0 0
Waktu :7 Menit, 58 Detik

OTOExpo.com –  Mercedes-Benz saat ini sedang mempersiapkan untuk beralih ke elektrifikasi penuh pada akhir dekade dimana kondisi pasar memungkinkan. Bergeser dari electric-first menuju electric-only, perusahaan mobil mewah terkemuka di dunia ini mempercepat visinya menuju masa depan yang bebas emisi dan didorong dengan perangkat lunak.

Pada tahun 2022, Mercedes-Benz akan memiliki kendaraan listrik baterai (BEV) di seluruh segmen perusahaan. Dimulai dari tahun 2025 dan seterusnya, seluruh arsitektur kendaraan yang baru diluncurkan ini hanya akan menggunakan elektrifikasi penuh dan para pelanggan akan dapat memilih alternatif tipe all-electric pada setiap model yang dibuat perusahaan.

“Pergeseran kendaraan listrik (EV) semakin cepat, khususnya di segmen luxury yang dimiliki Mercedes-Benz. Titik kritisnya semakin dekat dan kami akan siap karena pasar beralih ke elektrifikasi penuh pada akhir dekade ini,” ungkap Ola Källenius, CEO Daimler AG dan Mercedes-Benz AG.

“Langkah ini menandakan relokasi modal secara mendalam. Dengan mengelola transformasi yang lebih cepat ini sambil menjaga target profitabilitas, kami akan memastikan kesuksesan abadi Mercedes-Benz. Berkat tenaga kerja kami yang sangat berkualitas dan termotivasi, saya yakin kami akan sukses di era baru yang menarik ini.”

Mercedes-Benz Akan Beralih ke Elektrifikasi Penuh
Mercedes-EQ Family Immendingen 2021; Ola Källenius, Vorstandsvorsitzender der Daimler AG und der Mercedes-Benz AG

Untuk memfasilitasi pergantian ini, Mercedes-Benz sekarang sedang mempersiapkan rencana komprehensif yang mencakup percepatan R&D secara siginifikan.

Secara total, investasi ke dalam baterai kendaraan listrik antara 2022 dan 2030 akan berjumlah lebih €40 milyar. Percepatan dan kemajuan rencana portofolio kendaraan listrik (EV) akan memajukan titik kritis untuk adopsi EV.

Rencana Teknologi

Arsitektur: Pada tahun 2025 mendatang, Mercedes-Benz akan meluncurkan tiga arsitektur elektrifikasi penuh:

  • MB.EA akan mencakup semua mobil penumpang ukuran sedang hingga besar, membangun sebagai sistem modular yang dapat diskalakan sebagai tulang punggung listrik untuk masa depan portofolio EV.
  • AMG.EA akan menjadi platform kendaraan listrik kinerja khusus yang menangani teknologi dan pelanggan Mercedes-AMG yang berorientasi pada performa.
  • VAN.EA akan membawa pada era baru untuk kebutuhan khusus van listrik dan Kendaraan Komersial Ringan (LCV), yang akan berkontribusi pada transportasi dan kota yang bebas emisi di masa depan.

Integrasi vertikal: Mercedes-Benz akan memperdalam tingkat integrasi vertikal dalam manufaktur dan pengembangan, serta insource pada teknologi penggerak listrik.

Langkah ini termasuk akuisisi perusahaan motor listrik YASA yang berbasis di Inggris. Dengan kesepakatan ini, Mercedes-Benz memperoleh akses axial flux technology dan memiliki kemampuan untuk mengembangkan generasi ultra-high performance motor berikutnya.

.…… Lanjut Halaman Berikutnya


Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Laman: 1 2