inDrive Ads Meluncur: Mesin Pendapatan Baru di Balik Tarif Murah Ride-Hailing
- account_circle Abimanyu
- calendar_month Minggu, 1 Feb 2026
- visibility 111
- comment 0 komentar
- print Cetak

inDrive Hadirkan inDrive Ads, Sumber Pendapatan Baru untuk Perkuat Ekosistem Ride-Hailing
inDrive Ads Meluncur Mesin Pendapatan Baru di Balik Tarif Murah Ride-Hailing
inDrive Hadirkan inDrive Ads, Sumber Pendapatan Baru untuk Perkuat Ekosistem Ride-Hailing
OTOExpo.com , Jakarta – Di balik layar aplikasi ride-hailing, ada satu pertanyaan yang terus berputar: bagaimana menjaga tarif tetap ramah di kantong, tanpa menekan pengemudi dan mengorbankan keberlanjutan bisnis?
inDrive kini menjawabnya dengan langkah strategis—meluncurkan inDrive Ads, platform periklanan terintegrasi yang dirancang menjadi sumber pendapatan baru bagi ekosistemnya.
Diumumkan di Jakarta pada 28 Januari 2026, kehadiran inDrive Ads menandai fase baru evolusi inDrive sebagai SuperApp berbasis keadilan.
Bukan sekadar fitur tambahan, inisiatif ini diposisikan sebagai fondasi bisnis jangka panjang agar inDrive tetap bisa mempertahankan komisi rendah bagi pengemudi dan tarif kompetitif bagi pengguna.

inDrive Hadirkan inDrive Ads, Sumber Pendapatan Baru untuk Perkuat Ekosistem Ride-Hailing
Berbeda dari pendekatan konvensional, inDrive Ads hadir bukan untuk membebani pengalaman pengguna. Platform ini dirancang sebagai penopang finansial ekosistem, memungkinkan perusahaan memperoleh pendapatan dari lini bermargin tinggi—tanpa harus menaikkan take rate atau menekan mitra pengemudi.
Saat ini, inDrive Ads telah beroperasi di 20 negara utama, menjangkau mayoritas pengguna aktif bulanan inDrive secara global. Sepanjang 2026, perusahaan menargetkan ekspansi penuh ke seluruh negara tempat inDrive beroperasi.
Communication Manager inDrive, Wahyu Ramadhan, menegaskan bahwa inisiatif ini membawa misi yang lebih luas dari sekadar monetisasi.
“Produk ini merupakan upaya kami untuk mendukung ekosistem bisnis berkelanjutan dalam jangka panjang. Sebagian ruang iklan juga akan dialokasikan untuk program sosial dan inisiatif komunitas internal inDrive, agar dapat menjangkau target lebih luas dengan biaya minimal.”
Pendekatan ini memperlihatkan DNA inDrive yang konsisten: pertumbuhan bisnis tidak berdiri sendiri, melainkan berjalan beriringan dengan dampak sosial.
Dari sisi performa, inDrive Ads mencatatkan sinyal pasar yang solid. Permintaan dari pengiklan dilaporkan tumbuh hingga dua kali lipat setiap bulan, dengan tingkat minat berulang yang kuat. Brand dari sektor e-commerce, fashion, ritel, perbankan, hingga layanan keuangan mulai memanfaatkan platform ini sebagai kanal akuisisi baru.
Iklan ditampilkan di berbagai titik strategis dalam aplikasi—mulai dari halaman beranda, proses pemesanan perjalanan, hingga pasca-perjalanan. Format yang digunakan berupa banner multi-dimensi dengan elemen grafis dan animasi, dilengkapi sistem pengukuran performa transparan yang memungkinkan pengiklan memantau efektivitas kampanye secara real time.
Dalam lanskap periklanan digital yang semakin padat, positioning ini menjadikan inDrive Ads relevan: berbasis konteks, terukur, dan langsung terhubung dengan aktivitas harian pengguna.
Menariknya, inDrive Ads juga berkembang sebagai jembatan antara perusahaan fintech dan pengguna. Di Kolombia, fintech Monet telah menyalurkan lebih dari 1.200 pinjaman tunai melalui ekosistem inDrive.

inDrive Hadirkan inDrive Ads, Sumber Pendapatan Baru untuk Perkuat Ekosistem Ride-Hailing
Sementara di Filipina, Skyro menyalurkan lebih dari 200 pinjaman, dan di Meksiko, skema serupa telah menjangkau ratusan pengguna.
Model ini menempatkan inDrive bukan hanya sebagai aplikasi transportasi, tetapi sebagai platform distribusi layanan keuangan yang relevan dan kontekstual—khususnya bagi segmen masyarakat yang membutuhkan akses cepat dan inklusif.
Founder & CEO inDrive, Arsen Tomsky, menyebut diversifikasi bisnis sebagai langkah krusial dalam menjaga filosofi perusahaan.
“Diversifikasi bisnis melalui lini bermargin tinggi seperti iklan merupakan langkah penting bagi inDrive. Inisiatif ini memberi kami fleksibilitas lebih besar untuk terus menghadirkan layanan yang terjangkau dalam skala luas.”
Sementara itu, Andries Smit, Chief Growth Business Officer inDrive, menekankan bahwa prinsip keadilan tetap menjadi benang merah seluruh inovasi inDrive.
“Prinsip keadilan dan akses selalu menjadi dasar dalam setiap produk yang kami bangun, termasuk inDrive Ads. Seiring pertumbuhan SuperApp inDrive, kami ingin menciptakan lebih banyak peluang bagi masyarakat dan brand untuk berpartisipasi secara setara.”
Dengan lebih dari 8 miliar transaksi yang telah difasilitasi dan operasi di 48 negara, inDrive terus bergerak melampaui definisi ride-hailing. inDrive Ads menjadi bukti bahwa monetisasi dan keberpihakan pada pengguna tidak harus saling meniadakan.
Di tengah persaingan platform digital yang semakin agresif, inDrive memilih jalur berbeda: iklan sebagai penopang keadilan. Sebuah langkah sunyi namun strategis—yang bisa menentukan arah masa depan ekonomi platform di Indonesia dan global.****
- Penulis: Abimanyu
- Editor: RM.Dimas Wirawan
