Chery Lampaui 18 Juta Pengguna, Tapi ke Mana Arah Sejatinya?
- account_circle Magoh
- calendar_month Sen, 10 Nov 2025
- visibility 97

Chery Group Bukukan Penjualan 281.000 Unit di Oktober, Torehkan Rekor Baru dan Lampaui 18 Juta Pengguna Global
Chery Lampaui 18 Juta Pengguna, Tapi ke Mana Arah Sejatinya?
Chery Group Bukukan Penjualan 281.000 Unit di Oktober, Torehkan Rekor Baru dan Lampaui 18 Juta Pengguna Global
OTOExpo.com , Jakarta – Ada masa ketika nama Chery hanya terdengar di pinggiran percakapan otomotif. Namun kini, di Oktober 2025, angka 281.161 unit penjualan global berbicara lantang, Chery bukan lagi sekadar merek mobil dari Wuhu, Anhui, melainkan kekuatan industri otomotif dunia yang bergerak dengan presisi seperti algoritma buatan mereka sendiri.
Dengan capaian penjualan energi baru (NEV) sebesar 110.346 unit — naik 54,7% year-on-year Chery menorehkan rekor baru, sekaligus menegaskan bahwa transformasi elektrifikasi mereka bukan slogan, tapi strategi jangka panjang yang mulai matang.
Total penjualan 2,28 juta unit sepanjang Januari–Oktober 2025, naik 13%, adalah hasil dari kombinasi disiplin, teknologi, dan sedikit keberanian melawan stereotip lama.
“What is visible demonstrates our dedication; what remains unseen defines our integrity.” Filosofi internal Chery Group
Kalimat itu mungkin terdengar filosofis, tapi di baliknya tersirat tekad: Chery tidak ingin hanya terlihat sebagai “pabrikan Tiongkok yang besar”, melainkan brand global yang dihormati.
Chery bukan sekadar satu merek.
Di bawah bendera Chery Group, berdiri lima brand besar: Chery, Omoda, Jaecoo, Exeed, dan Jetour. Masing-masing dengan peran unik dalam menembus pasar dunia.
Dari SUV elegan hingga pikap listrik futuristik, dari model hybrid CSH hingga NEV penuh, setiap lini berbicara pada segmen berbeda strategi yang mirip dengan Volkswagen Group atau Hyundai Motor Company.
Yang menarik, Chery melakukannya tanpa gaduh.
Media Prancis Les Échos bahkan menyebut mereka sebagai “a humble yet resilient manufacturer” rendah hati tapi tangguh.
Ironisnya, justru sikap inilah yang membuat Chery diterima di pasar Eropa, tempat merek Asia kerap dicurigai sebagai “penggembira”.
Oktober 2025 Begitu Spesial
Oktober bukan sekadar bulan penjualan tinggi.
Bagi Chery, ini adalah titik kulminasi dari lima pilar strategi global:
-
Energi Baru (NEV Revolution)
697.891 unit kendaraan listrik terjual sepanjang tahun, naik 73,1%.
Chery kini masuk Top 5 produsen NEV dunia, bersaing langsung dengan BYD, Tesla, dan Geely.
Dua model anyar — Chery Q (SUV listrik A0) dan HIMLA EV (pikap listrik futuristik) — langsung mencuri perhatian publik dunia. -
Globalisasi Produksi dan Ekspor
Ekspor mencapai 1,06 juta unit pada Januari–Oktober, naik 12,9%.
Di Eropa, penjualan melonjak 2,4 kali lipat dengan 171.147 unit.
Pabrik lokal di Spanyol, Italia, dan Inggris kini beroperasi penuh, dan ekspansi ke Prancis dan Jerman sedang disiapkan. -
Inovasi Teknologi
Melalui Global Innovation Conference, Chery memperkenalkan lebih dari 10 teknologi baru, termasuk AI-based vehicle architecture dan embodied intelligence.
Yang paling mengejutkan: robot humanoid AiMOGA — bukan sekadar eksperimen, tapi sudah memasuki tahap komersialisasi. -
Desain dan Identitas Global
Model QQ baru memenangkan dua Red Dot Design Awards di Jerman.
Filosofi desain Chery kini berdiri sejajar dengan desainer Eropa ternama, membuktikan bahwa “elegansi” tak lagi monopoli Italia atau Jerman. -
Kualitas dan Keselamatan
Dalam uji E-NCAP, TIGGO 7 CSH dan TIGGO 8 CSH meraih rating 5 bintang.
Chery bahkan memimpin di lima indeks J.D. Power China 2025, sesuatu yang dulunya nyaris tak terbayangkan bagi merek Tiongkok.
Chery Bergerak
Dari Wuhu ke London, dari Shanghai ke Madrid perjalanan Chery adalah refleksi transformasi industri otomotif Tiongkok itu sendiri.

Chery Group Bukukan Penjualan 281.000 Unit di Oktober, Torehkan Rekor Baru dan Lampaui 18 Juta Pengguna Global
Bukan lagi sekadar ekspor unit, tapi transfer budaya dan teknologi.
Mereka bukan hanya menjual mobil, tapi juga ide: bahwa mobilitas cerdas, efisien, dan beretika bisa lahir dari Timur.
Namun, di balik semua pencapaian ini, ada ironi yang tak bisa diabaikan.
Ketika Chery mendeklarasikan diri sebagai perusahaan “berkelanjutan”, mereka juga menapaki pasar global yang makin jenuh dan kompetitif. Kebebasan elektrifikasi ternyata datang bersama tantangan baru persaingan software, AI, dan etika data pengguna.
Dunia Kini Melihat Chery
Karena mereka tidak hanya beradaptasi, tapi berevolusi. Chery tidak meniru Tesla mereka menciptakan ekosistem sendiri.
Mereka tidak hanya membuat mobil lebih pintar, tapi membuat mobil yang berpikir bersama pengemudi.
Di tengah pasar yang makin bias — antara EV, hybrid, hydrogen, dan AI mobility Chery memilih semua jalur sekaligus, dengan pendekatan yang lebih pragmatis ketimbang idealis.
Dan itulah yang membuatnya berbahaya bagi pesaing Eropa dan Jepang: mereka bergerak cepat tanpa kehilangan arah.
Bagaimana Masa Depannya?
Dengan 18 juta pengguna global, 54 penghargaan bintang lima keselamatan, dan jaringan ekspor ke lebih dari 80 negara, Chery kini bukan lagi sekadar cerita “sukses dari China.”
Ia adalah cermin perubahan global otomotif bahwa industri ini bukan lagi milik segelintir negara, tapi milik mereka yang berani bereksperimen.
“Dulu, mobil Cina dianggap murah. Kini, mereka disebut masa depan.” ujar komentar seorang analis otomotif Eropa
Antara Kebanggaan dan Pertanyaan
Chery telah membuktikan bahwa kebangkitan bisa datang dari arah yang tak terduga. Tapi di balik semua angka dan penghargaan, satu pertanyaan masih menggantung:
Apakah Chery akan terus menjadi merek yang “tumbuh bersama dunia” atau justru menjadi raksasa baru yang lupa dari mana ia berasal?
- Penulis: Magoh
- Editor: dimas lombardi

