Chery TIGGO Buktikan Umurnya Nggak Cuma Buat Gaya
- account_circle Magoh
- calendar_month Sabtu, 14 Jun 2025
- visibility 168
- comment 0 komentar
- print Cetak

Chery TIGGO Buktikan Umurnya Nggak Cuma Buat Gaya
OTOExpo.com , Jakarta – “Disiksa Tapi Tetap Tahan Banting? Chery TIGGO Buktikan Umurnya Nggak Cuma Buat Gaya.”
Pernah dengar mobil SUV yang masih kuat ‘disiksa’ meski usianya sudah lebih dari 10 tahun? Bukan cuma mobil yang masih baru keluar dari pabrik, Chery justru menguji mobil-mobil lamanya dalam uji keselamatan ekstrem.
Serius, ini bukan iklan tapi bagian dari acara “Safety Night” yang mereka gelar di China belum lama ini.
Alih-alih pamer fitur-fitur mutakhir seperti biasanya, Chery malah ngajak kita flashback ke model TIGGO Family yang udah eksis sejak satu dekade lalu.
Tapi kali ini, bukan nostalgia semata. Mereka pengen buktiin: apakah SUV lawas mereka masih bisa ngasih rasa aman, atau cuma tinggal keren di body?
Bukan Uji Coba Biasa: Mobil Lawas, Standar Modern
Yang menarik, mobil-mobil lawas Chery ini dites pakai standar crash test modern. Gak main-main, mereka disikat dengan uji 40% overlap deformable barrier di kecepatan 64 km/jam mirip uji kecelakaan sungguhan.
Hasilnya? Struktur pilar A, B, dan C relatif utuh. Ruang penumpang masih aman.
Bahkan semua pintu masih bisa dibuka setelah benturan. Airbag? Masih aktif dan bekerja sempurna.

Jadi ini bukan klaim kosong. Semua mobil yang dites itu unit produksi massal tanpa modifikasi. Artinya, ya, sama kayak mobil yang kita lihat di jalan bukan versi “sulap” buat demo doang.
Baterainya Direndam Air Laut, Kok Bisa?
Di era elektrifikasi kayak sekarang, keamanan mobil bukan cuma soal sabuk pengaman atau struktur bodi. Baterai jadi pusat perhatian.
Nah, dalam acara lanjutan bertajuk “Chery Safety Day” yang akan hadir di Indonesia minggu depan, Chery bakal nunjukkin uji ekstrem lainnya: baterai direndam di air laut sedalam 1 meter selama 48 jam.
Ya, air laut. Bukan air mineral.
Menurut Chery, sistem keamanan baterai mereka sudah dibekali fitur pemutusan arus listrik hanya dalam 2 milidetik saat terjadi insiden, plus sistem pemantauan 24 jam nonstop.
Mereka juga pakai sertifikasi IP68 standar militer buat ketahanan terhadap air dan debu. Kalau ini beneran sesuai janji, rasanya Chery mulai bikin standar baru buat keamanan EV.
Lebih dari Spesifikasi: Keselamatan Jadi DNA?
Salah satu pernyataan menarik datang dari Chairman Chery, Yin Tongyue. Katanya, “Keselamatan sejati bukan cuma tentang spek teknis, tapi bagian dari DNA Chery.”
Cukup filosofis, tapi cukup menjawab kenapa mereka serius banget soal pengujian ekstrem ini.
Skeptis? Wajar. Soalnya, brand mobil asal Tiongkok dulunya sempat dianggap cuma “alternatif murah” di pasar otomotif.
Tapi sekarang? Mereka mulai ngasih bukti ketimbang janji. TIGGO 8 CSH, misalnya, bukan cuma tampil stylish dan nyaman, tapi juga disiapkan untuk jadi SUV tangguh dengan kualitas build yang makin matang.
TIGGO 8 CSH: Bukan Sekadar SUV Keluarga
Kalau kamu pernah lihat Chery TIGGO 8 CSH, impresi pertama mungkin bakal bilang: “Ini mirip banget sama SUV mainstream lain.”
Tapi di balik tampilan elegannya, mobil ini bawa banyak elemen yang biasanya cuma kita temukan di segmen premium.
Misalnya kabin lega ala MPV, fitur safety aktif, dan tentu saja integrasi teknologi hybrid lewat sistem Chery Super Hybrid (CSH).
Dan jangan lupa, semua teknologi ini dibarengi komitmen Chery buat tetap mempertahankan kualitas keselamatan jangka panjang.
Masih ragu? TIGGO Family yang sudah satu dekade aja masih bisa lolos crash test kekinian. Artinya, mereka nggak sekadar ngejar fitur-fitur baru, tapi juga mikirin soal umur kendaraan dalam jangka panjang.
Gak banyak produsen mobil yang berani uji hal ini secara terbuka.
Komitmen Global, Bukan Gimmick Lokal
Fakta bahwa Chery udah menembus angka 10 juta pengguna global bukan prestasi kecil. Apalagi kalau bicara soal kualitas.
Lewat budaya over-engineering dan proses validasi yang ketat, Chery bahkan berhasil masuk daftar pemenang J.D. Power Initial Quality Study di China dan itu bukan survei sembarangan.
Apakah semua ini cukup untuk bikin kita percaya 100%? Mungkin belum. Tapi langkah Chery ini patut diapresiasi, terutama karena mereka membuka diri terhadap kritik dan pembuktian nyata.
Di dunia otomotif yang penuh promosi bombastis, pendekatan ini terasa lebih jujur.
Mobil Lawas Bukan Berarti Usang
Kalau biasanya kita berpikir mobil tua = rawan, pengujian Chery ini justru ngasih insight baru: keselamatan bukan soal usia kendaraan, tapi soal kualitas dari awal.
Dan Chery tampaknya cukup percaya diri untuk membuka masa lalunya ke publik, bukan sekadar memamerkan masa depan.
Jadi, sebelum kamu skeptis sama brand mobil Tiongkok, coba pikir ulang.
Siapa tahu, Chery bukan cuma alternatif, tapi mulai jadi acuan baru dalam hal keamanan jangka panjang.***
.
.
.
.
.
- Penulis: Magoh
