Kemenparekraf Gaet Motorbaik Sosialisasiikan Protokol Kesehatan di Destinasi Wisata
- account_circle Abimanyu
- calendar_month Selasa, 17 Nov 2020
- visibility 276
- comment 0 komentar
- print Cetak

Memakai Masker, Mencuci Tangan dan Menjaga Jarak atau 3M menjadi tiga hal vital yang terus didengungkan pemerintah di semua lini termasuk di antaranya adalah destinasi pariwisata demi mencegah penularan Covid-19.
Menurut Vinsen Jemadu, Direktur Pemasaran Pariwisata Region I Kemenparekraf mengatakan, pemilihan Motorbaik atas dasar hasil evaluasi yang dilakukan terhadap gerakan mereka selama empat tahun terakhir.
” Ini sebagai awalan program bersama Motorbaik yang berbasis komunitas motor. Kita pilih karena mereka para public figure yang bisa mempromosikan dengan luas mengenai protokol kesehatan di lokasi wisata yang sudah kita buat. Hal ini berkaitan juga dengan kampanye pariwisata internasional di masa pandemi di mana lokasi wisata itu harus aman, nyaman, sehat dan bersih. Diharapkan kerjasama dengan mereka bisa menumbuhkan kepercayaan masyarakat untuk bisa berkunjung lagi ke tempat wisata, dengan kebiasaan normal baru, ” ujar Vinsen Jemadu yang meresmikan kegiatan Motourism 2020 di kawasan Candi Borobudur, Selasa (10/11/2020).
Sedangkan Ananda Omesh dari Motorbaik mengungkapkan, Motorbaik sebagai sebuah gerakan moral untuk menyebarkan kebaikan dengan media sepeda motor ikut mendukung langkah pemulihan industri pariwisata nasional ini.
“Melalui acara touring motor ke beberapa kota serta mengunjungi tempat pariwisata yang mulai menerapkan kebiasaan baru diharapkan bisa menjadi daya tarik masyarakat untuk berwisata lokal,” sebut Omesh.
Rombongan Motourism 2020 disambut di areal Garuda Wisnu Kencana Cultural Park, Sabtu (14/11/2020) oleh Nia Niscaya. Deputi Bidang Pemasaran Kemenperekraf sekaligus menerima bendera sebagai simbol program Indonesia Care. “
Selain kami punya tugas pengembangan citra, pengembangan pasar dan promosi, tapi juga kemitraan. Kita mencari mitra program pemerintah salah satunya dengan Motorbaik. Kita terus mengedukasi masyakarat pentingnya protokol kesehatan melalu bahasa mereka yang mungkin akan lebih didengar. Salah satu pesannya adalah pergerakan untuk menjadi traveller yang bertanggung jawab dengan tetap melaksanakan 3M,” sebut Nia Niscaya.
- Penulis: Abimanyu


