0 0
Waktu :11 Menit, 26 Detik

OTOExpo.com –  Produsen ban global asal Korea Selatan Hankook Tire mengusulkan merawat ban mobil bersama anak sebagai pilihan aktivitas khususnya saat akhir pekan. Kegiatan ini tidak hanya terbatas dilakukan para ayah, para ibu juga bisa mencoba hal ini.

Aktivitas ini dapat menjadi kesempatan orang tua untuk memberikan edukasi awal tentang berkendara kepada anak serta aturan lalu lintas.

Mulai dari mengenalkan ban, orang tua juga dapat mengenalkan bagian-bagian penting kendaraan, seperti kemudi, lampu depan, gauge, suspensi, dan rem. Tujuannya membangun pemahaman dasar anak tentang cara kerja mobil serta hal-hal yang boleh dan tidak boleh dilakukan.

“Anak-anak perlu dikenalkan sedini mungkin tentang mindset keamanan dalam berkendara, karena suatu hari, mereka akan menjadi generasi pengguna jalan berikutnya. Faktor perilaku dalam berkendara juga akan berkontribusi besar terhadap keamanan mereka dan pengguna jalan lainnya. Pada momen ini lah anak bisa perlahan diperkenalkan aturan dasar berkendara, termasuk merawat ban agar memenuhi standar keamanan saat digunakan.” terang Apriyanto Yuwono – National Sales Manager PCR (Passenger Car Radial) PT. Hankook Tire Sales Indonesia.

Saat mengajak anak merawat ban, para orang tua dapat mengajarkan beberapa hal berikut:

1. Fungsi Ban

Agar mudah dipahami anak, ban sendiri berfungsi untuk mempertahankan dan mengubah arah mobil ketika berkendara. Kemudian tentang pola alur ban yang bentuknya bermacam-macam, orang tua dapat menjelaskan bahwa alur ini berfungsi untuk menghasilkan kemampuan gesekan yang sesuai dengan medan jalan, mengendalikan mobil ketika mengerem, dan menghindarkan mobil dari tergelincir.

Yang terakhir, ban juga berfungsi sebagai penyerap guncangan, sehingga saat melewati jalanan berlubang, kondisi di dalam mobil tidak terpengaruh.

Hankook Tire Ajak Orang Tua Lebih Dekat dengan Anak Dengan Merawat Ban Mobil Bersama

2. Kualitas Ban

Orang tua juga dapat mengajak anak-anak melakukan pengecekan kualitas ban, dengan memeriksa kondisi keausan telapak dan tekanan angin ban.

Apriyanto mengungkapkan banyak pemilik atau pengemudi mobil seringkali tidak cermat melihat perbedaan ban dalam kondisi normal dengan ban yang sudah aus.

Orang tua dapat memberikan pengertian kepada anak jika kondisi ban yang sudah aus namun dipaksakan untuk tetap dipakai, maka mobil rentan mengalami kecelakaan dan membahayakan keselamatan di jalan.

3. Cara Mengganti Ban

Untuk menambah pengetahuan dan melatih skill atau keterampilan anak, Anda dapat menunjukkan langsung bagaimana cara mengganti ban, dilanjutkan dengan menunjukan letak penyimpanan ban cadangan dan dongkrak dalam mobil.

Perlihatkan juga pada anak titik dongkrak yang aman pada mobil, mengingat titik dongkrak ini memiliki posisi yang berbeda-beda pada setiap tipe mobil.

.…… Lanjut Halaman 2 ( Periksa Mesin Mobil )


Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Laman: 1 2