekan.

Meski begitu, acara test drive ini memang punya tujuan jelas: menunjukkan kapabilitas Jeep yang “bukan kaleng-kaleng”.

Ditemani Julian Johan alias Jejelogy, instruktur 4×4 kawakan, para peserta belajar teknik dasar off-road seperti menghadapi tanjakan licin dan manuver di jalur penuh rintangan. Ini bukan sesi pamer gaya setidaknya di atas kertas.

Sesi Test Drive Jeep Wrangler Rubicon bersama Komunitas Sales Director Masih Jadi Mainan Segelintir Orang

Jeep Rubicon, Raja Off-Road Sejati?

Secara teknis, Jeep Rubicon memang sulit dikalahkan. Dibekali mesin 2.0L GMET4 DOHC Turbocharged dengan tenaga 270 PS dan torsi 400 Nm, transmisi otomatis 8-percepatan, dan sistem penggerak Rock-Trac® full-time 4×4, mobil ini seolah berkata, “Mana lagi medannya? Saya siap.”

Tambahan fitur seperti Tru-Lok® axle lockers, electronic front sway bar disconnect, serta suspensi dengan Dana heavy-duty full-float rear axle membuat kendaraan ini cocok untuk medan yang bahkan pickup double cabin pun ogah lewati.

Namun, ini dia masalahnya: berapa persen pengguna Jeep di Indonesia yang benar-benar akan “menyiksa” mobil ini sesuai spesifikasi?

Fitur Top, Tapi Terlalu Mewah untuk Dirusak Lumpur?

Dari ban off-road 32 inci, velg black alloy 17 inci, hingga penggunaan Corning Gorilla Glass dan antena stealth di kaca depan, desain Rubicon nyaris sempurna. Bahkan ground clearance-nya tinggi dan siap menghadapi batuan besar.

Tapi coba jujur berapa banyak dari pemilik Rubicon di Indonesia yang benar-benar butuh semua ini? Sebagian besar unit justru akan berhenti manis di area perkantoran SCBD, nongkrong di kafe Senopati, atau dipakai buat jemput anak di sekolah internasional.

Mobil sekuat ini justru sering jadi fashion statement ketimbang petarung medan off-road. Itu sah-sah saja, tapi sayang rasanya melihat potensi kendaraan tangguh disia-siakan.

Good Show, Tapi Elit

Acara test drive ini memang terkesan eksklusif. Komunitas SDI yang hadir bukan sekadar hobiis mobil, melainkan orang-orang yang punya kapasitas membeli dan lebih penting, punya jejaring yang bisa membuka potensi bisnis baru bagi Jeep Indonesia.

Tan Kim Piauw (CEO PT Indomobil National Distributor) dan Ario Soerjo (COO) juga menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor, menjadikan momen ini lebih dari sekadar test drive melainkan ajang PR yang cerdas.

Sayangnya, belum ada informasi soal apakah test drive semacam ini akan dibuka untuk publik yang lebih luas, terutama bagi komunitas off-roader sejati di luar Jakarta yang juga ingin menguji performa Rubicon di medan ekstrem.

Jeep Tetap Tangguh, Tapi Apakah Sesuai Pasar?

Tak bisa disangkal, Jeep Wrangler Rubicon adalah monster di medan ekstrem. Namun, daya tariknya di Indonesia masih terbatas pada kalangan high-class enthusiast dan pengusaha mapan.

Padahal, banyak komunitas off-roader yang mungkin lebih “haus” performa seperti ini tapi terkendala harga yang tinggi.

Jika Jeep ingin benar-benar menancapkan taringnya di pasar off-road lokal, mungkin sudah saatnya membuat kegiatan serupa yang lebih inklusif menjangkau komunitas hobi off-road regional, membuka jalur test drive untuk masyarakat umum, atau bahkan mengadakan challenge berbasis komunitas.

Karena seperti medan off-road yang menantang, jalan menuju hati konsumen Indonesia juga penuh batu dan lumpur dan hanya brand yang berani terjun langsung yang akan keluar sebagai pemenang.

Jika Anda adalah penggemar mobil off-road sejati, Jeep Wrangler Rubicon mungkin sudah jadi incaran.

Tapi kalau hanya ingin pamer gaya di parkiran mall, mungkin ada SUV lain yang lebih cocok di dompet (dan lebih irit bensin juga).***

.

.

.

  • Penulis: Pandito

✈︎ Random Artikel

expand_less