Sejarah Baru! Empat Pebalap Astra Honda Siap Kibarkan Merah Putih di GP Misano 2025
- account_circle dimas
- calendar_month Minggu, 14 Sep 2025
- visibility 184
- comment 0 komentar
- print Cetak

Sejarah Baru! Empat Pebalap Astra Honda Siap Kibarkan Merah Putih di GP Misano 2025
OTOExpo.com , Missano – Sejarah baru tengah ditorehkan di panggung balap dunia. Untuk pertama kalinya, Indonesia menempatkan empat pebalap muda binaan Astra Honda Motor (AHM) di tiga kelas berbeda pada ajang Grand Prix Misano 2025.
Mereka adalah Mario Suryo Aji (Moto2), Fadillah Arbi Aditama (Moto3), serta Veda Ega Pratama dan M. Kiandra Ramadhipa yang tampil di Red Bull MotoGP Rookies Cup (RBRC).
Keempatnya merupakan lulusan Astra Honda Racing School (AHRS), kawah candradimuka talenta balap Tanah Air yang konsisten melahirkan generasi penerus.
Kehadiran mereka di lintasan Misano World Circuit Marco Simoncelli bukan hanya partisipasi biasa, melainkan langkah monumental dalam sejarah balap Indonesia.
Untuk pertama kalinya, Merah Putih berkibar di 3 dari 4 kelas yang diperlombakan dalam rangkaian MotoGP.

Mario Suryo Aji: Comeback dengan Semangat Baru
Usai pulih dari cedera bahu dan kembali di GP Moto2 Catalunya 2025, Mario Aji, pebalap asal Magetan dan lulusan AHRS 2016, siap melanjutkan perjuangan.
“Setelah comeback di Catalunya, rasa percaya diri saya mulai kembali. Target di Misano adalah menemukan ritme terbaik agar lebih kompetitif, terutama menjelang seri Asia. Saya akan berikan performa maksimal di setiap sesi,” ungkap Mario.
Dengan pengalaman dan tekad kuat, Mario berpotensi menjadi motor penggerak semangat generasi pebalap Indonesia di kancah internasional.
Fadillah Arbi Aditama: Fokus Kejar Poin di Moto3
Sementara itu, Fadillah Arbi Aditama, lulusan AHRS 2018, kembali turun sebagai pebalap pengganti Tatchakorn Buasri di GP Moto3 bersama Honda Team Asia.
Sejak debutnya di GP Austria, Arbi terus menunjukkan progres positif. “Kondisi fisik saya sangat baik, pengalaman dari seri-seri sebelumnya menjadi modal berharga. Target saya di Misano adalah masuk zona poin. Mohon dukungan dari seluruh masyarakat Indonesia,” kata Arbi penuh semangat.
Veda Ega Pratama: Perebut Gelar Juara RBRC
Di Red Bull MotoGP Rookies Cup, Indonesia menaruh harapan besar pada Veda Ega Pratama. Pebalap asal Yogyakarta ini tengah berada di posisi kedua klasemen dengan 170 poin, hanya tertinggal 21 poin dari pemuncak.
Lulusan AHRS 2018 itu sudah mengoleksi 3 kemenangan (Mugello & Sachsenring) serta 2 podium kedua (Spielberg).
“Balapan minggu ini sangat penting, karena menjadi seri terakhir musim ini. Saya ingin menutup dengan hasil terbaik dan, bila memungkinkan, merebut gelar juara. Doakan saya untuk bisa membawa nama Indonesia lebih tinggi lagi,” ujar Veda penuh determinasi.
Kiandra Ramadhipa: Talenta Muda yang Terus Tumbuh
Tak kalah membanggakan, M. Kiandra Ramadhipa, lulusan AHRS 2022, juga tampil konsisten di RBRC. Saat ini ia berada di posisi 9 klasemen sementara dengan 82 poin, termasuk podium kedua di Sachsenring.
“Persiapan fisik menjadi fokus utama saya untuk round terakhir ini. Target saya jelas: podium. Saya akan berjuang keras untuk itu,” tegas Ramadhipa.
AHRS: Pabrik Bakat Pebalap Indonesia
Keberhasilan keempat pebalap ini tak lepas dari peran Astra Honda Racing School (AHRS). Program pembinaan ini bukan hanya melatih keterampilan balap, tetapi juga membekali pebalap muda dengan fisik prima, mental baja, hingga kemampuan komunikasi sebagai profesional.
Dengan sistem yang terstruktur, AHRS menjadi fondasi kuat lahirnya pebalap Indonesia yang siap bersaing di level dunia.
GP Misano 2025 akan tercatat sebagai tonggak bersejarah balap Indonesia. Empat anak bangsa binaan Astra Honda akan bertarung membawa nama negara di panggung internasional.

Dari Moto2 hingga Rookies Cup, perjuangan mereka bukan hanya soal meraih podium, melainkan juga tentang mengibarkan Merah Putih di lintasan dunia.
Langkah Mario Aji, Arbi Aditama, Veda Ega, dan Kiandra Ramadhipa menjadi bukti nyata bahwa mimpi balap Indonesia tidak lagi sekadar mimpi, melainkan kenyataan yang terus melaju kencang di lintasan dunia.***
.
.
- Penulis: dimas
