Jetour & FUNDbank Bikin Formula Baru Kepemilikan Mobil Tanpa Cicilan
- account_circle dimas
- calendar_month Minggu, 16 Nov 2025
- visibility 186
- print Cetak

JETOUR Indonesia dan FUNDbank Luncurkan Program “From Saving to Dashing”, Cara Baru Miliki Mobil Sekaligus Mendapatkan Bunga Deposito
Jetour & FUNDbank Bikin Formula Baru Kepemilikan Mobil Tanpa Cicilan
JETOUR Indonesia dan FUNDbank Luncurkan Program “From Saving to Dashing”, Cara Baru Miliki Mobil Sekaligus Mendapatkan Bunga Deposito
OTOExpo.com , Jakarta – Di tengah persaingan SUV yang makin sengit dan pertumbuhan minat masyarakat terhadap produk finansial digital, JETOUR Sales Indonesia dan FUNDbank Digital Bank by FUNDtastic memutuskan untuk mengambil langkah yang tidak biasa bahkan bisa dibilang cukup berani.
Mereka memperkenalkan program “From Saving to Dashing”, sebuah skema kepemilikan kendaraan yang tidak menggunakan kredit, tidak pula cicilan, melainkan… deposito.
Ya, benar. Konsumen cukup menempatkan dana dalam bentuk deposito, bunganya tetap berjalan, dan unit mobil JETOUR Dashing diberikan sebagai “benefit langsung.”
Skema ini terdengar seperti pencampuran unik antara strategi mengelola aset dan gaya hidup otomotif kelas menengah atas yang ingin “punya mobil, tapi uang tetap tumbuh.”
Langkah ini terasa segar, namun tentu saja cukup menantang logika umum kepemilikan mobil di Indonesia. Biasanya, masyarakat membeli mobil lewat kredit, leasing, atau tunai keras.
Sementara JETOUR dan FUNDbank mencoba membuka jalur keempat: “mobil lewat menabung berjangka.”
Apakah ini sebuah terobosan? Atau sekadar eksperimen marketing? Mari kita bedah lebih dalam.
Kepemilikan Mobil yang Dikemas Seperti Produk Investasi
Dalam kerja sama ini, konsumen cukup menempatkan dana di kisaran:
-
Rp 1,95 miliar – Rp 2 miliar
-
Tenor 3 hingga 5 tahun
-
Tingkat bunga 3,25% – 6% per tahun
Setelah deposito aktif dan terverifikasi, unit JETOUR Dashing langsung diproses untuk diserahkan lewat jaringan dealer resmi.
Dan bagian menariknya adalah: tidak ada cicilan, tidak ada provisi, tidak ada biaya tersembunyi. Dana tetap utuh, bunga tetap berjalan, dan mobil diterima sebagai hadiah langsung.
Program ini terasa seperti versi modern dari “tabungan berhadiah” ala perbankan era 2000-an, tetapi dikemas ulang lebih elegan untuk generasi finansial baru yang tak hanya mengejar pengalaman, tetapi juga efisiensi pengelolaan aset.
FUNDbank sendiri melihat perilaku konsumen kelas menengah atas kini mulai berubah: bukan sekadar membelanjakan uang, tetapi ingin memaksimalkan potensi pertumbuhan asetnya.
Dengan kata lain, mobil bukan sekadar pengeluaran, tapi “ekstra” setelah dana aman ditempatkan.
Mobilitas Lebih Cerdas, Bukan Lebih Mahal
Caroline Ling, Vice President PT JETOUR Sales Indonesia, menyebut kemitraan ini sebagai bagian dari strategi memadukan dunia otomotif dengan layanan finansial modern.
Melalui kolaborasi ini, kami ingin memberikan akses solusi finansial yang lebih cerdas dan bernilai jangka panjang, sehingga konsumen dapat menikmati pengalaman kepemilikan kendaraan yang tidak hanya nyaman, tetapi juga menguntungkan secara finansial,” ujar Caroline Ling, Vice President PT JETOUR Sales Indonesia.
Menurutnya, konsumen hari ini tidak sekadar mencari kenyamanan berkendara, tetapi juga ingin keputusan finansial yang tidak membebani.
Kolaborasi ini memberi ruang bagi konsumen untuk memiliki SUV modern JETOUR sambil tetap menjaga kesehatan portofolio keuangan mereka.
Dari sisi FUNDbank, Yudistira Ardhi Prastono, CEO FUNDbank, menegaskan bahwa program ini selaras dengan prinsip mereka sebagai “tempat uang bertumbuh.” Model transaksi ini diklaim:
-
Efisien
-
Aman
-
Relevan dengan perilaku investor masa kini
Skema deposito tetap berjalan normal, sementara mobil diberikan sebagai value tambahan. Dalam bahasa sederhana: uang bekerja, aset bertambah.
Menarik, Namun Eksklusif
Walaupun program ini terdengar revolusioner, ada beberapa catatan kritis yang perlu diperhatikan:
1. Target Konsumen Sangat Spesifik
Dengan angka penempatan dana hampir Rp2 miliar, jelas bahwa skema ini tidak menyentuh segmen mass-market. Program ini menyasar:
-
Profesional mapan
-
Investor aktif
-
Pengusaha menengah–atas
-
Konsumen yang terbiasa memarkir dana besar di deposito
Artinya, program ini lebih kepada strategi positioning brand, bukan sekadar “promo mobil.”
2. Benefit Finansial Harus Diukur dengan Cermat
Meski mobil diberikan sebagai hadiah, konsumen tetap harus mempertimbangkan:
-
Opportunity cost menempatkan uang di deposito 3–5 tahun
-
Fluktuasi nilai jual kembali mobil
-
Potensi inflasi
-
Imbal hasil investasi alternatif (obligasi, reksa dana, money market)
Skema ini menguntungkan bagi konsumen yang memang ingin parkir dana aman, bukan yang mengejar return agresif.
3. Perlu Transparansi Total
Agar program semacam ini dipercaya, konsumen harus sangat paham:
-
Mekanisme pencairan
-
Risiko deposito
-
Aturan regulasi OJK
-
Proses penyerahan unit
-
Jaminan bahwa tidak ada biaya terselubung
FUNDbank menyebutnya aman dan sesuai regulasi tetapi publik tentu perlu memastikan seluruh detailnya benar-benar jelas.
Untuk mempermanis penawaran, JETOUR memberikan promo upgrade gratis ke tipe lebih tinggi khusus 10 konsumen pertama. Strategi ini menciptakan sense of urgency tanpa terlihat memaksa.
Perluas Jaringan, Perkuat Ekosistem
Di luar program finansial ini, JETOUR terus memperluas jaringan showroom dan layanan purna jual di Indonesia. Dengan desain modern dan teknologi SUV yang kompetitif, mereka ingin tampil sebagai pemain serius dalam pasar otomotif keluarga.

JETOUR Indonesia dan FUNDbank Luncurkan Program “From Saving to Dashing”, Cara Baru Miliki Mobil Sekaligus Mendapatkan Bunga Deposito
Kolaborasi dengan FUNDbank bukan hanya strategi marketing, tetapi juga upaya memperluas “ekosistem” layanan yang menyatu antara mobilitas dan manajemen finansial.
Program “From Saving to Dashing” ini bukan sekadar gimmick. Ia adalah tanda bahwa:
-
industri otomotif Indonesia mulai bereksperimen dengan model pembiayaan baru,
-
perbankan digital semakin agresif masuk ke gaya hidup mobilitas,
-
pasar menengah atas kini menuntut cara kepemilikan yang lebih cerdas, bukan sekadar lebih cepat.
Apakah ini akan menjadi tren baru? Atau hanya akan menarik bagi segmen super spesifik?
Yang jelas, program ini membuka jalan bahwa kepemilikan kendaraan bisa lebih dari sekadar cicilan bulanan bisa menjadi bagian dari strategi pengelolaan aset modern.****
- Penulis: dimas
- Editor: Dimas Lombardi
