News
light
Beranda » Uncategorized » Green SM Tanam 1.000 Pohon Mangrove di Pantai Bahagia, Bekasi

Green SM Tanam 1.000 Pohon Mangrove di Pantai Bahagia, Bekasi

  • account_circle Selviyani Mimie
  • calendar_month Sel, 28 Okt 2025
  • visibility 127

Green SM Tanam 1.000 Pohon Mangrove di Pantai Bahagia, Bekasi

Dari Perjalanan Jadi Kontribusi: Green SM Bawa Harapan Baru di Pantai Bahagia

 

 

OTOExpo.com , Jakarta –  Tidak jauh dari hiruk pikuk Jakarta, Pantai Bahagia di Kabupaten Bekasi menyimpan cerita lain  bukan tentang wisata, tapi tentang perjuangan melawan abrasi.

Di sinilah Green SM, penyedia layanan transportasi berbasis armada listrik sepenuhnya pertama di Indonesia, mengambil langkah nyata untuk menanam harapan baru.

Lewat kampanye “Ride & Donate” yang berlangsung dari 1 September hingga 1 Oktober 2025, Green SM bersama masyarakat setempat dan mitra lokal menanam 1.000 pohon mangrove di kawasan pesisir Pantai Bahagia.

Inisiatif ini bukan sekadar simbol, tapi wujud dari visi Green SM bahwa keberlanjutan bukan hanya soal mengurangi emisi, melainkan juga mengembalikan kehidupan pada alam.

Setiap Perjalanan, Ada Kontribusi

Menurut Deny Tjia, Managing Director Green SM Indonesia, “Keberlanjutan adalah langkah bersama. Setiap perjalanan pengguna kami sudah berkontribusi pada udara yang lebih bersih, tetapi dampak nyata terasa ketika kita bergerak bersama.”

Kegiatan menanam mangrove ini menjadi contoh bagaimana teknologi dan empati bisa berjalan seirama. Dari satu sisi, Green SM menghadirkan solusi mobilitas bebas emisi; dari sisi lain, mereka menumbuhkan kembali paru-paru pesisir yang rusak.

Secara ilmiah, satu pohon mangrove mampu menyerap hingga 22 kilogram CO₂ per tahun, tergantung jenis dan kondisinya. Artinya, penanaman 1.000 pohon ini berpotensi menyerap berton-ton karbon setiap tahun  setara dengan emisi ribuan kilometer perjalanan kendaraan berbahan bakar fosil.

Kenapa Mangrove? Karena Mereka Penjaga Garis Pantai

Bekerja sama dengan LindungiHutan, yayasan yang berfokus pada konservasi hutan dan pesisir, Green SM memilih mangrove bukan tanpa alasan.

Pohon mangrove punya peran vital dalam menahan abrasi dan banjir, memperkaya ekosistem pesisir, sekaligus menjadi rumah bagi beragam biota laut.

Namun manfaatnya tak berhenti di situ. Bagi masyarakat sekitar Pantai Bahagia, mangrove juga punya nilai ekonomi. Dari camilan olahan mangrove, hingga produk turunan lain seperti sabun dan pewarna alami, semua menjadi sumber penghidupan baru bagi warga.

“Penanaman ini bukan cuma untuk lingkungan, tapi juga membuka peluang ekonomi bagi warga,” ungkap Ria, salah satu warga Pantai Bahagia yang terlibat dalam kegiatan tersebut.

Transportasi Listrik Jadi Motor Penggerak Ekosistem Hijau

Kegiatan ini melibatkan sekitar 50 peserta, mulai dari pengguna, mitra pengemudi Green SM, hingga kreator konten yang ikut langsung menanam mangrove.

Seluruh mobilitas kegiatan didukung oleh armada listrik Green SM tanpa emisi, tanpa polusi, dan 100% tenaga bersih.

Content creator Jerhemy Owen yang ikut dalam acara ini mengaku terinspirasi:

“Saya senang sekali bisa ikut berkontribusi langsung. Kadang kita lupa, hal kecil seperti ini bisa berdampak besar kalau dilakukan bersama.”

Peserta lainnya, Nada Arini, juga menambahkan,

“Kita tidak perlu jadi aktivis lingkungan untuk peduli. Mulai saja dari langkah kecil seperti ikut aksi ini.”

Inilah yang dimaksud Green SM sebagai “sustainable mobility with social impact” mobilitas berkelanjutan yang membawa manfaat sosial sekaligus lingkungan.

Menanam Nilai, Bukan Sekadar Pohon

Lebih dari sekadar kampanye hijau, inisiatif ini menegaskan nilai dasar Green SM: setiap perjalanan berarti kontribusi.

Dengan menghadirkan kendaraan listrik yang efisien dan bebas emisi, Green SM ingin mengajak masyarakat melihat bahwa mobilitas modern tak harus meninggalkan bumi dalam kondisi buruk.

Green SM percaya bahwa kemajuan teknologi dan kelestarian lingkungan bisa berjalan beriringan.

Langkah kecil seperti ini, bila dilakukan secara konsisten, mampu membentuk gerakan besar menuju Indonesia yang lebih bersih, tangguh, dan berkelanjutan.

Dari Ride ke Reforest

Kampanye Ride & Donate Green SM menjadi contoh bagaimana perusahaan transportasi listrik bisa berperan aktif dalam konservasi lingkungan.

Dari setiap perjalanan yang dilakukan pengguna, sebagian hasilnya dialokasikan untuk kegiatan sosial dan lingkungan  menciptakan lingkaran kebaikan yang terus tumbuh.

Ke depan, Green SM berkomitmen untuk memperluas aksi serupa di berbagai daerah lain di Indonesia.

Dengan kolaborasi lintas sektor, mereka ingin memastikan bahwa setiap kilometer yang ditempuh armada listriknya bukan hanya mengantarkan penumpang, tapi juga membawa dampak positif bagi bumi.

Mobilitas Berkelanjutan Bukan Sekadar Gaya Hidup

Langkah Green SM di Pantai Bahagia bukan sekadar CSR atau pencitraan, melainkan manifestasi dari filosofi hidup hijau dalam dunia transportasi.

Mereka tidak hanya menyediakan kendaraan listrik  mereka menanam nilai, harapan, dan masa depan yang lebih baik.

Dengan semangat kolaborasi bersama masyarakat dan komunitas lokal, Green SM terus membuktikan bahwa setiap perjalanan bisa jadi kontribusi nyata untuk bumi.

Green SM bersama LindungiHutan tanam 1.000 pohon mangrove di Pantai Bahagia, Bekasi, melalui kampanye Ride & Donate.
Inisiatif ini menghubungkan perjalanan kendaraan listrik dengan aksi nyata menjaga lingkungan, menghadirkan solusi transportasi berkelanjutan yang berdampak sosial dan ekologis.***

  • Penulis: Selviyani Mimie

✈︎ Random Artikel

expand_less