News
light
Beranda » Business » Grab Gandeng GAC! 20.000 Kendaraan Listrik Siap Kuasai Ride-Hailing Asia Tenggara

Grab Gandeng GAC! 20.000 Kendaraan Listrik Siap Kuasai Ride-Hailing Asia Tenggara

  • account_circle dimas
  • calendar_month Jum, 9 Jan 2026
  • visibility 30

Grab Gandeng GAC! 20.000 Kendaraan Listrik Siap Kuasai Ride-Hailing Asia Tenggara

Grab menjalin kemitraan strategis dengan GAC untuk menghadirkan 20.000 kendaraan listrik berperforma tinggi di Asia Tenggara, meningkatkan kenyamanan mitra pengemudi dan mempercepat adopsi EV.

OTOExpo.com , Jakarta –  Transformasi transportasi berbasis listrik di Asia Tenggara kian dipercepat. Grab, aplikasi super terkemuka di kawasan ini, resmi mengumumkan kemitraan strategis dengan Guangzhou Automobile Group (GAC), raksasa otomotif global yang fokus pada kendaraan listrik dan mobilitas cerdas.

Melalui kerja sama ini, Grab dan GAC akan menghadirkan tahap awal hingga 20.000 kendaraan listrik berperforma tinggi yang secara khusus disiapkan untuk kebutuhan ride-hailing profesional di Asia Tenggara. Penandatanganan kemitraan dilakukan di Guangzhou, Tiongkok, pada 8 Januari 2026, menandai kolaborasi lintas ekosistem terbesar Grab di sektor EV sejauh ini.

Kolaborasi ini tidak hanya menambah jumlah armada listrik Grab, tetapi juga menyentuh aspek yang lebih dalam: pengalaman berkendara mitra pengemudi, integrasi teknologi, hingga penguatan dukungan purnajual.

Sebagai tahap awal, Grab dan GAC akan menghadirkan tiga model unggulan dari lini AION, yakni:

  • AION Y

  • AION ES

  • AION V

Ketiganya akan mulai diperkenalkan di Singapura, Malaysia, Indonesia, Filipina, Vietnam, dan Thailand.

Model-model ini dirancang sejak awal untuk kebutuhan ride-hailing intensif, bukan sekadar penggunaan pribadi. Beberapa karakter utama yang ditonjolkan meliputi:

  • Bukaan pintu hingga 90 derajat, memudahkan keluar-masuk penumpang

  • Ruang kaki belakang luas, ideal untuk perjalanan jarak menengah hingga panjang

  • Kabin ergonomis, menunjang kenyamanan mitra pengemudi selama jam operasional panjang

Pendekatan ini menegaskan bahwa kemitraan Grab–GAC tidak sekadar soal kendaraan listrik, melainkan kendaraan listrik yang siap kerja.

Salah satu terobosan terpenting dalam kemitraan ini adalah integrasi langsung aplikasi mitra pengemudi Grab ke dalam intelligent cockpit system milik GAC.

Dengan integrasi ini, mitra pengemudi dapat mengakses berbagai informasi penting langsung dari layar utama kendaraan, mulai dari:

  • Navigasi real-time

  • Panduan area dengan permintaan tinggi

  • Peringatan keselamatan

  • Informasi pesanan Grab

Tanpa perlu berpindah antar perangkat, proses menerima order menjadi lebih mulus, ergonomis, dan aman.

“Dengan integrasi aplikasi mitra pengemudi Grab ke layar kokpit GAC, mitra pengemudi dapat menerima informasi penting secara tepat waktu dan lebih intuitif,” ujar Philipp Kandal, Chief Product Officer Grab.

“Hal ini mengurangi beban visual dan kognitif, sekaligus memperkuat komitmen kami terhadap keselamatan dan keberlanjutan.”

Bagi GAC, kolaborasi ini sejalan dengan strategi besarnya bertajuk “Tech-Driven GAC, Advancing Global Reach with a Full-Chain Ecosystem.”

Strategi tersebut menitikberatkan pada pengembangan ekosistem kendaraan listrik terintegrasi, mulai dari:

  • Produk kendaraan

  • Teknologi kokpit cerdas

  • Layanan purnajual

  • Kapabilitas operasional ride-hailing

Melalui jaringan Grab yang menjangkau jutaan pengguna, GAC juga memperoleh akses langsung ke karakter pasar Asia Tenggara wilayah dengan pertumbuhan EV tercepat di dunia.

Grab Gandeng GAC! 20.000 Kendaraan Listrik Siap Kuasai Ride-Hailing Asia Tenggara

Grab Gandeng GAC! 20.000 Kendaraan Listrik Siap Kuasai Ride-Hailing Asia Tenggara

Kenapa AION Y, V, dan ES? Ini Alasannya, Ketiga model yang dipilih bukan tanpa alasan:

AION Y

Model terlaris GAC yang populer sebagai taksi listrik, berdesain modern dan interior fleksibel. Cocok untuk layanan bandara dan perjalanan premium.

AION V

SUV listrik murni dengan peringkat keselamatan lima bintang Euro NCAP, mengombinasikan jarak tempuh panjang, kabin luas, dan standar keamanan global.

AION ES

Efisien, ergonomis, dan telah terbukti sebagai taksi listrik andalan di berbagai negara, bersama AION Y.

Ketiganya menawarkan keseimbangan antara jarak tempuh, kenyamanan, dan ketahanan operasional.

Menurut Global EV Outlook 2025 dari International Energy Agency (IEA), penjualan kendaraan listrik di Asia Tenggara melonjak hampir 50% sepanjang 2024. Angka ini menjadi sinyal kuat bahwa kawasan ini siap memasuki fase elektrifikasi massal.

Grab menargetkan netralitas karbon pada 2040, dengan pendekatan inklusif yang melibatkan mitra pengemudi sebagai aktor utama transisi energi.

Di Indonesia, Grab telah mengoperasikan lebih dari 11.000 kendaraan listrik sejak 2019, mencakup:

  • GrabBike

  • GrabCar Plus

  • GrabCar Premium

Armada ini beroperasi di Jakarta, Bali, Bandung, Surabaya, dan berbagai kota lain. Dengan kemitraan bersama GAC, jumlah tersebut dipastikan akan terus bertambah.

Grab juga aktif membangun ekosistem EV regional, antara lain:

  • Eco-Friendly Ride di Singapura & Thailand

  • GrabCab full EV & hybrid di Singapura

  • Kerja sama charging station di Vietnam bersama EBOOST dan Charge+

  • Skema Drive-to-Own EV tanpa DP di Thailand

  • GrabTaxi Electric di Filipina, armada taksi listrik on-demand pertama yang diakui pemerintah

Kemitraan Grab dan GAC bukan sekadar kolaborasi bisnis. Ini adalah fondasi baru ride-hailing listrik di Asia Tenggara, menggabungkan teknologi, kenyamanan, keselamatan, dan keberlanjutan dalam satu ekosistem.

Dengan 20.000 kendaraan listrik sebagai langkah awal, Grab dan GAC siap mempercepat transisi mobilitas bersih—bukan hanya untuk pengguna, tetapi juga untuk jutaan mitra pengemudi.

  • Penulis: dimas
  • Editor: RM.Dimas Wirawan

✈︎ Random Artikel

expand_less