IIMS 2026 Jadi Arah Baru Industri Otomotif Indonesia
- account_circle Pandito
- calendar_month Sab, 31 Jan 2026
- visibility 44

IIMS 2026 Jadi Arah Baru Industri Otomotif Indonesia
IIMS 2026 Jadi Barometer Industri Otomotif Nasional, Dyandra Perluas Strategi Lewat Sportainment dan Ekosistem EV
IIMS 2026 tak lagi sekadar pameran otomotif. Dyandra Promosindo memadukan strategi industri, sportainment, dan ekosistem EV untuk menjaga momentum pasar otomotif nasional.
OTOExpo.com , Jakarta – Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026 yang akan digelar pada 5–15 Februari 2026 di JIExpo Kemayoran tak lagi sekadar agenda tahunan pameran otomotif.
Di tengah kondisi industri yang disebut “menantang” oleh penyelenggara, IIMS 2026 justru tampil sebagai instrumen strategis untuk menjaga denyut industri otomotif nasional baik dari sisi penjualan, inovasi teknologi, hingga keterlibatan konsumen.
Dengan perluasan area hingga 156.170 meter persegi, peningkatan jumlah peserta, serta target transaksi lebih dari Rp8 triliun, Dyandra Promosindo jelas menempatkan IIMS 2026 sebagai barometer optimisme industri otomotif Indonesia di tahun penuh transisi teknologi.
Presiden Direktur Dyandra Promosindo, Daswar Marpaung, menegaskan bahwa penyelenggaraan IIMS bukan lagi sekadar soal memamerkan kendaraan baru. Dalam konteks industri, IIMS 2026 diposisikan sebagai platform pertemuan seluruh ekosistem otomotif, mulai dari prinsipal, lembaga pembiayaan, BUMN energi, komunitas, hingga konsumen akhir.

IIMS 2026 Jadi Arah Baru Industri Otomotif Indonesia
Pendekatan ini relevan dengan kondisi pasar saat ini, di mana keputusan pembelian kendaraan tidak lagi berdiri sendiri, melainkan dipengaruhi oleh faktor pembiayaan, infrastruktur energi, hingga gaya hidup. IIMS 2026 mencoba menjawab itu dengan mengintegrasikan seluruh elemen tersebut dalam satu event.
Salah satu langkah paling strategis Dyandra tahun ini adalah pengenalan konsep IIMS Sportainment. Kehadiran lapangan padel, turnamen olahraga, hingga aktivitas gym dan healthy club bukan sekadar gimmick hiburan. Ini adalah strategi perluasan demografi pengunjung, menyasar kelas urban aktif yang selama ini mungkin tidak menjadikan pameran otomotif sebagai destinasi utama.
Turnamen padel dengan hadiah utama mobil listrik Honri Boma EV senilai Rp199 juta menunjukkan bagaimana otomotif kini dikemas sebagai bagian dari lifestyle ecosystem, bukan lagi produk mekanikal semata.
Kehadiran EV Ecosystem Powered by PLN Mobile dan dukungan Pertamina melalui konsep MyPertamina Xperience memperlihatkan bahwa IIMS 2026 juga menjadi panggung kolaborasi strategis antarindustri. PLN menegaskan perannya dalam penyediaan SPKLU, home charging, hingga integrasi digital, sementara Pertamina memperluas narasi dari bahan bakar menuju solusi energi menyeluruh.
Ini menandakan bahwa masa depan otomotif Indonesia tidak berdiri sendiri, melainkan bergantung pada kesiapan infrastruktur dan kebijakan lintas sektor.
Dari sisi peserta, IIMS 2026 diikuti lebih dari 180 merek, termasuk 35 brand roda empat dan 26 roda dua. Menariknya, mayoritas agenda peluncuran dan first impression berfokus pada SUV elektrifikasi, hybrid, dan kendaraan listrik murni.
Toyota, Hyundai, Chery, XPeng, hingga Wuling menunjukkan bahwa Indonesia kini bukan lagi sekadar pasar, tetapi juga etalase strategis untuk produk global. Bahkan kehadiran world premiere dari brand seperti iCar dan Lepas menegaskan posisi IIMS di peta otomotif regional.
Target 579.337 pengunjung dan transaksi Rp8 triliun bukan angka sembarangan. Ini mencerminkan keyakinan bahwa meski pasar otomotif 2026 menghadapi tekanan global, permintaan domestik masih memiliki daya tahan, terutama jika ditopang program pembiayaan agresif dari Danamon, Adira Finance, dan MUFG.

IIMS 2026 Jadi Arah Baru Industri Otomotif Indonesia
Kolaborasi perbankan dan multifinance di IIMS 2026 memperkuat sinyal bahwa akses pembiayaan tetap menjadi kunci pertumbuhan industri, khususnya untuk kendaraan elektrifikasi yang masih memiliki harga relatif tinggi.
IIMS 2026 menandai pergeseran peran pameran otomotif di Indonesia dari sekadar ajang display produk menjadi platform strategis industri otomotif nasional. Dengan memadukan teknologi, gaya hidup, hiburan, dan ekosistem energi, Dyandra Promosindo mencoba menjaga relevansi IIMS di tengah perubahan besar industri global.
Bagi pelaku industri, IIMS 2026 bukan hanya soal penjualan jangka pendek, tetapi tentang membaca arah pasar dan membangun kepercayaan konsumen di era transisi otomotif.****
- Penulis: Pandito
- Editor: RM.Dimas Wirawan
