OTOExpo.com – Asosiasi Fintech Pendanaan Indonesia (AFPI) telah resmi meluncurkan pusat data yang bernama Fintech Data Center (FDC).

Pusat data ini ditujukan kepada perusahaan Peer 2 Peer Lending atau pinjaman online di Indonesia.

Data yang dapat dilihat secara real time ini, berisi :
  • Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP),
  • Kartu Tanda Penduduk (KTP)
  • kolektibilitas kredit calon peminjam.

FDC bertujuan untuk menekan permasalahan yang kerap terjadi di Fintech, seperti masalah kredit macet, penipuan, hingga penyaluran kredit secara berlebihan.

Fintech Data Center akan membantu memberi kesempatan lebih besar bagi nasabah JULO untuk mendapatkan pelayanan yang baik lagi. Keamanan data para nasabah pun terjamin.

Sebagai salah satu platform pertama yang berhasil terintegrasi, Kami sangat mengapresiasi dukungan dari tim AFPI yang selalu menanggapi setiap kendala saat proses berjalan. Kesuksesan pengembangan FDC selama ini sangat dibantu dengan keterbukaan tim AFPI dalam perencanaan dan pembahasan technical detail yang melibatkan semua platform. Seluruh masukan juga didengarkan dan diterapkan,” ungkap Head of Engineering JULO, Hans Sebastian.

JULO Berpartisipasi di Fintech Data Center
Julo

JULO yang telah berdiri sejak tahun 2016 silam, merupakan salah satu dari 164 Fintech yang telah terdaftar dan diawasi oleh OJK. Kedepannya, JULO akan tetap mendukung penuh pengembangan serta jalannya Fintech Data Center oleh AFPI ini.

“Kami berharap AFPI bisa meneruskan pengembangan sehingga FDC dapat terus digunakan oleh lebih banyak platform. Selain itu, Kami juga berharap AFPI akan konsisten menjaga keamanan data serta dapat mengoperasikan sistem pusat data ini agar bisa selalu digunakan dengan baik,” tutup Hans.

• Spread The Love •

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.