Changan Pecahkan Rekor Industri, Brand China Ini Resmi Kantongi Lisensi Autonomous Driving Level 3, Siap Ubah Cara Dunia Mengemudi
- account_circle Pandito
- calendar_month 1 jam yang lalu
- visibility 6
- comment 0 komentar
- print Cetak

Changan Automobile Cetak Sejarah Sebagai Salah Satu Brand Otomotif Tiongkok Pertama yang Meraih Lisensi Resmi Autonomous Driving L3
Changan Automobile Cetak Sejarah Sebagai Salah Satu Brand Otomotif Tiongkok Pertama yang Meraih Lisensi Resmi Autonomous Driving L3
- Changan Automobile mencetak sejarah sebagai salah satu brand otomotif Tiongkok pertama yang meraih lisensi resmi Autonomous Driving Level 3 dari MIIT. Teknologi SDA Intelligence membuka babak baru mobil swakemudi yang lebih aman dan cerdas
OTOExpo.com , Jakarta – Peta persaingan industri otomotif global kembali berubah arah. Kali ini datang dari Tiongkok. Changan Automobile berhasil mencetak sejarah baru dengan menjadi salah satu produsen otomotif China pertama yang memperoleh lisensi resmi Autonomous Driving Level 3 (L3) dari China Ministry of Industry and Information Technology (MIIT).
Pencapaian ini bukan sekadar simbol kemajuan teknologi, tetapi juga sinyal kuat bahwa pabrikan otomotif China semakin serius menggeser dominasi teknologi kendaraan pintar yang selama ini identik dengan pemain global dari Eropa, Amerika, hingga Jepang.
Lisensi tersebut memungkinkan kendaraan penumpang Changan mengoperasikan sistem pengemudian otonom bersyarat di jalan raya tertentu di wilayah Chongqing, Tiongkok. Sistem ini memungkinkan kendaraan mengemudi secara mandiri pada satu lajur di jalan tol maupun jalan layang perkotaan dengan batas kecepatan maksimal hingga 50 km/jam, terutama dalam kondisi lalu lintas padat.
Implementasi tahap awal difokuskan pada jalur strategis seperti inner ring expressway dan sejumlah ruas jalan lingkar perkotaan. Strategi ini dipilih untuk menguji efektivitas teknologi di lingkungan lalu lintas kompleks sebelum nantinya diperluas ke wilayah yang lebih luas.

Changan Automobile Cetak Sejarah Sebagai Salah Satu Brand Otomotif Tiongkok Pertama yang Meraih Lisensi Resmi Autonomous Driving L3
Di balik keberhasilan ini, terdapat fondasi teknologi yang menjadi tulang punggung inovasi Changan, yaitu Software Defined Architecture (SDA) Intelligence.
Arsitektur digital ini memungkinkan integrasi sistem kendaraan secara menyeluruh mulai dari desain, pengembangan software, hingga proses produksi massal. Pendekatan ini menempatkan software sebagai pusat kendali kendaraan modern, memungkinkan pembaruan sistem dan peningkatan performa dilakukan secara berkelanjutan.
CEO Changan Indonesia, Setiawan Surya, menyebut pencapaian tersebut sebagai tonggak penting bagi evolusi industri otomotif global.
“Keberhasilan Changan meraih lisensi Autonomous Driving Level 3 membuktikan bahwa teknologi berbasis SDA yang kami kembangkan mampu memenuhi standar keamanan global yang sangat ketat. Ini juga menjadi fondasi penting bagi kami untuk menghadirkan kendaraan pintar yang aman dan relevan bagi konsumen Indonesia di masa depan,” ujarnya.
Kepercayaan regulator terhadap teknologi ini bukan datang tanpa proses panjang. Sistem swakemudi Changan telah menjalani pengujian jalan nyata lebih dari 5 juta kilometer di berbagai kondisi lalu lintas.
Dalam proses validasi sistem tingkat tinggi tersebut, Changan memetakan 185 kategori skenario mengemudi, yang bahkan melampaui standar regulasi hingga 49 persen. Pengujian juga mencakup berbagai kondisi ekstrem untuk memastikan sistem mampu beroperasi secara stabil dalam berbagai situasi.
Secara teknis, sistem Autonomous Driving Level 3 Changan mampu menangani satu skenario risiko kompleks setiap 38,9 kilometer perjalanan. Angka ini menjadi indikator penting dalam mengukur ketangguhan sistem dalam batasan Operational Design Conditions (ODC) yang telah ditetapkan secara presisi oleh tim pengembang.
Dalam pengembangan teknologi swakemudi, Changan menerapkan pendekatan closed-loop safety system, yaitu ekosistem keamanan yang mengawal kendaraan sejak tahap pengembangan hingga penggunaan di jalan raya.
Sistem ini bertumpu pada empat pilar utama keamanan:
-
Functional Safety – memastikan sistem kendaraan tetap aman meskipun terjadi kegagalan komponen.
-
Safety of the Intended Functionality (SOTIF) – menjamin sistem beroperasi sesuai desain dalam berbagai kondisi nyata.
-
Cybersecurity – perlindungan terhadap ancaman serangan siber pada kendaraan.
-
Keamanan Data – perlindungan data pengguna dan sistem kendaraan.
Pendekatan ini menjadi krusial karena teknologi Level 3 tetap membutuhkan pengemudi manusia sebagai pengawas yang siap mengambil alih kendali ketika diperlukan.
Untuk memastikan operasional sistem tetap aman, Changan juga mengoperasikan platform pemantauan berbasis cloud yang telah berjalan stabil selama 18 bulan terakhir.
Platform ini bekerja selama 24 jam nonstop untuk memantau potensi risiko operasional dan ancaman siber. Sistem mampu mendeteksi anomali, mengirimkan peringatan dini, hingga mengoordinasikan respons secara real-time antara pusat kontrol dan kendaraan di lapangan.
Data internal menunjukkan tingkat keberhasilan laporan keamanan dan sistem peringatan mencapai 100 persen, memberikan lapisan perlindungan tambahan bagi pengguna kendaraan.
Bagi konsumen, teknologi ini berarti sistem autonomous hanya akan aktif dalam kondisi yang benar-benar memenuhi syarat keamanan. Dengan demikian, risiko berkendara dapat ditekan sekaligus meningkatkan kenyamanan dan rasa aman di balik kemudi.
Kemajuan teknologi Changan tidak datang secara instan. Produsen otomotif yang telah memproduksi lebih dari 30 juta unit kendaraan secara global ini memiliki jaringan riset dan pengembangan berskala besar.
Saat ini Changan mengoperasikan jaringan R&D di enam negara dan sepuluh lokasi, dengan dukungan lebih dari 24.000 insinyur dan profesional teknologi dari 31 negara.
Ekosistem inovasi tersebut mencakup:
-
44 pusat penelitian teknologi
-
20 perusahaan teknologi
-
180 laboratorium riset
Dalam tiga tahun terakhir saja, Changan telah menginvestasikan lebih dari CNY 60 miliar untuk riset dan pengembangan serta mengajukan lebih dari 14.000 paten teknologi.
Pencapaian lisensi Autonomous Driving Level 3 menjadi bukti bahwa transformasi industri otomotif menuju era kendaraan cerdas semakin cepat.

Changan Automobile Cetak Sejarah Sebagai Salah Satu Brand Otomotif Tiongkok Pertama yang Meraih Lisensi Resmi Autonomous Driving L3
Dengan rekam jejak lebih dari 40 tahun dalam produksi kendaraan, Changan kini tidak hanya fokus pada manufaktur mobil konvensional, tetapi juga berupaya mendefinisikan ulang masa depan mobilitas global melalui integrasi kecerdasan buatan dan sistem keselamatan mutakhir.
Langkah ini sekaligus menegaskan bahwa persaingan teknologi otomotif masa depan tidak lagi sekadar soal mesin atau desain, tetapi tentang siapa yang paling siap menghadirkan kendaraan yang lebih pintar, lebih aman, dan lebih terhubung.
Dan Changan tampaknya tidak ingin sekadar ikut bermain—mereka ingin memimpin.****
- Penulis: Pandito
- Editor: Dimas Lombardi
