Berita
light_mode
Beranda
Warning: Undefined array key 0 in /home/otoexpoc/public_html/wp-content/themes/warta-per/functions.php on line 158

Warning: Attempt to read property "cat_ID" on null in /home/otoexpoc/public_html/wp-content/themes/warta-per/functions.php on line 158
» » Kemiskinan Menjadi Pemicu Kriminalitas?
Tak Berkategori

Kemiskinan Menjadi Pemicu Kriminalitas?

  • account_circle Abimanyu
  • calendar_month Selasa, 9 Jun 2020
  • visibility 155
  • print Cetak

OTOExpo.com –  Pandemi Covid-19 memang berdampak pada berbagai aspek kehidupan. Yang paling mencolok adalah fenomena pemutusan hubungan kerja yang terjadi di mana-mana sehingga memicu peningkatan jumlah pengangguran dan warga miskin. 

Memang, belum ada data resmi mengenai berapa jumlah orang yang jatuh miskin. Namun, fenomena ini memunculkan kekhawatiran di tengah-tengah masyarakat bahwa meningkatnya kemiskinan akan memicu peningkatan kriminalitas pula.

Tingkat kemiskinan di suatu daerah kerap dikaitkan dengan tingginya angka kriminalitas di daerah tersebut. Namun, riset Lifepal menunjukkan, tingginya persentase warga miskin di daerah tertentu (dalam hal ini provinsi), tidak selalu berbanding lurus dengan tingginya rasio kriminalitas di provinsi tersebut.

Nyatanya, Kepolisian Republik Indonesia (Polri), menyuguhkan fakta yang berlawanan dengan kekhawatiran masyarakat. Rilis terbaru Korps Bhayangkara menyebut, tingkat kriminalitas di Indonesia justru menurun 27,03% pada pekan ke-21 tahun 2020, atau berkurang 1.010 kasus bila dibandingkan pekan sebelumnya. 

Untuk melihat lebih jauh apakah ada keterkaitan antara tingginya kemiskinan dengan banyaknya tindak kejahatan di suatu daerah, Lifepal membandingkan dua set data. 

Yang pertama adalah data Badan Pusat Statistik (BPS) tentang persentase warga miskin dari tiap provinsi di Indonesia. 

Data tersebut kemudian dibandingkan dengan data crime rate atau angka kejahatan per 100 ribu penduduk di tiap provinsi yang didapat dari Biro Pengendalian Operasi Mabes Polri.

Kemiskinan di suatu daerah tidak selalu berbanding lurus dengan tingginya tindak kejahatan di daerah tersebut

Hasil riset data menunjukkan bahwa besarnya persentase warga miskin di suatu provinsi tidak selalu berbanding lurus dengan tingginya crime rate di provinsi tersebut. 

Jadi, ungkapan mengenai miskin pangkal kriminal sama sekali tidak dapat dikatakan sebagai premis yang mutlak. Sebab, berdasarkan data yang kami himpun dan bandingkan, fakta yang ditunjukan amat bervariasi.

Benarkah Kemiskinan Picu Kriminalitas?

Provinsi dengan angka kejahatan per 100 ribu penduduk tertinggi adalah Sulawesi Utara (Sulut). Di peringkat dua ada Papua Barat, disusul Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan dan Sumatera Barat. 

Polda Sulut mencatat ada 416 kejahatan per 100 ribu populasi di yurisdiksi mereka sepanjang tahun 2018, menjadikan Sulut ada di posisi teratas dalam daftar tersebut. Namun, uniknya provinsi ini bahkan tidak ada dalam ranking 10 besar provinsi dengan persentase penduduk miskin tertinggi. Sulut duduk di peringkat ke-20 dengan persentase jumlah warga miskin 8% saja dari populasinya.

Persentase warga miskin di Papua Barat berbanding lurus dengan rasio tindak kejahatan

Melihat kembali daftar provinsi dengan persentase penduduk miskin terbanyak, ada Papua Barat yang bertengger di posisi kedua dengan 23% populasinya adalah warga miskin. Uniknya, provinsi ini juga di posisi kedua tertinggi dalam daftar provinsi dengan angka kejahatan per 100 ribu penduduk tertinggi.

Mengapa Papua Barat justru masuk di urutan kedua sebagai provinsi paling rawan kejahatan? Hal itu disebabkan karena jumlah penduduk di Papua Barat di tahun 2018 menurut proyeksi BPS adalah 937.458 jiwa, sedangkan nilai rasio tindak kejahatan diukur berdasarkan 100 ribu penduduk di satu wilayah. Wajar saja, jika tingkat kejahatan di Papua Barat cenderung tinggi. 

Persentase warga miskin di Sulawesi Tengah tidak lebih banyak dari Provinsi Papua, namun tingkat kejahatannya jauh lebih tinggi

Di posisi ketiga daftar provinsi dengan rasio tindak kejahatan tertinggi ada Sulawesi Tengah (Sulteng). Persentase warga miskin di provinsi tersebut adalah 14%, tidak sebesar Papua yang merupakan provinsi dengan persentase warga miskin tertinggi, yakni 27%. Namun, rasio tindak kejahatan di Sulteng jauh lebih tinggi dari Papua.

Lantas apa kabar dengan Papua, provinsi dengan persentase warga miskin mencapai 27%? Pada 22 Mei 2020, terjadi peristiwa pembunuhan terhadap dua tenaga medis Covid-19 oleh kelompok kriminal bersenjata di Papua. Namun apakah Papua yang notabene adalah provinsi termiskin sarat dengan tingkat kriminalitas? Ternyata, data menunjukkan hal itu tidak benar.

Untuk urusan rasio tindak kejahatan per 100 ribu populasinya, Papua hanya ada di urutan ke-8. Rasio tindak kejahatan di provinsi tersebut tidak lebih tinggi dari Sumatera Utara, yang persentase warga miskinnya justru jauh lebih sedikit, yakni hanya 9%.

Kemiskinan juga jelas tidak berkaitan langsung dengan tingginya kriminalitas di Sumbar dan NTB

Persentase warga miskin di Sumatera Barat hanya 7% dari populasi dan menduduki posisi 25 dalam data persentase warga miskin per provinsi. Namun, provinsi ini menduduki posisi 5 teratas daftar rasio kejahatan dengan 243 kejahatan per 100 ribu populasi. 

NTB adalah provinsi termiskin ke-8 di Indonesia dengan persentase warga miskin 15% dari populasi. Akan tetapi, ditinjau dari rasio kriminalitas, NTB hanya duduk di posisi ke-22, dengan rasio kejahatan 130 per 100 ribu populasi.

Data BPS

Berdasarkan data Persentase Penduduk Miskin Menurut Provinsi yang dipublikasikan oleh BPS, lima provinsi dengan jumlah penduduk miskin terbesar tahun 2019 adalah Gorontalo (15,31%), Maluku (17,65%), Nusa Tenggara Timur atau NTT (20,62%), Papua Barat (21,51%), dan Papua (26,55%). 

Dalam rentang tahun 2016 hingga 2018 pun, data dari BPS tidak menunjukkan adanya pergantian peringkat dari lima provinsi termiskin di Indonesia itu. Gorontalo, Maluku, NTT, Papua Barat, dan Papua bergeming di posisi yang sama meski grafik angka kemiskinan di provinsi tersebut tampak berkurang. 

  • Penulis: Abimanyu

Artikel Menarik Lainnya

  • PERTAMINA AMANKAN PASOKAN ENERGI NASIONAL
    Tak Berkategori

    PERTAMINA AMANKAN PASOKAN ENERGI NASIONAL

    • calendar_month Minggu, 5 Apr 2020
    • account_circle Pandito
    • visibility 114
    • 0Komentar

    PERTAMINA AMANKAN PASOKAN ENERGI NASIONAL, Pasokan BBM & LPG Aman Selain itu, jelang tiga minggu masa pembatasan aktivitas di luar rumah, Pert

  • YPJI Salurkan Salurkan Bansos Ke Jurnalis
    Tak Berkategori

    YPJI Salurkan Baksos Ke Jurnalis

    • calendar_month Sabtu, 19 Des 2020
    • account_circle Selviyani Mimie
    • visibility 179
    • 0Komentar

    OTOExpo.com | Bantuan baksos ini diberikan kepada para kuli tinta untuk membantu meringankan kesulitan di tengah pandemi. Baksos ini menjadi bantuan

  • Penjualan Mercedes-Benz Untuk Mobil Penumpang Dan Van di tahun 2019
    Tak Berkategori

    Penjualan Mercedes-Benz Untuk Mobil Penumpang Dan Van di tahun 2019

    • calendar_month Jumat, 17 Jan 2020
    • account_circle dimas
    • visibility 121
    • 0Komentar

    Penjualan Mercedes-Benz Untuk Mobil Penumpang Dan Van di tahun 2019, Strategi ofensif model tahun lalu yang hadir dengan lebih dari sepuluh model terbaru atau facelift, khususnya seperti Compact Cars

  • AION UT Media Drive: Bukti Efisiensi Baterai dan Gaya Hidup Urban Bersama GAC Indonesia

    AION UT Media Drive Bukti Baterai Super Efisien Dan Gaya Hidup Urban

    • calendar_month Rabu, 24 Sep 2025
    • account_circle dimas
    • visibility 183
    • 0Komentar

    AION UT Media Drive Bukti Baterai Super Efisien Dan Gaya Hidup Urban   OTOExpo.com , Jakarta –  Bayangkan: berangkat pagi dari Jakarta, menyusuri tol menuju Bandung, makan siang cantik di kafe hits, lalu kembali ke ibu kota sore hari  semua itu hanya dengan satu kali charge baterai. Itulah pengalaman yang dirasakan rekan media saat mengikuti […]

  • Wuling Mitra EV dan Pos Indonesia Revolusi Logistik Hijau 2025

    Wuling Mitra EV dan Pos Indonesia Revolusi Logistik Hijau 2025

    • calendar_month Sabtu, 20 Sep 2025
    • account_circle dimas
    • visibility 199
    • 0Komentar

    Wuling Mitra EV dan Pos Indonesia Revolusi Logistik Hijau 2025   OTOExpo.com , Jakarta –  Di tengah hiruk pikuk kota yang tak pernah tidur, sebuah cerita baru ditulis. Wuling Motors dan Pos Indonesia menandatangani bab penting dalam sejarah transportasi hijau Indonesia. Melalui seremoni simbolis di Restoran Bunga Rampai, Jakarta, 25 unit Mitra EV Blind Van […]

  • Wahanahonda Sarankan Untuk Tidak Menyalip Secara Tak Beraturan

    Wahanahonda Sarankan Untuk Tidak Menyalip Secara Tak Beraturan

    • calendar_month Senin, 13 Jan 2025
    • account_circle Selviyani Mimie
    • visibility 132
    • 0Komentar

    Hindari Menyalip Secara Tak Beraturan, Ini Tips Tetap #Cari_aman Santun di Jalan Hindari Kecelakaan

expand_less