Berita
light_mode
Beranda » Uncategorized » Honda Modif Contest 2025 Ajang Unjuk Diri Modifikator Sejati

Honda Modif Contest 2025 Ajang Unjuk Diri Modifikator Sejati

  • account_circle dimas
  • calendar_month Selasa, 8 Jul 2025
  • visibility 181
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

Honda Modif Contest 2025 Ajang Unjuk Diri Modifikator Sejati

 

OTOExpo.com , Jakarta –  Buat para pencinta modifikasi, Honda Modif Contest (HMC) 2025 bukan sekadar kompetisi — ini adalah “panggung” sesungguhnya.

Ajang modifikasi sepeda motor terbesar di Indonesia ini kembali digelar oleh PT Astra Honda Motor (AHM), dan seperti tahun-tahun sebelumnya, skalanya makin masif.

Dengan semangat #Ridecreation, HMC 2025 menjadi magnet bagi lebih dari 1.200 modifikator dari berbagai penjuru Tanah Air.

Mulai dari pemula yang baru pegang grinder, sampai builder kawakan yang sudah malang melintang di kancah modifikasi nasional, semua bersiap turun gunung.

Honda Modif Contest 2025 Ajang Unjuk Diri Modifikator Sejati

10 Kota, 9 Kelas, 1 Showcase Arena — Semua Punya Panggung

HMC 2025 digelar di 10 kota besar, yang tersebar dari Sumatera hingga Papua.

Tapi yang bikin gelaran tahun ini makin istimewa adalah kehadiran Showcase Arena, sebuah format baru untuk memfasilitasi modifikator yang ingin tampil tapi tidak ikut kompetisi penuh.

Cukup satu hari, dan motor kamu bisa mejeng berdampingan dengan karya-karya lainnya. Cukup adil, bukan?

Sementara itu, kompetisi utama dibagi menjadi 9 kelas, dengan pembagian kategori berdasarkan jenis motor dan gaya modifikasi:

  • All Stock & Advance (motor produksi < 2006)
  • Matic & Cub Stock/Bolt On
  • Matic & Cub Advance
  • Matic & Cub Community Touring
  • Sport Community Touring
  • All Sport (Naked & Fairing)
  • Show Off (> 2006)
  • Racing Style (semua tahun, gaya kompetisi)
  • Free For All (kelas paling terbuka untuk semua genre Honda: skutik, cub, dan sport)

Format ini terbukti efektif menjangkau semua jenis modifikator, dari mereka yang bermain “clean look” sampai yang gila total dengan airbrush ekstrim dan ubahan sasis.

Hadiah Utama? Bukan Uang, Tapi Kesempatan

Bagi sebagian besar peserta, ikut HMC bukan sekadar soal menang tapi pengakuan.

Namun buat mereka yang berhasil jadi jawara, tersedia slot untuk masuk ke program prestisius: Honda Dream Ride Project.

Program ini mengajak tiga modifikator terbaik (kategori Matic & Cub, Sport, dan Free For All) untuk mengembangkan karya mereka bersama mentor profesional, dengan dukungan penuh dari AHM.

Bisa dibilang, ini semacam inkubator modifikator nasional. Bukan cuma bikin motor keren, tapi juga belajar soal storytelling, branding, bahkan bisnis modifikasi.

Jadi kalau kamu serius di dunia ini, HMC bukan sekadar ajang narsis, tapi langkah awal membangun karier.

Highlight Kelas Baru: Scoopy, Stylo160, dan EV (Belum Ada?)

Kelas special achievement tahun ini juga menarik. Fokusnya ada pada motor-motor matic terpopuler Honda seperti:

  • Scoopy
  • Stylo160
  • PCX160
  • ADV160
  • Vario160

Cukup relevan mengingat tren modifikasi skutik sedang mendominasi.

Bahkan, beberapa peserta datang dengan konsep retro-futuristik sampai detail mewah seperti jok kulit handmade, suspensi custom, sampai sistem audio mini.

Sayangnya, dari semua gebrakan kreatif ini, tidak ada satu pun kelas khusus kendaraan listrik seperti EM1 e: atau PCX Electric.

Padahal, dengan gembar-gembor transisi ke era EV, seharusnya AHM mulai memberikan ruang eksplorasi di sektor ini. Bukankah ini saat yang tepat untuk melahirkan genre “modifikasi EV”?

Juri Bukan Kaleng-Kaleng

Penilaian dilakukan oleh juri berpengalaman yang sudah sangat dikenal di dunia custom bike Indonesia:

  1. Hendra Cahyono (PapNMam Modified)
  2. Agus Ficdiyanto (Alpha Sierra Custom)
  3. Haris Fatchurahman (Manasi Ride)

Ketiganya bukan hanya tahu soal visual, tapi juga nilai teknis, orisinalitas, dan storytelling. Jadi, buat yang pikir bisa menang cuma modal pasang velg besar dan lampu aftermarket, siap-siap gigit jari.

Lebih dari Sekadar Motor Keren

HMC juga jadi ajang silaturahmi komunitas, tempat di mana para modifikator bisa bertukar ide, saling memamerkan karya, bahkan kolaborasi.

Tahun ini, HMC juga memberikan apresiasi khusus lewat kategori Best Fun Community, Best Media Pick, dan Best Regional Class.

Kalau biasanya kontes motor di daerah cuma sekadar “show and shine”, di HMC peserta benar-benar didorong untuk mengekspresikan identitas dan filosofi di balik karya mereka.

Dan inilah yang membedakan HMC dari kontes modifikasi biasa.

AHM, Jangan Terlalu Aman

Meskipun HMC layak diacungi jempol sebagai ajang modifikasi terbesar dan paling konsisten, ada beberapa hal yang perlu jadi catatan:

  1. Kelas EV masih nihil. Di era transisi ini, seharusnya sudah ada ruang eksperimen untuk motor listrik.
  2. Minim eksplorasi digital. Dengan ratusan karya keren, AHM belum maksimal dalam mengeksplorasi sisi digital. Konten TikTok atau live show modifikasi bisa menambah exposure luar biasa.
  3. Masih dominan skutik. Meskipun skutik memang paling laris, keberagaman model motor lain seperti CRF, CB150X, atau bahkan motor tua Honda layak diberi panggung lebih besar.

Modifikasi Bukan Sekadar Hobi, Tapi Gaya Hidup

HMC 2025 membuktikan bahwa modifikasi bukan sekadar ajang pamer. Ini adalah panggung ekspresi, ajang prestasi, dan potensi profesi bagi siapa saja yang serius menggelutinya.

Dengan dukungan yang terus konsisten dari AHM, HMC bukan hanya tempat berkumpulnya para pecinta motor keren tapi juga tempat lahirnya inovator otomotif masa depan.

Dan dengan tema #Ridecreation tahun ini, para modifikator punya lebih banyak ruang untuk menciptakan, berkreasi, dan tentu saja: bersinar.***

.

.

.

.

  • Penulis: dimas

Baca Juga

expand_less