Berita
light_mode
Beranda » Sports » Ketangguhan BAIC BJ40 Plus Meledak di Tanah Majalengka Hadapi Lintasan Brutal

Ketangguhan BAIC BJ40 Plus Meledak di Tanah Majalengka Hadapi Lintasan Brutal

  • account_circle Abimanyu
  • calendar_month Jumat, 12 Des 2025
  • visibility 143
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

Ketangguhan BAIC BJ40 Plus Meledak di Tanah Majalengka Hadapi Lintasan Brutal

BAIC Indonesia bersama DEXC Racing Uji Ketangguhan BAIC BJ40 PLUS di Inisiasi Rally Raid Adventure 2025

 

 

OTOExpo.com,  Majalengka –  Di antara lembah Majalengka yang memanjang seperti guratan alam purba, pada 3–6 Desember 2025, BAIC BJ40 PLUS tampil bukan sebagai mobil off-road semata—melainkan sebagai simbol kekuatan yang diuji oleh tanah, cuaca, dan waktu.

Inisiasi Rally Raid Adventure 2025 menjadi panggung bagi lebih dari 400 kilometer rute gabungan antara road section dan special stage yang penuh jebakan teknis. Dan di sanalah BAIC Indonesia hadir bersama DEXC Racing, bukan hanya sebagai peserta, tetapi juga inisiator yang ingin membangun ekosistem rally raid Indonesia agar lebih aman, kompetitif, dan mengedepankan endurance.

Hari pertama dimulai dari lintasan penghubung Indramayu–Majalengka, ±60 km yang tampak ramah namun menyimpan karakter bergelombang di balik tanahnya yang mulai basah.

BJ40 PLUS yang dijuluki “Bejo” dikendalikan oleh Dendi Adisuryo, pembalap berpengalaman dengan jam terbang internasional. Ia ditemani duo navigator yang tak kalah matang, Edo Hendro dan Sahril Hartono.

Mobil memulai lomba dari posisi keempat, lalu melesat, memimpin irama lintasan. Namun ketika insiden melibatkan peserta kategori motor terjadi, mereka berhenti. Tidak karena terpaksa, melainkan karena sportivitas dan keamanan adalah hukum tertinggi dalam dunia rally.

Tim menunggu hingga proses evakuasi medis dinyatakan aman. Setelah itu, BJ40 PLUS kembali bergerak dengan ritme yang lebih terukur sebuah keputusan yang manusiawi, bukan mekanis. Jika ada babak dalam rally raid yang merobek batas kemampuan manusia dan mesin, inilah dia.

Langit Majalengka runtuh dengan hujan deras, mengubah tanah menjadi lumpur lengket yang mempermainkan traksi seperti teka-teki tak berujung. Special stage hari kedua disebut banyak peserta sebagai yang terberat sepanjang event, bahkan menjadi filter alami yang membuat banyak kendaraan tersingkir.

BAIC Indonesia bersama DEXC Racing Uji Ketangguhan BAIC BJ40 PLUS di Inisiasi Rally Raid Adventure 2025

BAIC Indonesia bersama DEXC Racing Uji Ketangguhan BAIC BJ40 PLUS di Inisiasi Rally Raid Adventure 2025

BJ40 PLUS beberapa kali terperosok, memerlukan evakuasi, namun tidak pernah menyerah.

Di tengah kabin, ritme mesin bersatu dengan napas para kru. Setiap tikungan berlumpur adalah pertarungan, setiap kilometer adalah kemenangan kecil.

Dan setelah lebih dari 7,5 jam, DEXC Racing berhasil menuntaskan special stage paling brutal itu—prestasi yang secara teknis menunjukkan kombinasi antara endurance mesin dan ketepatan navigasi.

Hari ketiga menghadirkan lintasan yang lebih bersahabat, memberi celah bagi BJ40 PLUS menunjukkan wujud aslinya sebagai SUV tangguh yang lahir dari rekayasa teknik yang serius. Ritme penuh tanpa kendala teknis. Mesin stabil. Kaki-kaki patuh. Respons setir presisi.

Meski begitu, jiwa sportivitas tetap memimpin perjalanan mereka. Di pertengahan lintasan, kru DEXC Racing kembali berhenti untuk membantu peserta motor lain yang kesulitan. Mereka kehilangan lebih dari 10 menit, tapi justru mendapat penghargaan moral yang lebih penting.

Mengabaikan ego, memilih membantu—itulah sportivitas yang tak bisa diprogram ke mesin mana pun. Pada akhir perlombaan:

  • BJ40 PLUS menjadi posisi kedua tercepat dari total 24 peserta

  • Mengalahkan banyak kendaraan Can-Am, yang dikenal sangat kompetitif

  • Mengamankan podium ke-2 kelas X1G (bensin modifikasi)

Yang membuat pencapaian ini lebih mencengangkan adalah fakta bahwa: Sepanjang tiga hari perlombaan… tidak ada satu pun komponen BJ40 PLUS yang diganti. Semua kaki-kaki, termasuk arm dan as roda, masih standar pabrikan tanpa modifikasi ekstrem.

Gearbox tetap standar bawaan, hanya ditambahkan cooling system minor. Semuanya berjalan stabil dari kilometer pertama hingga garis finis.

Mobil ini dituning oleh Wahyu Lamban Jatmiko,  Lamban Garage Yogyakarta, dengan filosofi tuning yang tidak berlebihan, namun fungsional dan berorientasi pada ketahanan jangka panjang.

Ketika kendaraan lain mulai menyerah dan berhenti, BJ40 PLUS terus bergerak. Ketangguhan yang bukan hanya klaim pabrikan, tetapi terverifikasi langsung di medan nyata.

COO BAIC Indonesia, Dhani Yahya, mengungkapkan:

“Ini adalah pembuktian engineering BAIC dalam menghadapi kondisi kompetisi nyata. BJ40 PLUS tidak hanya tangguh di atas kertas, tetapi juga di lapangan. Kami membawa standar baru bagi segmen off-road Indonesia.” ujarnya.

Kehadiran mereka dalam event ini bukan sekadar strategi promosi, tetapi langkah strategis untuk membangun ekosistem motorsport tanah air. Dan perjalanan ini belum selesai.

Keberhasilan di Majalengka hanyalah gerbang awal. DEXC Racing telah memastikan bahwa BAIC BJ40 PLUS akan kembali turun di Asian Cross Country Rally 2026—ajang yang jauh lebih berat, lebih panjang, dan lebih menantang.

Jika Majalengka adalah pemanasan, maka Asia Tenggara adalah panggung pertempuran sesungguhnya. Dan setelah melihat daya tahan BJ40 PLUS di Indonesia, banyak yang percaya: Ini bukan sekadar mobil off-road. Ini adalah mesin yang siap mengukir legenda.***

  • Penulis: Abimanyu
  • Editor: RM.Dimas Wirawan

Baca Juga

expand_less