OTOExpo.com – Jajaran Ditlantas Polda Metro Jaya mengamankan beberapa bus AKAP (Antar Kota Antar Propinsi) yang telah melanggar aturan di masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat atau PPKM Darurat.

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Pol Sambodo Purnomo menjelaskan, pelanggaran yang dilakukan karena puluhan bus tersebut menaikkan penumpang di luar tiga terminal yang telah disiapkan saat PPKM Darurat.

Sebelumnya, pemerintah telah menunjuk tiga terminal di Jakarta yang boleh menaikkan penumpang. Ketiga terminal tersebut adalah :

  • Terminal Pulo Gebang.
  • Kampung Rambutan.
  • Terminal Kalideres.

Di tiga terminal itu, para penumpang maupun sopir akan diperiksa terlebih dahulu mengenai kelengkapan tes swab PCR atau kartu vaksinasi, setidaknya dosis pertama.

Langgar PPKM Darurat Lebih dari 30 Bus AKAP Dikandangkan
Langgar PPKM Darurat Lebih dari 30 Bus AKAP Dikandangkan

“Tiga hari kemarin kami melaksanakan operasi khusus di sela-sela kegiatan penyekatan, kami mengamankan 36 bus yang diduga melakukan pelanggaran,” kata Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo Yogo di Lapangan Presisi Polda Metro Jaya, Jakarta, Sabtu (17/7/2021).

Akibat kenakalan bus-bus AKAP tersebut, polisi berhasil mengamankan 36 bus dengan total penumpang sebanyak 900 orang. Ditlantas Polda Metro Jaya juga memberlakukan sanksi teguran dan administratif serta ancaman pencabutan izin beroperasi.

Polisi menindak sopir tersebut atas pelanggaran Pasal 308 UU Nomor 22 tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan dengan denda Rp 500 ribu dan atau kurungan dua bulan.

Langgar PPKM Darurat Lebih dari 30 Bus AKAP Dikandangkan
Langgar PPKM Darurat Lebih dari 30 Bus AKAP Dikandangkan