Hyundai Bangun Fasilitas Daur Ulang Plastik, Perkuat Komitmen Lingkungan dan Ekonomi Sirkular
- account_circle Selviyani Mimie
- calendar_month Sab, 10 Mei 2025
- visibility 122

Hyundai Bangun Fasilitas Daur Ulang Plastik, Perkuat Komitmen Lingkungan dan Ekonomi Sirkular
OTOExpo.com, Jawa Barat – PT Hyundai Motor Manufacturing Indonesia (HMMI) kembali menunjukkan keseriusannya dalam mendukung pelestarian lingkungan.
Kali ini, Hyundai membangun fasilitas tambahan untuk pengolahan limbah plastik, sebagai bagian dari ekspansi Pusat Pengolahan Sampah Daur Ulang yang sudah mereka miliki sebelumnya di kawasan Cibitung.
Proyek ini secara resmi dimulai melalui peletakan batu pertama, menandai langkah nyata HMMI dalam mendukung ekonomi sirkular dan pengurangan sampah plastik di lingkungan sekitar.
Dari Botol Bekas Jadi Biji Plastik
Fasilitas baru ini akan fokus mengolah limbah botol plastik menjadi biji plastik (plastic pellet) material dasar yang bisa digunakan kembali untuk berbagai produk baru, termasuk komponen otomotif dan barang konsumsi.

Dengan pendekatan ini, limbah plastik yang sebelumnya berakhir di tempat pembuangan akhir bisa memiliki nilai ekonomi baru.
Langkah ini juga memperkuat komitmen Hyundai terhadap prinsip keberlanjutan yang bukan sekadar simbolik, tapi benar-benar terintegrasi dengan proses produksi dan sosial mereka.
“Kami percaya bahwa setiap sampah yang kita olah secara bijak dapat menjadi peluang — baik untuk menjaga lingkungan, maupun mendorong potensi ekonomi bagi masyarakat,” ujar Bong Kyu Lee, President Director PT Hyundai Motor Manufacturing Indonesia.
Kolaborasi dengan Pemerintah dan Komunitas
Dalam acara peresmian tersebut, hadir pula sejumlah tokoh dan pemangku kepentingan dari lingkungan sekitar, termasuk:
- Sekretaris Kecamatan Cibitung, Bapak Sarkum, Sip., M.M.
- Kepala Desa Wanajaya, Bapak Nurdin
- Ketua Komite Pusat Pengolahan Sampah Daur Ulang, Bapak Aminullah
- Direktur Eksekutif Gugah Nurani Indonesia, Ibu Mathilda Antoinette
- Ketua Forum Bank Sampah Kabupaten Bekasi, Bapak Suhapli
Kehadiran mereka menunjukkan sinergi yang baik antara pihak swasta, masyarakat, dan pemerintah dalam mengelola isu lingkungan.
Bukan Sekadar Fasilitas, Tapi Gerakan Edukatif
Hyundai menegaskan bahwa kehadiran fasilitas daur ulang ini bukan hanya soal infrastruktur, tapi juga bagian dari gerakan edukatif yang menyasar komunitas lokal. HMMI akan mendorong kolaborasi aktif dan program pelatihan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pilah sampah dan pengelolaan limbah rumah tangga.
Targetnya bukan cuma mengolah lebih banyak sampah, tetapi juga menumbuhkan budaya sadar lingkungan yang bisa menyebar secara berkelanjutan di tingkat lokal maupun nasional.
Target Operasi dan Dampak Positif
Proyek pembangunan ini ditargetkan rampung dalam beberapa bulan ke depan dan diharapkan bisa langsung mulai beroperasi setelah selesai.
Hyundai optimistis bahwa kehadiran fasilitas ini akan membawa dampak positif, antara lain:
- Mengurangi jumlah limbah plastik di lingkungan sekitar pabrik.
- Memberikan nilai tambah ekonomi lewat daur ulang yang produktif.
- Meningkatkan partisipasi masyarakat dalam menjaga lingkungan.
- Mendorong praktik industri yang lebih hijau di Indonesia.
Industri Otomotif dan Lingkungan Bisa Sejalan
Dengan langkah ini, Hyundai membuktikan bahwa industri otomotif dan pelestarian lingkungan bisa berjalan beriringan.
Investasi di sektor daur ulang menunjukkan bahwa keberlanjutan bukan penghambat bisnis, tapi justru bisa jadi pendorong inovasi, efisiensi, dan dampak sosial yang lebih besar.
Langkah HMMI ini pun sejalan dengan visi global Hyundai yang menempatkan keberlanjutan dan tanggung jawab sosial sebagai bagian tak terpisahkan dari operasi bisnis mereka.
Fasilitas daur ulang plastik baru milik Hyundai bukan hanya simbol komitmen hijau, tapi juga fondasi nyata untuk ekonomi sirkular yang inklusif.

Dengan melibatkan komunitas, memanfaatkan teknologi, dan mendorong edukasi, Hyundai tidak hanya membangun pabrik mereka sedang membangun masa depan.****
- Penulis: Selviyani Mimie

