Motor Listrik Akhirnya Siap Buat Mudik? ALVA Pamer “Senjata” Ramadhan, 180 Konektor Boost Charging + Road Assistance 24 Jam!
- account_circle dimas
- calendar_month Rabu, 11 Feb 2026
- visibility 53
- print Cetak

Motor Listrik Siap Mudik? ALVA Siapkan 180 Konektor Boost Charging + Road Assistance 24 Jam di IIMS 2026
Motor Listrik Siap Mudik? ALVA Siapkan 180 Konektor Boost Charging + Road Assistance 24 Jam di IIMS 2026
Sambut Ramadhan, ALVA Hadirkan Kampanye Tenang Menuju Kemenangan, Berikan Kepastian Ekosistem dan Layanan Road Assistance 24 Jam
OTOExpo.com , Jakarta – Pertanyaan yang selama ini terus muncul di kepala calon pengguna motor listrik akhirnya mulai menemukan jawaban nyata: apakah motor listrik sudah siap dipakai untuk perjalanan jauh, termasuk mudik Lebaran?
Di ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026, ALVA tampil membawa pesan yang cukup berani lewat kampanye bertajuk “Tenang Menuju Kemenangan”.
Kampanye ini bukan sekadar slogan Ramadan, tetapi menjadi pernyataan tegas bahwa ALVA ingin motor listriknya dipakai sebagai kendaraan utama bukan sekadar kendaraan kedua.
ALVA sendiri merupakan merek motor listrik yang telah mendapatkan apresiasi dari Kementerian ESDM sebagai penyedia SPKLU terbaik untuk kendaraan roda dua.
Penghargaan tersebut bukan hanya prestise, tetapi juga memperkuat klaim bahwa ALVA serius membangun ekosistem pendukung, bukan hanya menjual unit.

Motor Listrik Siap Mudik? ALVA Siapkan 180 Konektor Boost Charging + Road Assistance 24 Jam di IIMS 2026
Menjelang Ramadhan dan Lebaran, momentum ini menjadi sangat krusial karena lonjakan mobilitas masyarakat biasanya naik drastis. Jika motor listrik ingin benar-benar diterima luas, tantangannya bukan cuma di baterai atau performa, melainkan di kepastian charging, layanan darurat, serta jaringan servis.
Di tengah persaingan motor listrik yang semakin ramai, ALVA mengambil pendekatan berbeda: fokus pada pengalaman kepemilikan dan rasa tenang.
Putu Swaditya Yudha, Chief Marketing Officer ALVA, menegaskan bahwa kampanye ini dibuat agar pengguna tidak hanya percaya pada produknya, tetapi juga percaya pada sistem pendukungnya.
“Melalui kampanye ‘Tenang Menuju Kemenangan’, ALVA ingin memastikan bahwa ketenangan berkendara tidak berhenti pada produk, tetapi hadir melalui ekosistem dan dukungan layanan purna jual yang andal serta dapat diakses kapan pun dan di mana pun,” ujar Putu dalam konferensi pers IIMS 2026.
Kalimat tersebut bisa dibaca sebagai “tantangan” langsung untuk pasar: ALVA ingin membuktikan bahwa motor listrik kini sudah layak dipakai untuk rutinitas berat, termasuk perjalanan lintas kota.
Salah satu pilar utama kampanye “Tenang Menuju Kemenangan” adalah perluasan infrastruktur pengisian daya cepat ALVA.
Saat ini ALVA mengklaim telah membangun jaringan Boost Charging Station yang mencakup:
-
lebih dari 180 konektor
-
tersebar di 70 lokasi strategis
-
sudah mencakup ekspansi hingga wilayah Kalimantan
Angka ini penting karena motor listrik roda dua sangat bergantung pada ketersediaan charging point yang dekat dengan jalur mobilitas utama. Jika charging station hanya menumpuk di pusat kota, pengguna akan tetap merasa ragu untuk melakukan perjalanan jarak jauh.
Bukan hanya itu, ALVA juga menegaskan bahwa Boost Charging mereka mendukung pengisian cepat, dengan kemampuan:
pengisian daya dari 10% ke 50% kurang dari 25 menit.
Secara teknis, ini berarti pengguna bisa melakukan top-up baterai dalam waktu yang relatif singkat, mirip pola “istirahat sebentar lalu lanjut jalan” yang biasa dilakukan saat touring.
Yang membuat strategi ALVA terasa lebih “serius” adalah pemetaan lokasi Boost Charging yang tidak random. ALVA justru menargetkan jalur-jalur yang menjadi koridor padat saat Ramadhan dan Lebaran.
Jalur Jakarta–Bandung
ALVA menyiapkan enam lokasi Boost Charging Station di titik-titik penting seperti:
-
Bogor
-
Cianjur
-
Cimahi
Koridor ini dikenal sebagai salah satu jalur dengan volume kendaraan tertinggi di Pulau Jawa, terutama saat akhir pekan dan libur panjang.
Jalur Semarang–Solo–Yogyakarta
Tersedia lima lokasi, meliputi:
-
Ungaran
-
Salatiga
-
Boyolali
-
Sukoharjo
-
Prambanan
Ini jalur yang padat tidak hanya karena arus mudik, tetapi juga karena menjadi jalur wisata utama di Jawa Tengah dan DIY.
Jalur Surabaya–Malang
ALVA juga memperkuat tiga titik di:
-
Sidoarjo
-
Pasuruan
-
Malang
Rute ini sangat relevan untuk pengguna motor listrik di Jawa Timur, karena menjadi jalur commuting dan wisata yang konsisten ramai.
Jika melihat peta ini, ALVA jelas sedang membangun fondasi bahwa motor listrik bukan hanya “kendaraan kota”, tetapi kendaraan yang bisa diajak mobilitas serius.
Selain charging, ALVA memperkuat jaringan layanan purna jual dengan cakupan:
-
lebih dari 120 titik layanan
-
tersebar di 38 kota
Untuk kendaraan listrik, jaringan servis adalah faktor yang sangat menentukan, karena troubleshooting bukan hanya soal mekanik, tetapi juga soal sistem kelistrikan, kontroler, dan perangkat elektronik.
Semakin luas titik servis, semakin kecil kekhawatiran pengguna saat menghadapi kendala di perjalanan.
Ini yang paling menarik: ALVA menyediakan Roadside Assistance 24 jam untuk pengguna motor ALVA di seluruh Indonesia.
Layanan ini memiliki ketentuan jarak maksimal bantuan hingga 50 km dan didukung kerja sama dengan:
-
Zuttoride
-
ATLAS
Roadside Assistance menjadi jawaban atas salah satu momok terbesar motor listrik: rasa takut kehabisan daya atau mengalami kendala teknis jauh dari rumah.
Untuk pengguna yang ingin touring atau mudik jarak menengah, layanan ini bisa menjadi pembeda yang sangat kuat dibanding brand motor listrik lain.

Motor Listrik Siap Mudik? ALVA Siapkan 180 Konektor Boost Charging + Road Assistance 24 Jam di IIMS 2026
ALVA juga memperkenalkan ALVA N3 Next Gen di IIMS 2026 sebagai produk terbaru. Namun pesan besarnya bukan pada model baru semata, melainkan pada kesiapan ekosistem yang mendukungnya.
Dengan kombinasi Boost Charging Station luas, fast charging 10–50% kurang dari 25 menit, jaringan servis besar, dan Roadside Assistance 24 jam, ALVA seperti ingin mengirim sinyal bahwa mereka sedang membangun standar baru.
Bukan tidak mungkin, 2026 menjadi titik awal ketika motor listrik mulai benar-benar “naik kelas” dari kendaraan alternatif menjadi kendaraan utama—dan ALVA ingin menjadi brand yang memimpin perubahan itu.******
- Penulis: dimas
- Editor: RM.Dimas Wirawan
