News
light
Beranda » Kendaraan » Daihatsu Rocky Hybrid SUV Irit Bahan Bakar yang Nggak Perlu Nge-Charge

Daihatsu Rocky Hybrid SUV Irit Bahan Bakar yang Nggak Perlu Nge-Charge

  • account_circle dimas
  • calendar_month Kam, 14 Agu 2025
  • visibility 96

Daihatsu Rocky Hybrid SUV Irit Bahan Bakar yang Nggak Perlu Nge-Charge

 

OTOExpo.com , Jakarta –  Tren kendaraan elektrifikasi makin terasa di Indonesia, terutama setelah ajang GIIAS 2025.

Mobil listrik memang lagi naik daun, tapi ada satu segmen yang diam-diam mencuri hati masyarakat luas: mobil hybrid.

Menurut data penjualan, porsi kendaraan hybrid sudah menyentuh angka 10% dari total penjualan mobil nasional per Juli 2025.

Bedanya dengan mobil listrik murni (BEV) yang kebanyakan laris di Jakarta, mobil hybrid punya pangsa pasar yang lebih merata, bahkan hingga ke daerah.

Di tengah tren ini, Daihatsu nggak mau ketinggalan. Setelah 16 tahun berturut-turut bertahan di posisi dua besar pasar mobil nasional, Daihatsu resmi menghadirkan Rocky Hybrid, SUV kompak dengan teknologi REAL Series Hybrid.

Bedanya dari hybrid “biasa”, tipe ini sepenuhnya digerakkan oleh motor listrik. Mesin bensinnya hanya bertugas sebagai generator untuk nge-charge baterai, bukan untuk menggerakkan roda.

Artinya, sensasi berkendaranya mirip mobil listrik murni, tapi tanpa drama harus colok kabel ke charger.

Daihatsu Rocky Hybrid Sukses Curi Perhatian Pengunjung di GIIAS

Daihatsu Rocky

Harga yang Pas di Segmen Terbesar

Rocky Hybrid dibanderol Rp299,85 juta OTR Jakarta. Posisi ini pas banget karena berada di segmen harga di bawah Rp300 juta  segmen yang menguasai hampir 50% pasar otomotif Indonesia.

Menariknya, Daihatsu justru memimpin di segmen ini dengan kontribusi 34,5% penjualan.

Buat konsumen, ini berarti mereka bisa dapat teknologi elektrifikasi canggih tanpa harus keluar budget setengah miliar.

Apalagi, Rocky Hybrid mengisi celah antara mobil bensin hemat dan mobil listrik murni, tapi tanpa ribet soal jarak tempuh atau charging station.

Teknologi REAL Series Hybrid

Daihatsu mengembangkan sistem ini secara mandiri sejak 2021 di Jepang. Mekanismenya sederhana tapi efektif: motor listrik menggerakkan roda, sementara mesin bensin kecil berperan sebagai pengisi daya baterai. Kombinasi ini bikin Rocky Hybrid:

  • Irit gila – Konsumsi bensin tembus 28 km/liter (WLTC) atau bahkan 34,8 km/liter dalam pengujian JC08 Jepang.
  • Akselerasi responsif – 0-100 km/jam hanya 10,36 detik berkat torsi instan 170 Nm dari motor listrik.
  • Ramah lingkungan – Emisi CO₂ hanya 83 g/km, jauh di bawah mobil bensin biasa.
  • Baterai kompak & ringan – Kapasitas 0,74 kWh, cukup untuk membantu motor listrik bekerja maksimal tanpa menambah bobot berlebihan.

Hasilnya? Pengemudi bisa dapat sensasi berkendara ala mobil listrik  halus, bertenaga, dan senyap  tapi tetap bebas dari kecemasan soal “habis baterai di tengah jalan”.

Performa yang Seimbang

Mesinnya sendiri berkapasitas 1.2 liter yang dipasangkan dengan transmisi khusus hybrid (transaxle). Mesin ini nggak perlu kerja berat karena tugas utamanya hanya mengisi daya.

Sementara itu, motor listrik jadi “pemeran utama” yang menggerakkan mobil setiap saat.

Pengaturan ini bikin Rocky Hybrid punya keunggulan di dua sisi: irit di jalan padat dan tetap kuat di jalan menanjak atau luar kota.

Ditambah ukuran bodi SUV kompak, mobil ini gampang diajak bermanuver di jalan sempit atau parkiran mall.

Kenapa Cocok untuk Indonesia?

Kalau dilihat dari data penjualan, mobil hybrid lebih fleksibel ketimbang mobil listrik murni. Untuk daerah di luar Jakarta, infrastruktur charging masih minim, jadi punya mobil yang nggak perlu di-charge jelas jadi keuntungan besar.

Selain itu, konsumsi bensin yang super irit bikin biaya operasional rendah. Buat yang sering bepergian jarak jauh, ini jelas jadi solusi.

Apalagi, teknologi hybrid seperti ini minim perawatan tambahan dibandingkan mesin bensin konvensional.

Daihatsu

Yasushi Kyoda, President Director PT Astra Daihatsu Motor, menegaskan tujuan mereka: “Kami ingin menciptakan hybrid yang memberi pengalaman real EV tapi tetap praktis dipakai sehari-hari, tanpa perlu di-charge.”

Sri Agung Handayani, Marketing Director dan Corporate Communication Director, menambahkan: “Rocky Hybrid jadi model dengan SPK terbanyak Daihatsu selama GIIAS 2025. Kami yakin ini akan jadi pilihan hybrid terbaik di kelasnya.”

Daihatsu Rocky Hybrid SUV Irit Bahan Bakar yang Nggak Perlu Nge-Charge

Rocky Hybrid datang sebagai jembatan antara dunia bensin dan dunia listrik.

Dengan harga terjangkau, teknologi canggih, dan efisiensi bahan bakar yang luar biasa, mobil ini cocok untuk berbagai tipe pengemudi  dari pekerja kantoran di Jakarta sampai petualang luar kota.

Bisa dibilang, ini adalah SUV hemat bahan bakar yang nggak bikin repot, sekaligus jawaban buat mereka yang ingin ikut tren mobil listrik tanpa harus pusing soal charging station. ***

.

.

.

  • Penulis: dimas

✈︎ Random Artikel

expand_less