light_mode
Beranda » Kendaraan » JETOUR T2 NOMAD Kit & Obsidian Ultra Kit Dengan Harga Spesial Rp 568 Juta Saja

JETOUR T2 NOMAD Kit & Obsidian Ultra Kit Dengan Harga Spesial Rp 568 Juta Saja

  • account_circle dimas
  • calendar_month Minggu, 8 Feb 2026
  • visibility 264
  • print Cetak

JETOUR T2 NOMAD Kit & Obsidian Ultra Kit di IIMS 2026, SUV Rugged Bisa Dipersonalisasi

NOMAD Kit & Obsidian Ultra Kit, JETOUR T2 Siap Dipersonalisasi Sesuai Karakter

OTOExpo.com , Jakarta –  Di tengah booth pameran yang dipenuhi SUV serba halus, serba aman, dan serba “urban-friendly”, JETOUR T2 muncul sebagai anomali yang menyenangkan. Desainnya boxy, proporsinya tegak, dan detailnya jelas tidak dibuat untuk sekadar gaya.

Di ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026, JETOUR memperkenalkan dua konsep personalisasi resmi untuk T2: NOMAD Kit dan Obsidian Ultra Kit. Ini adalah pernyataan bahwa T2 bukan sekadar SUV, tapi platform modular yang bisa dibentuk sesuai kebutuhan pemilik.

JETOUR menyebut pendekatannya sebagai filosofi Travel+, yakni kendaraan bukan hanya alat transportasi, melainkan perangkat yang menyatu dengan pola hidup mulai dari rutinitas kota sampai perjalanan lintas provinsi.

Arief Sutrisno, Brand Manager JETOUR Sales Indonesia, menegaskan bahwa personalisasi adalah inti dari T2.

“Melalui dua konsep JETOUR T2 di IIMS, kami ingin memaksimalkan fitur-fitur unggulan yang ada pada JETOUR T2 serta memberikan inspirasi sejauh mana JETOUR T2 bisa dieksplorasi, baik untuk aktivitas di perkotaan maupun untuk light off-road,” jelas Arief.

Kalimat itu terdengar santun, tapi pesan teknisnya jelas: T2 memang dirancang untuk bisa ditambah, dipasang, dan diadaptasi tanpa mengorbankan fungsi utama kendaraan.

NOMAD Kit & Obsidian Ultra Kit, JETOUR T2 Siap Dipersonalisasi Sesuai Karakter

NOMAD Kit & Obsidian Ultra Kit, JETOUR T2 Siap Dipersonalisasi Sesuai Karakter

NOMAD Kit adalah interpretasi paling logis dari SUV rugged modern: bukan off-road ekstrem, tapi siap untuk overlanding ringan, camping, dan road trip jarak jauh.

Pusat dari kit ini adalah fitur yang jarang dibahas secara serius oleh SUV lain: high-density roof rack dengan kapasitas hingga 300 kg (statis).

Ini angka besar. Dan bukan cuma untuk menaruh box bagasi.

Dengan rating 300 kg statis, roof rack JETOUR T2 secara struktural memungkinkan pemasangan:

  • rooftop tent

  • awning samping

  • cargo box heavy-duty

  • mounting hub untuk peralatan outdoor (lampu, bracket, recovery gear)

Buat konteks: banyak SUV kompak hanya punya batas roof load statis di kisaran 150–200 kg. Jadi angka 300 kg di T2 adalah sinyal bahwa struktur atap dan mounting point-nya memang disiapkan untuk beban serius.

NOMAD Kit juga menonjolkan bahwa JETOUR ingin T2 dipakai seperti “basecamp bergerak”. Bukan sekadar SUV yang sesekali diajak ke puncak.

Di sinilah Travel+ terasa relevan: mobil bukan hanya membawa penumpang, tapi juga membawa aktivitas.

Kalau NOMAD Kit mengubah T2 menjadi kendaraan petualangan, maka Obsidian Ultra Kit adalah versi “street-ready” yang lebih agresif.

Konsep ini memperkuat kesan rugged lewat elemen visual dan aksesori yang tetap realistis dipakai harian. Obsidian Ultra Kit dibuat bukan untuk jadi pajangan, tapi untuk menciptakan SUV dengan aura lebih gelap dan lebih tegas, tanpa mengganggu ergonomi penggunaan kota.

Obsidian Ultra Kit menempatkan T2 sebagai SUV yang punya “presence”, sesuatu yang belakangan hilang di dunia EV dan SUV urban yang desainnya terlalu steril.

Dan menariknya, JETOUR menempatkan kit ini sebagai platform inspirasi modifikasi, bukan paket eksklusif yang sulit ditiru. Ini strategi yang cukup tajam: mereka sedang membangun ekosistem gaya hidup, bukan sekadar menjual unit.

Untuk memperkuat kredibilitas konsep modifikasi ini, JETOUR melibatkan Julian Johan alias Jejelogy, atlet Dakar Indonesia yang punya standar tinggi soal modifikasi.

“Skenario modifikasi yang ditawarkan JETOUR sangat memperhatikan fungsi. Bukan sekadar estetika, tetapi juga benar-benar sesuai kebutuhan. Modifikasinya aplikatif dan realistis, bisa dipakai sehari-hari maupun untuk aktivitas akhir pekan,” ujar Jejelogy.

Komentar ini penting, karena dari perspektif teknis, modifikasi yang “benar” adalah yang tidak mengorbankan titik vital kendaraan: distribusi bobot, aerodinamika, hingga safety.

Dan setidaknya, dua konsep kit ini menunjukkan bahwa JETOUR tidak asal tempel aksesori. Walau membawa identitas rugged, JETOUR tetap menekankan bahwa T2 tidak kehilangan fungsi utamanya sebagai SUV harian.

Inilah perbedaan penting dengan SUV off-road tradisional: T2 bukan kendaraan yang “keras” dan menuntut kompromi besar. Ia tetap diarahkan sebagai SUV yang nyaman untuk dipakai di Jakarta, tetapi punya struktur yang siap diajak keluar jalur.

Secara konsep, ini SUV yang berada di tengah: lebih sangar dari crossover biasa, tapi lebih mudah hidup dibanding 4×4 hardcore.

JETOUR T2 ditawarkan dalam lima pilihan warna:

  • Khaki White

  • Carbon Crystal Black

  • Aviation Silver

  • Highway Grey

  • Electroplated Green

Dua warna eksklusif—Electroplated Green dan Highway Grey—dikenakan biaya tambahan Rp 10.000.000.

Electroplated Green jelas bukan warna kompromi. Ini warna untuk konsumen yang ingin SUV-nya terlihat “mahal” sekaligus beda.

JETOUR mengunci momentum IIMS 2026 dengan banderol agresif. JETOUR T2 ditawarkan dengan harga spesial Rp 568.000.000 selama pameran.

Selain itu, paket kepemilikannya juga termasuk yang paling “keras” di kelas SUV baru:

  • Garansi kendaraan dan mesin 6 tahun tanpa batas kilometer

  • Free maintenance 3 tahun atau 45.000 km (spare part + jasa)

Garansi unlimited km adalah bahasa yang sangat teknis. Artinya JETOUR cukup percaya diri dengan durability powertrain dan kontrol kualitas jangka panjangnya.

Arief menutup dengan pesan yang terasa seperti tantangan:

“Periode ini menjadi kesempatan terakhir untuk mendapatkan JETOUR T2 dengan harga spesial sebelum penyesuaian harga dilakukan. Saatnya memulai perjalanan Anda bersama JETOUR T2, It’s Time To Make It Yours.”

Di IIMS 2026, JETOUR T2 tampil bukan sebagai SUV yang sok petualang, tapi SUV yang memang punya basis untuk dipersonalisasi secara serius.

JETOUR T2 NOMAD Kit & Obsidian Ultra Kit di IIMS 2026, SUV Rugged Bisa Dipersonalisasi

JETOUR T2 NOMAD Kit & Obsidian Ultra Kit di IIMS 2026, SUV Rugged Bisa Dipersonalisasi

NOMAD Kit menegaskan kemampuan sebagai kendaraan overlanding dengan roof rack 300 kg statis.
Obsidian Ultra Kit memperkuat karakter urban rugged yang tegas dan fungsional.

Dan yang paling menarik: JETOUR tidak sedang menjual satu mobil, tapi sedang membangun ide bahwa SUV harus bisa jadi perpanjangan karakter pemiliknya.

Bukan sekadar mobil keluarga. Tapi mobil yang bisa berubah jadi kendaraan petualangan, atau jadi simbol gaya hidup.

JETOUR T2 di IIMS 2026? Bukan SUV yang minta izin untuk tampil beda. Dia memang lahir untuk itu.****

  • Penulis: dimas
  • Editor: RM.Dimas Wirawan

✈︎ Random Artikel

expand_less