Mercedes-Benz Bus Dan Karoseri Lokal 55 Tahun Bareng Bikin Transportasi Indonesia Makin Keren
- account_circle dimas
- calendar_month Kamis, 7 Agt 2025
- visibility 219
- print Cetak

Mercedes-Benz Bus Dan Karoseri Lokal 55 Tahun Bareng Bikin Transportasi Indonesia Makin Keren

OTOExpo.com , Jakarta – Ada yang istimewa di perhelatan otomotif internasional di BSD, Serpong kemarin.
Daimler Commercial Vehicles Indonesia (DCVI) bikin gebrakan dengan menyerahkan 10 unit bus Mercedes-Benz terbaru ke sejumlah perusahaan otobus (PO) dari berbagai penjuru Indonesia.
Tapi bukan cuma itu, momen ini juga jadi penanda 55 tahun kolaborasi erat antara Mercedes-Benz Bus dan empat nama besar karoseri lokal: Adiputro, Laksana, Tentrem, dan New Armada.
Ini bukan sekadar urusan jual-beli sasis dan bodi. Ini tentang sinergi teknis, budaya, dan visi jangka panjang untuk bangun transportasi darat nasional yang solid, nyaman, dan relevan dengan kondisi geografis Indonesia yang unik.
Bukan Cuma Kolaborasi, Tapi Komitmen Bangun Negeri
Presiden Direktur DCVI, Naeem Hassim, dengan bangga menyatakan bahwa kolaborasi dengan karoseri lokal selama lebih dari lima dekade adalah fondasi penting dalam membentuk ekosistem kendaraan niaga yang tangguh.
“Mercedes-Benz Bus sudah jadi bagian dari perjalanan transportasi Indonesia selama lebih dari 55 tahun. Dan itu semua nggak akan mungkin tanpa support luar biasa dari karoseri-karoseri lokal kita,” ungkap Naeem.
Gak cuma bikin bus, kerja sama ini juga ikut berkontribusi pada peningkatan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN), pembukaan lapangan kerja, pelatihan teknisi, dan pertumbuhan industri penunjang.
Industri Karoseri Lokal: Pilar Transportasi yang Sering Diremehkan
Ketua Umum ASKARINDO, Jimmy Tenacious, bilang dengan lantang: karoseri lokal tuh udah terbukti bisa penuhi standar global dan spesifikasi ketat, termasuk buat pengadaan pemerintah.
Jadi, udah waktunya mereka dapat dukungan penuh.
Adiputro, Laksana, Tentrem, dan New Armada bukan pemain baru. Mereka bukan pelengkap, tapi pilar utama. Biar makin kenal, yuk kita intip sedikit profil mereka:
Adiputro – Jetbus 5 Bukan Cuma Ganteng, Tapi Juga Aman
Sudah berdiri sejak 1973, Adiputro kini jadi salah satu pionir karoseri bus premium. TKDN-nya tembus 48–51% untuk bodi bus. Di GIIAS 2025, mereka tampilkan 5 unit Jetbus 5 terbaru dengan berbagai sasis Mercedes-Benz: OF 917, OF 1623, OH 1626L, dan OH 1626S.
David Jetrokusumo, Direktur Utama Adiputro, bilang:
“Kolaborasi ini bukan cuma soal desain. Ini soal bangun transportasi premium yang fungsional, estetis, dan aman.”
Laksana – Interior Eksekutif & Gaya Internasional
Didirikan tahun 1977, Laksana makin dikenal karena desain interiornya yang cozy dan elegan. TKDN-nya sudah 40%. Di event ini, mereka hadirkan XXHD Prime di atas sasis Mercedes-Benz O500 2445, buat Rosalia Indah.
Gak cuma di dalam negeri, Laksana juga udah ekspor ke Sri Lanka bareng DCVI. Keren, kan?
Tentrem – Struktur Bodi Kuat, Desain Kekinian
Dengan TKDN 42,4%, Tentrem terkenal karena struktur bodinya yang solid. All New Avante yang mereka bawa dibangun di atas sasis OH 1626 S dan L, diserahin ke PO Yessoe Travel, PO TAM Wisata, dan PO Pranata Jaya Abadi.
Menurut Direktur Tentrem, Yohan Wahyudi:
“Tim BBA DCVI bantu kami bangun bodi yang sesuai standar Jerman. Nggak cuma kuat, tapi juga modern.”
New Armada – Efisien & Visioner
Usianya udah setengah abad! Dengan TKDN 42,82%, New Armada hadirkan Skylander R25 – desain futuristik yang gak cuma menarik mata, tapi juga efisien buat operasional harian.
Charles Hugo, Presiden Direktur PT Mekar Armada Jaya, bilang:
“Skylander R25 ini bukan cuma proyek desain. Ini tentang menjawab kebutuhan pelanggan dan membentuk masa depan transportasi.”
Layanan BBA: Jaminan Standar Global ala Mercedes-Benz
Semua bus ini dibangun sesuai Mercedes-Benz Bodybuilder Guidelines dari Jerman. Kenapa bisa pas banget? Karena ada Bodybuilder Advisory (BBA) dari DCVI yang mendampingi langsung proses pembangunan di tiap karoseri.
Jadi, gak heran kalau hasil akhirnya bukan cuma cantik, tapi juga aman, kokoh, dan efisien.

Lebih dari Produk, Ini Tentang Ekosistem
Faustina, Head of Customer Service and Parts DCVI, menegaskan bahwa Mercedes-Benz gak cuma jual produk. Mereka bangun ekosistem:
- Sasis dirakit lokal
- Karoseri lokal yang tangguh
- Layanan purna jual yang luas
- Dukungan teknis & pelatihan
- Suplai suku cadang yang siap sedia
“Ini bukan soal jual putus. Tapi komitmen jangka panjang sepanjang siklus hidup kendaraan,” tegas Faustina.
Sasis Lengkap & Siap Tempur
Line-up bus Mercedes-Benz di Indonesia lengkap banget. Mulai dari antar-jemput, pariwisata, sampai antar kota jarak jauh. Semua sasis udah lolos homologasi dan cocok banget buat karoseri-karoseri nasional.
Model-model unggulan seperti:
- OH 1626 S
- OH 1626 L
- OF 1623
- OF 917 Short
- O500 2445
Semua bisa dikustom sesuai kebutuhan PO, berkat kolaborasi apik dengan karoseri dan pendampingan BBA.
Target TKDN 40% di 2026? Bisa Banget!
Saat ini, TKDN DCVI udah di angka 28–33,8%. Tapi mereka gak puas. Targetnya? Tembus 40% di tahun 2026. Dan langkah strategisnya udah mulai jalan, kayak perakitan sasis di fasilitas baru di Cikarang.
Bareng Lebih Kuat, Lokal Lebih Hebat
55 tahun Mercedes-Benz Bus di Indonesia bukan sekadar angka. Itu bukti nyata kekuatan kolaborasi antara teknologi global dan kemampuan lokal.
Dengan dukungan dari Adiputro, Laksana, Tentrem, dan New Armada, DCVI gak cuma hadirkan transportasi masa kini tapi juga siap memimpin mobilitas masa depan.
Kalau kamu operator PO, pengusaha transportasi, atau pecinta dunia otomotif sekarang kamu tahu bahwa di balik kenyamanan naik bus premium, ada kerja keras dan kolaborasi panjang yang patut diapresiasi. ***
.
.
.
- Penulis: dimas
