News
light
Beranda » Komunitas » FORWOT Car of The Year 2025 Siap Digelar, 50 Mobil Terbaik ICE, Hybrid, PHEV, hingga EV

FORWOT Car of The Year 2025 Siap Digelar, 50 Mobil Terbaik ICE, Hybrid, PHEV, hingga EV

  • account_circle dimas
  • calendar_month Sen, 15 Des 2025
  • visibility 87

FORWOT Car of The Year 2025 Siap Digelar, 50 Mobil Terbaik ICE, Hybrid, PHEV, hingga EV

Sebanyak 50 mobil terbaru siap bertarung di FORWOT Car of The Year 2025. Dari ICE, Hybrid, PHEV hingga EV, inilah peta lengkap kekuatan otomotif Indonesia.

 

 

OTOExpo.com , Jakarta –  Industri otomotif Indonesia kembali memasuki fase menarik. Bukan hanya soal angka penjualan atau tren elektrifikasi, tetapi tentang kualitas, inovasi, dan relevansi produk terhadap kebutuhan konsumen Tanah Air. Semua itu akan dirangkum dalam satu panggung prestisius bertajuk FORWOT Car of The Year (FCY) 2025, ajang tahunan yang digelar oleh Forum Wartawan Otomotif Indonesia.

Tahun ini, FCY 2025 menghadirkan skala yang semakin besar dan representatif. Lebih dari 50 kendaraan terbaru dari berbagai segmen dan teknologi siap beradu gengsi untuk meraih pengakuan sebagai mobil terbaik di kelasnya. Malam puncak penghargaan dijadwalkan berlangsung pada 16 Desember 2025 di Live House, Kemang, Jakarta Selatan sebuah penanda penting bagi perjalanan industri otomotif nasional sepanjang satu tahun terakhir.

FORWOT Car of The Year bukan sekadar lomba adu spesifikasi di atas kertas. Lebih dari itu, ajang ini menjadi bentuk apresiasi jurnalis otomotif terhadap kerja keras pabrikan yang menghadirkan kendaraan relevan, berkualitas, dan sesuai dengan karakter pasar Indonesia.

Ketua Umum FORWOT, Arie Prasetya, menegaskan bahwa FCY merupakan agenda flagship tahunan yang dijalankan secara konsisten dan independen.

“FCY adalah event tahunan untuk mencari mobil terbaik dalam satu periode sesuai ketentuan yang telah ditetapkan. Penjurian dilakukan secara independen oleh puluhan juri yang merupakan jurnalis otomotif berpengalaman,” ujar Arie.

Pernyataan ini menegaskan bahwa FCY bukan sekadar seremoni, melainkan hasil dari proses panjang, observasi mendalam, serta diskusi kritis antar jurnalis yang setiap harinya bersentuhan langsung dengan produk otomotif.

Menariknya, FCY 2025 membagi penjurian ke dalam lima kategori utama, mengikuti perkembangan teknologi dan preferensi konsumen yang kian beragam. Mulai dari mesin konvensional hingga kendaraan listrik murni, semuanya mendapat ruang yang setara.

Audi Surya, Project Leader FCY 2025, menjelaskan bahwa pendekatan ini diambil agar penilaian lebih relevan dengan kondisi pasar saat ini.

“Kami mengklasifikasikan kendaraan berdasarkan segmen powertrain atau teknologi mesin. Tren kendaraan berkembang sangat cepat, dan konsumen kini memiliki banyak pilihan. Klasifikasi ini kami nilai paling mewakili realitas pasar otomotif Indonesia,” jelas Audi.

Kelima kategori tersebut adalah:

  • The Best of Internal Combustion Engine (ICE)

  • The Best of Hybrid & Mild Hybrid

  • The Best of Plug-in Hybrid EV (PHEV)

  • The Best of Battery Electric Vehicle (BEV)

  • Best of The Best (juara utama dari seluruh kategori)

Deretan Nominasi: Dari Mesin Konvensional hingga Listrik Murni

Kategori ICE (Internal Combustion Engine)

Kategori ini masih menjadi fondasi pasar otomotif nasional. Beberapa nama kuat yang masuk nominasi antara lain BAIC BJ30, Ford Everest Sport, New BMW X3, Mercedes-Benz G500, hingga Toyota Hilux Rangga. Mobil-mobil ini bermain di kisaran harga mulai dari Rp300 jutaan hingga miliaran rupiah, mencerminkan luasnya spektrum kebutuhan konsumen Indonesia.

Kategori Hybrid & Mild Hybrid

Segmen ini semakin gemuk dan kompetitif. Honda Accord HEV, Toyota Camry HEV, Alphard HEV, hingga Nissan Serena e-Power menunjukkan bahwa elektrifikasi parsial kini menjadi jembatan ideal menuju era EV. Harga kendaraan hybrid di kategori ini umumnya berada di rentang Rp500 juta hingga Rp1,5 miliar, tergantung kelas dan fitur.

Kategori Plug-in Hybrid EV (PHEV)

PHEV menjadi simbol kompromi antara performa, efisiensi, dan fleksibilitas. Nama-nama seperti Lexus NX450h+, Volvo XC90 Recharge, hingga Chery Tiggo 8 CSH tampil sebagai representasi teknologi transisi. Kisaran harga PHEV di Indonesia saat ini berkisar Rp700 juta hingga di atas Rp2 miliar.

Kategori Battery Electric Vehicle (BEV)

Inilah kategori paling padat dan paling mencerminkan masa depan. Dari VinFast VF3 yang terjangkau, Wuling Mitra EV, hingga BMW iX dan Volkswagen ID Buzz, semuanya hadir membawa karakter unik. Harga mobil listrik di FCY 2025 terbentang luas, mulai dari Rp200 jutaan hingga lebih dari Rp2 miliar, membuktikan bahwa EV kini bukan lagi segmen eksklusif.

Selain kategori utama, FCY 2025 juga menghadirkan sejumlah nominasi khusus seperti Best Design, Best Value for Money, Best Feature, Best Aftersales, hingga Best Public Relation.

Penghargaan ini menjadi pengakuan bahwa kekuatan sebuah merek tidak hanya terletak pada produknya, tetapi juga pada layanan, komunikasi, dan konsistensi membangun kepercayaan konsumen.

Seluruh penghargaan akan diumumkan secara bersamaan pada malam puncak FCY 2025, yang didukung oleh berbagai mitra industri seperti Pertamina Lubricants, Bridgestone Indonesia, hingga Dyandra Promosindo.

Konsistensi FORWOT dalam menyelenggarakan Car of The Year setiap tahun menjadikan ajang ini sebagai barometer independen industri otomotif nasional.

Di tengah gempuran teknologi baru dan pergeseran preferensi konsumen, FCY 2025 hadir sebagai kompas menunjukkan arah ke mana industri bergerak.

Lima puluh mobil telah bersiap. Mesin konvensional, hybrid cerdas, hingga listrik murni akan diuji bukan hanya oleh spesifikasi, tetapi oleh relevansi, nilai, dan pengalaman nyata. Pada akhirnya, FCY 2025 bukan sekadar tentang siapa yang menang, melainkan tentang bagaimana industri otomotif Indonesia terus tumbuh, beradaptasi, dan melaju ke masa depan.

Kategori ICE
1.    BAIC BJ30
2.    Chery Tiggo Cross
3.    Ford Everest Sport
4.    GWM Tank 300 Diesel
5.    Hyundai Creta
6.    Hyundai Stargazer Cartenz
7.    Hyundai Venue
8.    Mercedes-Benz G500
9.    Mitsubishi Destinator
10.    New BMW X3
11.    New Mazda CX-60 Sport
12.    Suzuki Fronx
13.    Toyota Hilux Rangga

Kategori Hybrid/Mild Hybrid
1.    Honda Accord HEV
2.    Honda HR-V HEV
3.    Honda StepWGN
4.    Kia Carnival Hybrid
5.    Lexus LX700 HEV
6.    Mazda CX-60 Sport
7.    Mercedes-Benz G500
8.    New Hyundai Palisade HEV
9.    New Hyundai Tucson HEV
10.    Nissan Serena e-Power
11.    Nissan X-Trail E-Power
12.    Suzuki Fronx Hybrid
13.    Toyota Alphard HEV
14.    Toyota Camry HEV
15.    Toyota Corolla HEV
16.    Toyota Vellfire HEV

Kategori Plug-in Hybrid EV (PHEV)
1.    Chery Tiggo 9 CSH
2.    Chery Tiggo 8 CSH
3.    Jaecoo J7 SHS 4
4.    Jaecoo J8 ARDIS SHS
5.    Lexus NX450h+
6.    Mazda CX-80 PHEV
7.    Volvo XC90 Recharge

Kategori Battery Electric Vehicle (BEV)
1.    AION Hyptec HT
2.    AION V
3.    Aletra L8
4.    BMW iX
5.    BYD Atto1
6.    BYD M6
7.    BYD Sealion 7
8.    Chery J6 EV
9.    Denza D9
10.    DFSK Seres E3
11.    Geely EX5
12.    GWM ORA 03
13.    Hyundai Kona EV
14.    JAC N35 EV
15.    KIA EV9
16.    MINI Aceman EV
17.    Polytron G3+
18.    Vinfast VF3
19.    Vinfast Vf6
20.    Vinfast VF7
21.    Volkwagen ID Buzz
22.    Wuling Mitra EV
23.    Xpeng G6
24.    Xpeng X9

  • Penulis: dimas
  • Editor: RM.Dimas Wirawan

✈︎ Random Artikel

expand_less