News
light
Beranda » Komunitas » Enduro Motorbaik Adventure 2019 Eksplorasi Pulau Komodo

Enduro Motorbaik Adventure 2019 Eksplorasi Pulau Komodo

  • account_circle Magoh
  • calendar_month Rab, 2 Okt 2019
  • visibility 83

Enduro Motorbaik Adventure 2019 Eksplorasi Pulau Komodo

Enduro Motorbaik Adventure 2019 mengeksplorasi Pulau Komodo dan NTT bersama public figure, menggabungkan touring motor, edukasi, dan misi sosial.

 

 

OTOExpo.com – Timur Indonesia selalu menyimpan cerita. Bukan hanya tentang lanskap alam yang eksotis, tetapi juga tentang perjalanan batin, pertemuan manusia, dan makna di balik setiap kilometer yang dilalui.

Semua itu terangkum dalam Enduro Motorbaik Adventure 2019, sebuah ekspedisi roda dua yang memadukan petualangan, persahabatan, dan misi sosial di jantung Nusa Tenggara Timur, dengan Pulau Komodo sebagai pembuka kisahnya.

Digelar pada 29–30 September 2019, rangkaian kegiatan ini menghadirkan deretan public figure lintas profesi yang tergabung dalam satu rombongan, menjelajah Labuan Bajo hingga Bajawa dengan semangat yang sama: berkendara bukan sekadar berpindah tempat, tetapi menyerap pengalaman.

Perjalanan dimulai dari Labuan Bajo, gerbang utama menuju Pulau Komodo. Rombongan Enduro Motorbaik Adventure 2019 menyeberang menggunakan kapal feri milik ASDP Ferry Indonesia, meninggalkan hiruk pikuk daratan dan menyambut sunyi laut yang menenangkan.

Hari pertama ini menjadi momen adaptasi sekaligus pemanasan. Para peserta menjajal motor yang akan menemani perjalanan panjang ke Timur Flores.

Nama-nama seperti Ananda Omesh, Imam Darto, Tora Sudiro, Ferry Maryadi, Prisia Nasution, Isa Bajaj, Surya Insomnia, hingga Erix Soekamti membaur tanpa sekat, sama-sama belajar membaca karakter motor dan kondisi jalan khas NTT.

Enduro Motorbaik Adventure 2019 Eksplorasi Pulau Komodo

Pulau Komodo bukan hanya destinasi wisata kelas dunia, tetapi juga simbol keseimbangan alam. Di sinilah para peserta menyadari bahwa perjalanan ini menuntut lebih dari sekadar skill berkendara—dibutuhkan respek terhadap lingkungan dan budaya setempat.

Keunikan Enduro Motorbaik Adventure 2019 terletak pada keberagaman tunggangan yang digunakan. Tidak terpaku pada satu merek atau genre, perjalanan ini justru menjadi etalase karakter motor adventure dan road bike dari berbagai segmen.

Motor yang digunakan antara lain:

  • Honda Africa Twin

  • Honda CRF250 Rally

  • Honda CMX Rebel 500

  • CB150R Street Fire

  • Royal Enfield Interceptor 650 & GT 650

  • BMW G310GS Adventure

  • Kawasaki Versys 250

  • Kawasaki KLX 230

Seluruh perjalanan didukung oleh Pelumas Pertamina Enduro sebagai sponsor utama, memastikan performa mesin tetap optimal di tengah suhu panas, tanjakan panjang, dan medan menantang khas NTT.

Selepas eksplorasi Pulau Komodo, rombongan bergerak menuju SMP Negeri 1 Komodo. Di sinilah tema besar perjalanan ini benar-benar terasa: mengajar sambil menjelajah.

Dengan latar belakang profesi yang beragam—aktor, musisi, presenter, penulis—para peserta berbagi cerita tentang perjalanan hidup, dunia kreatif, dan pentingnya mimpi kepada para siswa.

“Kita datang ke Labuan Bajo bukan hanya membawa motor dan cerita perjalanan, tapi juga misi berbagi. Kami ingin adik-adik di SMPN 1 Komodo mengenal berbagai profesi dan memahami bahwa mimpi itu bisa diraih dengan belajar dan berproses,” ujar Ananda Omesh.

Interaksi sederhana ini menjadi pengingat bahwa perjalanan bermotor dapat menjadi jembatan empati, bukan sekadar ajang petualangan.

Enduro Motorbaik Adventure 2019 Eksplorasi Pulau Komodo

Hari kedua dimulai sejak pukul 07.00 WITA, dengan rute panjang sejauh 278 kilometer menuju Bajawa. Inilah etape yang benar-benar menguji fisik dan mental.

Jalanan berkelok, tanjakan terjal, turunan tajam, hingga aspal yang sesekali tergerus waktu menjadi menu utama. Namun semuanya terbayar oleh pemandangan alam Flores yang dramatis—perbukitan hijau, garis pantai yang memanjang, serta udara yang perlahan berubah sejuk.

Setelah beristirahat makan siang di Ruteng, perjalanan dilanjutkan di bawah guyuran hujan. Tahun ini, untuk pertama kalinya, rombongan menggunakan perangkat komunikasi antar-pengendara, memudahkan koordinasi dan meningkatkan faktor keselamatan.

Sekitar pukul 19.30 WITA, rombongan akhirnya tiba di Bajawa. Dingin menyambut, lelah terbayar, dan cerita hari itu terkumpul dalam tawa sederhana di penginapan.

Bagi sebagian peserta, ini adalah pengalaman pertama touring jarak jauh di NTT. Salah satunya Prisia Nasution, yang menunggangi Honda Rebel 500.

“Touring bersama Motorbaik ini seru sekali. Bukan hanya soal riding, tapi ada nilai edukasi dan kebersamaan yang membuat perjalanan ini terasa lebih berarti,” ungkapnya.

Dari Bajawa, rute selanjutnya akan membawa rombongan ke Bukit Wolobobo, lalu menuju Ende untuk mengunjungi rumah pengasingan Bung Karno serta melakukan aktivitas sosial bersama Pater Avent Saur, tokoh kemanusiaan yang dikenal atas kepeduliannya terhadap isu pasung di NTT.

Enduro Motorbaik Adventure 2019 bukan sekadar touring motor. Ini adalah perjalanan lintas emosi, lintas profesi, dan lintas makna. Dari Pulau Komodo hingga pegunungan Flores, setiap kilometer membawa cerita—tentang alam, manusia, dan Indonesia yang begitu kaya.

Ketika roda berputar di Timur Nusantara, yang tertinggal bukan hanya jejak ban, tetapi juga harapan, inspirasi, dan ikatan yang tumbuh sepanjang jalan.****

  • Penulis: Magoh
  • Editor: Dimas Lombardi

✈︎ Random Artikel

expand_less