0 0
Waktu :6 Menit, 24 Detik

Lima Kesalahan bagi Pengendara Pemula yang Patut Dihindari

OTOExpo.comMinimnya pengalaman berkendara membuat pengemudi pemula cenderung melakukan kesalahan-kesalahan yang memperpendek usia pakai komponen mobil dan beresiko membahayakan diri sendiri dan orang lain

“Kami memprediksi volume kendaraan akan kembali normal seperti sebelum pandemi dengan adanya PTM ini, salah satunya dari kalangan mahasiswa yang merupakan pengemudi pemula. Mereka juga segmen pasar yang potensial untuk menggairahkan kembali penjualan produk otomotif,” ujar President Director PT Hankook Tire Sales Indonesia, Yoonsoo Shin.

National Sales Manager PCR (Passenger Car Radial) PT. Hankook Tire Sales Indonesia, Apriyanto Yuwono menghimbau para pengemudi pemula untuk memperhatikan tata cara mengemudi yang baik dan benar.

Adapun Hankook telah merangkum lima kesalahan umum pada pengemudi pemula roda empat saat berkendara.

Pertama, kurang memahami sistem kopling. Terlalu lama menekan kopling dapat mempercepat keausan pada release bearing dan pelat kopling.

Oleh sebab itu, lepaskan kaki dari pedal kopling setelah proses memindahkan gigi transmisi. Apri mengingatkan, menahan setengah pedal kopling akan membuat kampas kopling cepat habis.

Jika sudah begitu, mobil bisa hilang tenaga karena kopling memiliki fungsi meneruskan tenaga dari mesin ke transmisi.

Lima Kesalahan Bagi Pengendara Pemula yang Patut Dihindari
Lima Kesalahan Bagi Pengendara Pemula yang Patut Dihindari

Kesalahan kedua, yaitu memasukkan gigi pada mobil transmisi manual saat parkir, terutama dalam waktu lama. Banyak pengendara yang menganggap cara ini ampuh menahan mobil agar tidak bergerak.

Padahal, langkah ini keliru karena ada kecenderungan kendaraan lompat saat mesin dinyalakan. Apalagi saat parkir di turunan atau tanjakan akan membuat kendaraan lebih rawan bergerak di luar kendali sehingga mengakibatkan kecelakaan.

Ketiga, menggunakan persneling sebagai hand rest atau tempat tangan beristirahat. Tuas persneling yang sering dijadikan hand rest berpotensi menurunkan konsentrasi pengemudi saat berkendara dan bisa merusak komponen persneling tersebut. Terlebih, tuas persneling ini memiliki sistem mekanis di bawahnya sehingga menaruh tangan kiri di atasnya bisa memberikan tekanan pada sistem tersebut.

Lima Kesalahan Bagi Pengendara Pemula yang Patut Dihindari
Lima Kesalahan Bagi Pengendara Pemula yang Patut Dihindari

Kesalahan keempat ini sering dilakukan pengguna mobil matik, seperti kebiasaan mempertahankan posisi mode D pada saat tanjakan.

Hal ini dapat menyebabkan mesin harus bekerja lebih keras, bahkan dapat mengalami kehilangan tenaga mesin (loss power). Pengemudi bisa merubah transisi menjadi mode D1 atau D2 agar memudahkan mobil melaju saat di tanjakan.

Terakhir, pengemudi pemula sering mengabaikan kondisi mobil karena mengira mobil yang masih baru akan selalu memiliki kondisi prima.

Padahal pengendara harus melakukan servis secara berkala, paling tidak setiap 6 bulan sekali untuk mengecek ataupun mengganti komponen mobil, salah satunya ban.

Lima Kesalahan Bagi Pengendara Pemula yang Patut Dihindari
Lima Kesalahan Bagi Pengendara Pemula yang Patut Dihindari

Pemilihan ban harus sesuai dengan kebutuhan agar kenyamanan dan keselamatan berkendara dapat dipenuhi. Hankook Tire memiliki beberapa lini ban unggulan dengan performa terbaik yang cocok digunakan pengemudi pemula atau para mahasiswa yang menginginkan ban tahan lama, yaitu Kinergy Eco2 dan Ventus V2 Concept2.

 

 

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %