PO Pandawa 87 Rilis Bus Gunakan Hino RM 280 Dan Bodi Skylander R22 SHD

 

OTOExpo.com –  Menggunakan sasis terbaru dari Hino, yaitu RM 280 air suspension, space frame, PT Pandawa Wolu Pitu atau lebih dikenal dengan PO Pandawa 87 merilis bus barunya yang sudah selesai dibangun di karoseri New Armada

Bus ini dibalut dengan bodi terbaru dari karoseri New Armada yaitu Skylander R22 SHD. Acara handover ceremony bus terbaru PO Pandawa 87 dilakukan di karoseri New Armada yang bertempat di Jl. Mayjen. Bambang Soegeng No 7 Magelang, dengan penyerahan simbolis minature bus Hino yang diwakili oleh Anton Nugroho, Deputy GM Bus PT Hino Motors Sales Indonesia (HMSI), dan Charles Hugo Wahyadiyatmika, Managing Director PT Mekar Armada Jaya kepada Gunawan Agung selaku owner PO Pandawa 87. 

PO Pandawa 87 Rilis Bus Gunakan Hino RM 280  Dan Bodi Skylander R22 SHD
PO Pandawa 87 Rilis Bus Gunakan Hino RM 280 Dan Bodi Skylander R22 SHD

Bus ini memiliki tampilan depan yang gagah dengan permainan garis dan lekukan yang sporty. Menggunakan model double glass dengan ciri khas bando, bus ini turut dilengkapi dengan desain spion kamera dengan variasi cover led biru yang menambah kesan futuristic.

Secara keseluruhan, bus ini menggunakan desain perpaduan warna biru dan livery yang modern. Pada bagian belakang bus, turut dilengkapi dengan layar LED screen untuk menampilkan gambar camera di depan bis ataupun informasi yang dapat terlihat bagi pengendara yang ada dibelakang bis. 

Bus terbaru dari PO Pandawa 87 ini turut memiliki desain bagasi “los” atau tembus dari kiri ke kanan yang memungkinkan motor masuk dalam bagasi tanpa harus dimiringkan. Desain bagasi yang luas ini sangat memungkinkan karena sasis space frame yang Hino RM 280 miliki. 

Pada bagian dalam, interior kabin didesain menghadirkan tampilan elegant dengan hadirnya motif kayu dibeberapa bagian dashboard dan interior.

Pada Pilar A turut terdapat layar LCD dikiri dan kanan untuk menampilkan gambar dari spion kamera. Selain itu bagi penumpang yang turut membawa barang ke kabin, turut disediakan kompartemen penyimpanan barang, tempat charger, dan minum serta interior yang dihiasi tata lampu dengan ambiance yang menarik.

Untuk bagian kursi penumpang, menggunakan desain yang didominasi kulit berwarna coklat dari Rimba Kencana yang semakin menambah tampilan mewah.

PO Pandawa 87 sendiri merupakan perusahaan otobus yang selalu menghadirkan bus – bus premium yang mengutamakan kenyamanan bagi penumpangnya.

Untuk itu Hino Bus RM 280 turut menjadi pilihan PO asal Pasuruan ini, karena Hino RM 280 turut dilengkapi dengan wide air suspension yang meningkatkan stabilitas kendaraan untuk kenyamanan penumpang.

PO Pandawa 87 Rilis Bus Gunakan Hino RM 280  Dan Bodi Skylander R22 SHD
PO Pandawa 87 Rilis Bus Gunakan Hino RM 280 Dan Bodi Skylander R22 SHD

Selain itu, Hino Bus RM 280 turut disematkan teknologi Overheat Control System (OCS) untuk mencegah adanya engine blow karena mampu menjaga kestabilan suhu mesin yang membuatnya handal dalam melintasi jalan tol yang panjang seperti Trans Jawa maupun Trans Sumatra.

Untuk itu Hino Bus RM 280 sangat tepat untuk bisnis PO Pandawa 87 yang bergerak dibidang transportasi antar kota antar propinsi (AKAP) dan bus pariwisata baik itu untuk destinasi wisata di Pulau Jawa, Madura, Bali, Lombok hingga Pulau Sumatra.

Serah terima Hino Bus RM 280 kepada PO Pandawa 87, menandai kepercayaan yang diberikan oleh Pak Haji Gunawan Agung selaku pemilik PO Pandawa 87 kepada Hino. Sekaligus ini menjadi pembuktian kualitas bus Hino, yang mampu bersaing dikelas bus premium untuk meningkatkan keuntungan dan kemajuan bisnis pelanggan kami”, terang Anton Nugroho, Deputy GM Bus HMSI.

PO Pandawa 87 Rilis Bus Gunakan Hino RM 280  Dan Bodi Skylander R22 SHD
PO Pandawa 87 Rilis Bus Gunakan Hino RM 280 Dan Bodi Skylander R22 SHD

Sebagai market leader, line up bus kami memang terkenal kuat, bertenaga serta memiliki biaya operasional yang efisien dan ekonomis termasuk untuk urusan perawatan dan suku cadang yang terjangkau. tentunya hal ini menjadi nilai tambah untuk bagi para pengusaha otobus, tutup Anton.

 

 

 

Komentar anda