Berita
light_mode
Beranda » Business » Persaingan LMPV Semakin Ketat

Persaingan LMPV Semakin Ketat

  • account_circle Magoh
  • calendar_month Kamis, 18 Jul 2019
  • visibility 172
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

Persaingan LMPV Semakin Ketat

 

OTOExpo.com – Kendaraan LMPV atau Low MPV sukup menarik. Produsen saling berlomba memasarkan produk andalannya yang dapat diterima masyarakat. Berbagai promo hingga diskon menjadi daya tarik tersendiri.

Seperti diketahui, beberapa merek otomotif lokal melakukan langkah yang tidak biasa pada awal tahun khususnya pada segmen LMPV. agen pemegang merek (APM) memperkenalkan produk baru atau produk pembaruan, menambah fitur tetapi harga yang ditawarkan tetap.

Honda yang juga melakukan pembaruan menawarkan harga yang tidak jauh berbeda dengan tahun lalu. Mitsubishi Xpander dan Wuling Confero juga ikut terjun menambah ketat persaingan. Tahun ini, Nissan juga ikut bermain dengan menghadirkan All New Livina.

Ketatnya persaingan segmen LMPV disinyalir menjadi salah satu penyebab selain kehadiran produk baru. Toyota dan Daihatsu misalnya, memperkenalkan Grand New Avanza dan Grand New Xenia pada awal tahun dengan bebearpa perubahan desain dan penambahan fitur tetapi harga yang ditawarkan tetap sama.

Dan berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia ( Gaikindo), pada bulan Mei 2019 penjualan LMPV di tanah air meraih total hingga diangka 19.912 unit.

Demi memenangi persaingan tersebut, para pabrikan seolah ‘berperang’ dalam memberi harga terbaik kepada konsumen. Dari segi harga, Toyota Avanza, sebagai salah satu pemain di segmen tersebut memiliki harga yang relatif kompetitif dengan para kompetitornya.

Toyota kembali memimpin penjualan terbanyak pada kuartal I/2019, yang mana Avanza masih menjadi andalan. Sementara itu, Mitsubishi Motors mencatatkan penjualan positif di tengah pelambatan pasar berkat model Xpander.
Persaingan Avanza dan Xpander, masih menjadi perbincangan yang nampaknya cukup menarik. Sempat memimpin klasemen di Januari, Xpander kemudian harus kembali disalip oleh Avanza di Februari.
Sementara Xpander hanya memperoleh 11.240 unit, atau turun 22,37 persen. Jagoan baru Mitsubihsi ini mendapatkan jatah kue LMPV 30,32 persen. Sangat ketat persaingan antara keduanya.
Pada awal-awal ini, kompetisi ini juga diperseru dengan pernyataan masing petinggi, yang semakin memanaskan kompetisi.
Menempati posisi pertama di LMPV dua bulan pertama, Avanza berhasil mengumpulkan wholesales 11.268 unit, dengan pangsa pasar 30,39 persen. Namun bila dibandingkan periode yang sama 2018 lalu, Avanza terkoreksi 21,29 persen.
Ditempat kedua diisi dengan Mitsubishi Xpander dengan capaian sekitar 5.101 unit dan disusul Suzuki Ertiga dengan 2.386 unit.
Kemudian Ertiga juga mengalami negative growth sampai 60,39 persen atau dari 7.446 unit di dua bulan pertama 2018 menjadi 2.949 unit di 2019.

Dimana angka tersebut mengalami peningkatan yang sangat tipis dari pencapaian pada bulan April yang berjumlah 19.776 unit.

Dari persaingan antara Avanza vs Xopander, Toyota Avanza masih menjadi yang teratas. Toyota Avanza mendapat wholesale sebesar 7.362 unit di Mei 2019.

Ditempat kedua diisi dengan Mitsubishi Xpander dengan capaian sekitar 5.101 unit dan disusul Suzuki Ertiga dengan 2.386 unit.

Lalu ada Honda Mobilio dengan 1.888 unit dan Daihatsu Xenia dengan 1.585 unit. Nissan Livina berhasil terdistribusi sebanyak 1.056 unit dan Wuling Confero sebanyak 534 unit.

Penjualan LMPV di bulan Mei 2019 (wholesales)
  1. Toyota Avanza: 7.362 unit.
  2. Mitsubishi Xpander: 5.101 unit.
  3. Suzuki Ertiga: 2.386 unit.
  4. Honda Mobilio: 1.888 unit.
  5. Daihatsu Xenia: 1.585 unit.
  6. Nissan Livna: 1.056 unit.
  7. Wuling Confero: 534 unit.

 

  • Penulis: Magoh

Baca Juga

expand_less