Polytron Ungkap Teknologi Baterai LFP FOX Electric Dari Keamanan, Standar Global, dan Harga Kompetitif
- account_circle Magoh
- calendar_month Jumat, 12 Des 2025
- visibility 160
- print Cetak

Polytron Bagikan Rahasia Cell Baterai Motor Listrik Polytron FOX Electric yang Berorientasi pada Keselamatan dan Keamanan
Polytron Ungkap Teknologi Baterai LFP FOX Electric Dari Keamanan, Standar Global, dan Harga Kompetitif
Polytron Bagikan Rahasia Cell Baterai Motor Listrik Polytron FOX Electric yang Berorientasi pada Keselamatan dan Keamanan
OTOExpo.com , Kudus– Polytron Bagikan Rahasia Cell Baterai FOX Electric: Riset Mendalam yang Mengalir untuk Keamanan Pengguna.
Kudus sedang diguyur awan mendung ketika Polytron memperkenalkan edukasi yang terasa lebih seperti sebuah “pengakuan teknis” pengakuan tentang bagaimana keselamatan menjadi poros dari seluruh pengembangan motor listrik mereka. Di balik peluncuran FOX 350 dengan skema Battery as a Service (BaaS) dan opsi pembelian baterai, Polytron menghadirkan wawasan mendalam mengenai jantung utama kendaraan listrik: cell baterai LFP yang aman, stabil, dan diuji ketat.
Dalam dunia EV yang berkembang cepat, tidak semua produsen mau membuka lembaran teknis ini. Tapi Polytron memilih jalan yang berbeda: mereka ingin konsumen paham apa yang sebenarnya mereka tunggangi.
“Cell baterai adalah komponen paling vital, paling kompleks, dan paling menentukan keselamatan. Karena itu kami menggunakan standar pengujian internasional sebelum baterai terpasang di FOX Electric,” tegas Hariono, CEO Polytron.
Kalimat itu mengalir pelan, namun mengandung ketegasan yang tidak bisa dipungkiri: keselamatan bukan fitur tambahan, tetapi fondasi utama.
Polytron memaparkan bahwa seluruh baterai yang digunakan telah melalui pengujian setingkat global pengujian yang biasanya hanya terdengar dalam laporan laboratorium kelas premium.
Standar yang diterapkan mencakup: UN 38.3, QC/T 743, SNI 8872:2019, UN R136 dan juga ISO 26262
Jenis pengujian pun meliputi, tes thermal ekstrem, tes getaran intens, simulasi guncangan dan benturan, tes tusukan (nail penetration) dan simulasi kecelakaan hingga remuk
Dalam istilah teknis, semua tes itu berada dalam kategori abusive testing skenario yang mendorong baterai hingga batas ketahanan maksimal. Polytron melakukannya untuk memastikan: jika baterai bisa bertahan di lab, ia akan bertahan di jalanan Indonesia.
Di dunia motor listrik, banyak konsumen belum memahami bahwa tiap kimia baterai memiliki “karakter” berbeda. Polytron menjelaskan hal ini dengan cara sederhana namun informatif.
Jenis baterai seperti NMC, NCA, dan LCO dikenal bertenaga, namun memiliki risiko kebakaran lebih tinggi akibat produksi oksigen internal ketika terbakar. Efeknya: api sulit dikendalikan.

Polytron Bagikan Rahasia Cell Baterai Motor Listrik Polytron FOX Electric yang Berorientasi pada Keselamatan dan Keamanan
Karena itu Polytron memilih teknologi LFP (Lithium Iron Phosphate) yang memiliki: stabilitas termal tinggi, masa pakai panjang, risiko kebakaran rendah, performa stabil dalam cuaca tropis dan tingkat keamanan unggul.
Perbedaan Mencekam Antar Jenis Baterai
-
LFP: 250–300°C
-
NMC: 170–220°C
Selisih puluhan derajat ini tidak hanya angka; ia adalah jarak aman antara insiden dan keselamatan.
Polytron menegaskan bahwa cell LFP mereka bahkan telah melewati nail penetration test, sebuah uji yang mensimulasikan tusukan logam langsung ke cell. Hasilnya: tidak meledak, tidak memercik api.
Cell aman saja tak cukup. Polytron memperkuat sistem dengan battery pack berbahan aluminium yang berfungsi sebagai:
-
pendingin pasif (heatsink)
-
benteng mekanik saat terjadi benturan
-
perlindungan terhadap getaran dan gesekan
-
isolator terhadap panas lingkungan
Casing ini juga bersertifikasi IP67, memastikan:
-
tahan air
-
tahan banjir
-
tahan debu
-
tetap aman meski terendam sementara
Dalam dunia motor listrik, fitur seperti ini bukan sekadar tambahan; ia adalah perisai yang melindungi jantung kendaraan. Bukan hanya pelindung fisik, tetapi juga otak digital. FOX Electric dilengkapi BMS yang mengatur:
-
keseimbangan cell (cell balancing)
-
monitoring temperatur
-
proteksi arus pendek
-
cut-off otomatis saat overcharge
-
cut-off saat over-discharge
-
monitoring voltase individual
Fitur-fitur ini bekerja tanpa perlu diperintah, seperti refleks tubuh manusia yang melindungi diri saat terancam.
“Kami mengembangkan BMS dengan parameter multi-layer agar baterai tetap aman bahkan dalam skenario non-ideal,” ujar Josaphat Bagus Purnama, Head of Design, Quality & Assurance EV Polytron.
Polytron menyoroti fenomena baterai rakitan yang beredar di pasaran yang tanpa perlindungan mekanik, tidak tahan air, tidak memiliki sistem pendinginan, tanpa sertifikasi keamanan dan juga berpotensi mengalami korsleting spontan.
Dalam bahasa otomotif, kondisi seperti ini menciptakan risiko yang sangat tinggi, terutama ketika:
– motor terbentur
– aki tertekan
– baterai terendam air
– ada kebocoran cell
Edukasi ini hadir agar konsumen memahami: murah bukan berarti aman.
Perbandingan LFP vs Graphene Lead Acid: Mana yang Layak untuk EV Modern? Polytron menjelaskan secara objektif:
LFP Unggul di Bidang:
-
efisiensi energi
-
masa pakai panjang
-
suhu operasional stabil
-
kemampuan fast charging
-
bobot lebih ringan
Sementara Graphene Lead Acid:
-
lebih berat
-
isi daya lambat
-
efisiensi rendah
-
self-discharge lebih tinggi
Kesimpulannya jelas: untuk motor listrik modern, LFP adalah standar paling aman dan paling relevan. Dengan segala fitur keamanan ini, Polytron tetap menjaga harga FOX Electric agar tetap masuk akal bagi pasar Indonesia.
Di tengah gelombang adopsi kendaraan listrik yang semakin massif, Polytron muncul bukan sebagai produsen yang hanya mengejar angka penjualan, tetapi sebagai penjaga standar keselamatan.
Program edukasi ini membuktikan bahwa mereka ingin konsumen mengerti apa yang membuat sebuah motor listrik aman dan apa yang membuatnya berisiko.
“Industri EV hanya berkembang jika pengguna percaya. Tugas kami adalah memastikan kepercayaan itu dibangun dari teknologi yang aman dan teruji,” tutup Hariono.
Dengan baterai LFP yang stabil, battery pack aluminium yang kokoh, BMS yang cerdas, dan harga yang tetap bersahabat, Polytron FOX Electric menjadi motor listrik yang tidak hanya siap melaju tetapi juga siap memberi rasa tenang dalam perjalanan panjang.****
- Penulis: Magoh
- Editor: RM.Dimas Wirawan
