Berita
light_mode
Beranda » Kendaraan » MAXUS Indonesia Tegaskan Komitmen EV yang “Membumi” di IIMS 2026, Fokus Kualitas dan Kepemilikan Jangka Panjang

MAXUS Indonesia Tegaskan Komitmen EV yang “Membumi” di IIMS 2026, Fokus Kualitas dan Kepemilikan Jangka Panjang

  • account_circle dimas
  • calendar_month Jumat, 6 Feb 2026
  • visibility 67
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

MAXUS Indonesia Tegaskan Komitmen Mobilitas EV yang Relevan dan Membumi di IIMS 2026

MAXUS Indonesia di IIMS 2026: Komitmen EV Relevan, MIFA 7 dan MIFA 9 Jadi Andalan

OTOExpo.com , Jakarta –  Pasar kendaraan listrik Indonesia makin lama makin “dewasa”. Kalau dulu konsumen banyak terpukau oleh teknologi dan desain futuristik, sekarang arah pertanyaannya berubah: EV ini beneran siap dipakai harian nggak? Servisnya jelas? Spare part aman? Garansi gimana?

Nah, di titik inilah MAXUS Indonesia mengambil posisi yang cukup menarik. Di ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026, MAXUS Indonesia yang berada di bawah naungan PT Indomobil Energi Baru hadir dengan tema “A Confident Way to Move Life Forward.”

Tema ini bukan sekadar slogan, tapi mencerminkan strategi MAXUS yang lebih “membumi”. Mereka ingin membuktikan bahwa kendaraan listrik bukan hanya soal inovasi, tapi juga soal kepastian kualitas, kesiapan sistem, serta pengalaman kepemilikan jangka panjang.

MAXUS menegaskan bahwa mereka hadir bukan untuk ikut tren sesaat, melainkan untuk melengkapi kebutuhan mobilitas Indonesia secara nyata baik untuk keluarga, profesional, maupun segmen premium.

“Pasar kendaraan listrik Indonesia telah berkembang ke fase yang lebih dewasa. Konsumen kini mencari kepastian—mulai dari kualitas kendaraan, kesiapan sistem, hingga dukungan jangka panjang. Inilah fokus utama MAXUS di Indonesia,” ujar Elisa P. Tobing, National Sales & DND Head PT Indomobil Energi Baru.

Salah satu kekuatan utama MAXUS datang dari “rumah besar” mereka, yaitu SAIC MAXUS, bagian dari SAIC Motor Corporation nama besar dalam industri otomotif global.

MAXUS Indonesia Tegaskan Komitmen Mobilitas EV yang Relevan dan Membumi di IIMS 2026

MAXUS Indonesia Tegaskan Komitmen Mobilitas EV yang Relevan dan Membumi di IIMS 2026

MAXUS menegaskan bahwa kendaraan yang dipasarkan di Indonesia dibangun dengan standar global, mulai dari desain, proses produksi, hingga pengujian kualitas dan keselamatan.

Namun yang bikin strategi MAXUS terasa lebih serius adalah langkah mereka menghadirkan produksi CKD (Completely Knocked Down) di Indonesia.

CKD ini bukan cuma soal “produksi lokal biar lebih murah”, tapi juga menjadi cara MAXUS untuk memastikan beberapa hal penting:

  • kontrol kualitas lebih ketat di pasar lokal

  • pasokan unit lebih siap dan stabil

  • layanan purna jual lebih terintegrasi

  • ekosistem kepemilikan jangka panjang lebih realistis

“Melalui CKD, kami memastikan standar global MAXUS diterapkan secara konsisten di Indonesia, sekaligus didukung oleh sistem dan layanan yang siap dalam jangka panjang,” tambah Elisa.

Di tengah persaingan EV yang makin ramai, langkah CKD ini jadi sinyal bahwa MAXUS tidak main-main untuk membangun kepercayaan konsumen Indonesia.

Pada IIMS 2026, MAXUS membawa dua model utama yang jadi representasi arah brand mereka: MAXUS MIFA 7 dan MAXUS MIFA 9.

Keduanya sama-sama MPV listrik, tapi karakter dan target konsumennya berbeda.

MAXUS MIFA 7

MAXUS MIFA 7 diposisikan sebagai MPV listrik yang cocok untuk pengguna harian, baik keluarga maupun profesional yang butuh kendaraan nyaman dan praktis.

Mobil ini dibekali baterai 90 kWh dengan klaim jarak tempuh hingga 570 km (NEDC). Angka ini cukup menjanjikan, terutama untuk penggunaan urban dan perjalanan jarak menengah.

Karakter yang ditonjolkan MAXUS di MIFA 7 adalah:

  • respons berkendara halus khas EV

  • kabin lega berkat lantai EV yang rata

  • konfigurasi 7 penumpang yang fleksibel

  • akses keluar-masuk lebih mudah

  • ergonomi kabin yang dibuat untuk rutinitas harian

MIFA 7 bisa dibilang menyasar pasar yang mulai terbuka pada EV, tapi tetap menuntut kendaraan yang fungsional, bukan sekadar stylish.

MAXUS MIFA 9

Kalau MIFA 7 adalah MPV listrik “praktis premium”, maka MIFA 9 lebih ke arah executive MPV.

Sebagai MPV listrik full-size berbasis BEV, MIFA 9 menawarkan kenyamanan yang lebih eksklusif, terutama bagi pengguna yang menginginkan pengalaman berkendara senyap dan stabil—tanpa getaran mesin, tanpa perpindahan gigi.

MIFA 9 juga memakai baterai 90 kWh, dengan jarak tempuh hingga 520 km (NEDC).

Yang jadi highlight besar adalah konfigurasi kursi luxury di baris pertama dan kedua, lengkap dengan:

  • pengaturan elektrik

  • fitur pendingin & pemanas

  • fitur pijat

  • memory seat

Dengan konfigurasi ini, MIFA 9 jelas menyasar pengguna kelas atas, termasuk pasar chauffeur-driven (pemilik duduk nyaman di belakang, sopir yang mengemudi).

MAXUS Indonesia Tegaskan Komitmen Mobilitas EV yang Relevan dan Membumi di IIMS 2026

MAXUS Indonesia Tegaskan Komitmen Mobilitas EV yang Relevan dan Membumi di IIMS 2026

MAXUS juga menekankan bahwa kenyamanan yang mereka jual tidak berdiri sendiri. Baik MIFA 7 maupun MIFA 9 sudah meraih peringkat bintang lima Euro NCAP, yang berarti keduanya memenuhi standar keselamatan internasional yang ketat.

Di pasar Indonesia, ini penting karena semakin banyak konsumen EV yang mulai kritis: mereka tidak hanya mengejar jarak tempuh, tapi juga memperhatikan keamanan, terutama untuk MPV keluarga.

Selain produk, MAXUS juga bicara soal ekosistem kepemilikan. Untuk mendukung layanan penjualan dan purna jual, MAXUS menargetkan ekspansi hingga 20 dealer di berbagai wilayah Indonesia pada 2026.

Langkah awalnya ditandai dengan peresmian Maxus exclusive dealer pertama di Indonesia, yang berlokasi di Indomobil Flagship Store, Pantai Indah Kapuk (PIK), Jakarta.

Ini penting, karena salah satu alasan orang masih ragu membeli EV adalah kekhawatiran soal servis dan jaringan bengkel. MAXUS mencoba menjawab itu dengan membangun infrastruktur yang jelas sejak awal.

Melalui IIMS 2026, MAXUS Indonesia menegaskan satu pesan besar: kendaraan listrik yang sukses bukan yang paling banyak gimmick, tapi yang paling siap dipakai dan paling mudah dimiliki.

Dengan dukungan standar global SAIC MAXUS, produksi CKD lokal, dua MPV EV unggulan MIFA 7 dan MIFA 9, serta rencana ekspansi dealer, MAXUS sedang membangun posisi sebagai merek EV yang fokus pada kualitas dan kepastian.

Dan kalau strategi ini konsisten dijalankan, MAXUS bisa jadi salah satu pemain yang cukup diperhitungkan dalam era kendaraan listrik Indonesia yang semakin rasional dan matang.******

  • Penulis: dimas
  • Editor: Dimas Lombardi

Berita Menarik Lainnya

expand_less