Daihatsu Latih Guru PAUD & Kader Posyandu Jadi “Kader Unggulan” untuk Cetak Generasi Emas Indonesia!
- account_circle dimas
- calendar_month Sel, 12 Agu 2025
- visibility 117

Daihatsu Latih Guru PAUD & Kader Posyandu Jadi “Kader Unggulan” untuk Cetak Generasi Emas Indonesia!
OTOExpo.com , Jakarta – PT Astra Daihatsu Motor (ADM) kembali membuktikan kalau dunia otomotif bukan cuma soal mobil dan mesin, tapi juga soal membangun masa depan bangsa.
Lewat program Corporate Social Responsibility (CSR) andalannya yang bertajuk Daihatsu_KU (Kader Unggulan), ADM mengajak guru PAUD dan kader posyandu dari wilayah Jakarta dan Karawang untuk ikut pelatihan yang fokus pada peningkatan kualitas pendidikan anak usia dini dan layanan kesehatan masyarakat.
Bertempat di Karawang Engine Plant, kegiatan ini sukses mengumpulkan 95 peserta yang selama ini menjadi mitra aktif Daihatsu dalam program sosialnya.
Misi besarnya sederhana tapi berdampak panjang: mencetak generasi sehat, cerdas, dan unggul sejak dini.

Belajar Sambil Tur Pabrik: Dari Mesin ke Misi
Sesi pelatihan diawali dengan pengalaman seru: tur pabrik alias plant tour. Peserta diajak langsung melihat proses produksi mesin Daihatsu dari nol sampai jadi.
Mulai dari bagaimana blok mesin dibentuk, teknologi presisi yang digunakan, sampai efisiensi kerja di setiap lini produksi.
Bagi sebagian peserta, ini pengalaman pertama melihat bagaimana sebuah mobil “lahir”.
Dan meskipun mereka bukan calon teknisi, banyak yang terinspirasi soal disiplin kerja, manajemen waktu, dan pentingnya kerja sama tim nilai-nilai yang ternyata relevan juga untuk dunia pendidikan dan kesehatan masyarakat.
Pelatihan Bertema “Pintar dan Sehat Bersama Daihatsu”
Pelatihan Daihatsu_KU sendiri disusun untuk sejalan dengan dua pilar CSR Daihatsu: Pintar dan Sehat Bersama Daihatsu.
-
Pilar Pintar: Memberikan bekal ilmu dan keterampilan bagi guru PAUD agar mampu mengajar dengan metode kreatif, mendidik karakter anak, dan mengoptimalkan tumbuh kembang di usia emas (0–6 tahun).
-
Pilar Sehat: Membekali kader posyandu dengan pengetahuan kesehatan anak, gizi seimbang, deteksi dini tumbuh kembang, hingga manajemen posyandu yang efektif.
Menurut Ferry Nugroho, Executive Coordinator GA Division ADM, anak-anak yang sehat dan cerdas sejak dini adalah pondasi masa depan bangsa.
“Kegiatan ini kami harapkan menjadi awal terbentuknya kader dan pendidik yang berdampak positif di lingkungannya,” ungkap Ferry.
Apresiasi untuk Para Inspirator
Tak hanya memberi materi, Daihatsu juga memberi apresiasi untuk PAUD dan posyandu yang sudah menunjukkan prestasi gemilang di ajang Festival Astra. Beberapa di antaranya:
-
Posyandu Sakura X Blok F Sukaluyu
-
PAUD Sakura X Blok F Sukaluyu
-
PAUD Kenanga RW 2 Papanggo
-
PAUD Bintang Kecil RW 4 Sungai Bambu
Penghargaan ini diserahkan langsung oleh jajaran manajemen ADM, termasuk Bagus Wahyujati (Division Head Karawang Engine Plant), Adityo Hutomo (Executive Coordinator Engine Plant), dan Ferry Nugroho (Executive Coordinator GA Division).
Bagi para penerima, penghargaan ini bukan sekadar piala, tapi juga bentuk pengakuan atas dedikasi mereka membangun masa depan anak-anak di lingkungannya.
Kenapa Daihatsu Turun ke Pendidikan dan Kesehatan?
Bagi sebagian orang, agak unik melihat perusahaan otomotif serius menggarap pelatihan guru dan kader kesehatan.
Tapi inilah bentuk kolaborasi lintas sektor yang sebenarnya dibutuhkan di Indonesia. ADM sadar, kualitas SDM masa depan akan mempengaruhi banyak hal, termasuk industri otomotif itu sendiri.
Jika anak-anak tumbuh dengan pendidikan baik dan kesehatan optimal, mereka akan menjadi tenaga kerja terampil, konsumen cerdas, dan inovator di masa depan.
Dengan kata lain, ini adalah investasi jangka panjang yang tak kalah penting dari membangun pabrik baru.
Efek Jangka Panjang: Lebih dari Sekadar Pelatihan
Program Daihatsu_KU dirancang bukan untuk selesai di satu hari pelatihan. Harapannya, peserta akan:
-
Menerapkan ilmu di lingkungan masing-masing, baik di kelas PAUD maupun posyandu.
-
Berbagi pengetahuan dengan rekan sejawat sehingga efeknya meluas.
-
Menjadi role model dalam menjaga kesehatan dan pendidikan anak-anak.
Daihatsu juga menargetkan program ini sebagai wadah untuk mempererat hubungan antar kader dari berbagai wilayah, sehingga tercipta jaringan yang saling mendukung.
CSR yang Nempel ke Masyarakat
Di tengah persaingan ketat industri otomotif, langkah Daihatsu ini memberi pesan bahwa CSR bukan cuma soal menanam pohon atau bagi-bagi sembako, tapi juga membangun kapasitas manusia.
Program Daihatsu_KU ini terasa relevan karena menyentuh akar permasalahan: kualitas SDM sejak usia dini.
Dengan komitmen seperti ini, ADM bukan hanya ingin dikenal sebagai pembuat mobil yang irit dan bandel, tapi juga partner masyarakat dalam menciptakan masa depan yang lebih baik.
Pelatihan Daihatsu_KU di Karawang membuktikan bahwa teknologi dan kemanusiaan bisa berjalan beriringan.
Dari mesin yang presisi di pabrik hingga tangan-tangan terampil para guru dan kader posyandu, semua bekerja untuk satu tujuan: mencetak generasi emas Indonesia.
Dan kalau generasi ini lahir dari anak-anak yang sehat, cerdas, dan berkarakter, bukan tidak mungkin suatu hari nanti mereka lah yang akan duduk di balik meja desain mobil masa depan, atau bahkan memimpin pabrik seperti Karawang Engine Plant yang hari ini mereka kunjungi.****
.
.
.
- Penulis: dimas
