Indomobil eMotor Catat Lonjakan SPK di GJAW 2025 Tyranno Mendominasi Penjualan
- account_circle Abimanyu
- calendar_month Kam, 27 Nov 2025
- visibility 69

Indomobil eMotor Catat Lonjakan SPK di GJAW 2025 Tyranno Mendominasi Penjualan
Indomobil eMotor Catat Lonjakan SPK di GJAW 2025 Tyranno Mendominasi Penjualan
Indomobil eMotor Catat Tren Positif SPK di Gaikindo Jakarta Auto Week 2025
OTOExpo.com , Tangerang – Gelaran Gaikindo Jakarta Auto Week (GJAW) 2025 kembali menjadi panggung bagi industri otomotif untuk unjuk daya tarik. Namun salah satu yang paling mencuri perhatian justru datang dari segmen roda dua listrik: PT Indomobil eMotor Internasional (IEI). Dalam lima hari pertama, mereka langsung mencatat ratusan SPK, mengirim sinyal jelas bahwa motor listrik lokal bukan lagi sekadar wacana—tapi sudah mulai masuk daftar belanja masyarakat.
Data penjualan menunjukkan bahwa minat konsumen tidak hanya kuat, tetapi juga cukup tersegmentasi. Tiga model mereka: Tyranno, Sprinto, dan Adora, semuanya mendapat perhatian. Namun, satu model benar-benar melesat keluar dari kerumunan.
Tyranno Jadi Primadona
Komposisi pemesanan berbicara banyak tentang preferensi masyarakat:
-
Tyranno – 67%
-
Sprinto – 17%
-
Adora – 16%
Dari angka ini, ada pesan yang cukup jelas: konsumen Indonesia semakin tertarik pada motor listrik dengan performa lebih bertenaga, tampilan agresif, dan fitur komplet.
Kenapa Tyranno begitu diminati?
Walaupun tidak dijabarkan secara teknis dalam rilis resmi, profil Tyranno selama ini dikenal karena:
-
tenaga motor yang lebih responsif,
-
desain yang condong ke gaya sport commuter,
-
keseimbangan antara harga dan fitur,
-
ergonomi yang pas untuk pemakaian harian.
Dengan karakter seperti itu, tidak heran Tyranno mendominasi lebih dari setengah total SPK. Ini memperlihatkan bahwa konsumen motor listrik tidak hanya mencari efisiensi, tetapi juga ingin motor yang terasa “ada tenaganya”, bukan sekadar alat mobilitas yang irit.
Sprinto & Adora Tetap Punya Pasar
Sprinto (17%) dan Adora (16%) juga menunjukkan performa yang cukup seimbang. Dua model ini punya kelebihan yang berbeda:
Sprinto
Lebih cocok untuk mobilitas harian yang simpel, ringkas, dan hemat daya. Model ini menjadi pilihan yang ramah untuk pengguna perkotaan yang membutuhkan motor lho-speed namun stabil.
Adora
Lebih diarahkan untuk kenyamanan dan fitur yang lengkap. Banyak dipilih oleh mereka yang ingin bertransisi dari motor ICE ke motor listrik tanpa banyak penyesuaian ergonomi. Secara keseluruhan, komposisi SPK menunjukkan bahwa lini produk IEI tidak hanya bergantung pada satu model. Setiap motor punya ceruk pasarnya masing-masing.
Interaksi Booth
Salah satu alasan kenapa booth Indomobil eMotor ramai bukan hanya karena produknya, tetapi juga karena mereka merancang area pameran yang fun, interaktif, dan memancing rasa penasaran. Pengunjung bisa ikut berbagai aktivitas:
IM Shoot
Game ketangkasan berbasis presisi melatih refleks sekaligus jadi sarana engagement yang efektif.
Tell IM
Aktivitas berbasis interaksi, memberikan kesan booth yang lebih hidup dan komunikatif.
Spin Wheel Untuk SPK On-The-Spot
Pengunjung yang melakukan SPK langsung berkesempatan mendapatkan merchandise eksklusif.
Menurut pengamatan di lapangan, aktivitas seperti ini cukup berhasil menarik pengunjung bertahan lebih lama. Bukan hanya lihat motor lalu pergi, tetapi benar-benar ikut berpartisipasi.
Test Ride
Tidak lengkap rasanya membicarakan motor listrik tanpa membahas test ride. IEI menyediakan unit Adora, Sprinto, dan Tyranno untuk dicoba langsung. Dan inilah titik kritisnya: motor listrik harus dicoba, bukan hanya dilihat.
Konsumen ingin merasakan:
-
tarikan awal motor,
-
kenyamanan suspensi,
-
radius putar,
-
respons throttle drive-by-wire,
-
kestabilan pada kecepatan rendah,
-
kualitas pengereman regeneratif (jika tersedia).
Test ride inilah yang mengubah rasa penasaran menjadi keputusan pembelian. Dari sini, lonjakan SPK terasa masuk akal.
Pius Wirawan, CEO PT Indomobil eMotor Internasional, menegaskan:
“Capaian ini bukan hanya soal angka, tetapi bukti bahwa kendaraan listrik semakin dipercaya sebagai masa depan mobilitas Indonesia.”
Pernyataan ini cukup menarik, karena mengarah pada isu paling penting dalam industri motor listrik: edukasi. Banyak orang masih ragu: Bagaimana baterainya? Berapa lama daya tahan? Apakah aman saat hujan? Biaya perawatannya seperti apa?
Dengan hadir di pameran besar dan menyediakan test ride, IEI memberikan jawaban langsung lewat pengalaman nyata, bukan sekadar brosur.

Indomobil eMotor Catat Tren Positif SPK di Gaikindo Jakarta Auto Week 2025
Angka SPK Akan Melejit di Akhir Pekan
Dengan GJAW 2025 masih berlangsung hingga 30 November, Indomobil eMotor memprediksi lonjakan SPK berikutnya pada peak visitor akhir pekan. Dan melihat tren lima hari pertama yang begitu positif, rasanya bukan hal berlebihan jika target mereka akan terlampaui dengan nyaman.
Capaian Indomobil eMotor di GJAW 2025 menunjukkan bahwa:
-
pasar motor listrik Indonesia semakin matang,
-
produk lokal dapat bersaing dan bahkan mendominasi,
-
konsumen menilai performa dan fitur dengan serius,
-
edukasi publik melalui test ride adalah kunci,
-
Tyranno menjadi simbol kuat bahwa motor listrik tidak harus “lemah”.
Dengan pendekatan menyeluruh dari produk, interaksi, edukasi, hingga pengalaman berkendara IEI sukses menempatkan dirinya sebagai pemain EV roda dua yang relevan dan semakin diperhitungkan.***
- Penulis: Abimanyu
- Editor: RM.Dimas Wirawan

