Berita
light_mode
Beranda » Tips » Cara Teknis Merawat Ban Motor Saat Parkir Lama Agar Handling Tetap Stabil

Cara Teknis Merawat Ban Motor Saat Parkir Lama Agar Handling Tetap Stabil

  • account_circle dimas
  • calendar_month 1 jam yang lalu
  • visibility 11
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

Ban Motor Parkir Lama Bisa Flat Spot! Ini Cara Teknis Mencegahnya

  • Motor parkir lama bisa bikin ban kempis dan flat spot. Simak cara teknis menjaga tekanan dan struktur ban agar tetap stabil saat digunakan kembali.

 

OTOExpo.com , Jakarta –  Parkir motor berhari-hari hingga berbulan-bulan bukan hal aneh, apalagi bagi pemilik yang jarang berkendara atau meninggalkan kendaraan saat bepergian. Namun di balik kondisi diam tersebut, ada satu komponen yang paling rentan terdampak: ban.

Tanpa perlakuan yang tepat, ban bisa mengalami perubahan bentuk (deformasi sementara), penurunan tekanan, hingga penurunan kualitas material karet. Dampaknya baru terasa saat motor kembali digunakan handling terasa aneh, muncul getaran, bahkan sensasi seperti ban bergelombang.

“Bagian permukaan yang bersentuhan langsung dengan tanah atau keramik bisa mengurangi kualitas, bentuk, dan materialnya jika didiamkan dalam jangka waktu lama. Saat dipakai kembali, motor bisa terasa bergetar dan handling tidak stabil,” terang seorang mekanik dibilangan Kelapa Gading, Jakarta-Utara.

Fenomena ini secara teknis dikenal sebagai flat spot.

Apa Itu Flat Spot

Flat spot terjadi ketika satu bagian tapak ban menerima beban statis terlalu lama. Tekanan vertikal konstan dari bobot motor menyebabkan struktur internal ban (ply dan belt) mengalami deformasi sementara.

Pada suhu dingin, elastisitas karet menurun. Tekanan angin di dalam ban juga berkurang secara alami sekitar 1–2 psi akibat kontraksi udara. Inilah alasan mengapa ban terasa lebih kempis di pagi atau malam hari, bukan semata karena bocor halus.

Secara ilmiah, tekanan udara mengikuti hukum gas ideal: saat suhu turun, tekanan ikut turun. Jika motor diparkir di lantai keramik yang dingin, efek ini semakin terasa.

Baik ban tubeless maupun ban dengan ban dalam tetap mengalami fenomena ini.

Risiko Jika Dibiarkan Terlalu Lama Beberapa dampak teknis yang bisa muncul akibat parkir lama tanpa perlakuan khusus:

  • Permukaan tapak tidak kembali sempurna (flat spot permanen ringan)

  • Getaran pada kecepatan rendah hingga menengah

  • Handling terasa berat saat menikung

  • Potensi retak mikro pada dinding ban jika tekanan terlalu rendah

Pada motor sport atau motor berbobot besar, risiko ini lebih tinggi karena distribusi bobot yang lebih berat di satu titik.

Cara Teknis Menghindari Kerusakan Ban Saat Parkir Lama

Berikut langkah preventif yang disarankan:

1. Gunakan Standar Tengah

Jika motor dilengkapi standar tengah, manfaatkan fitur tersebut. Standar tengah membantu mendistribusikan beban sehingga tidak seluruhnya bertumpu pada satu sisi ban.

Motor matik dan bebek umumnya memiliki fitur ini. Dengan standar tengah, risiko deformasi tapak dapat diminimalkan.

2. Tambahkan Tekanan Angin Sebelum Ditinggal

Naikkan tekanan ban 2–3 psi dari rekomendasi standar (tidak berlebihan). Tujuannya untuk mengantisipasi penurunan tekanan alami akibat perubahan suhu.

Pastikan tekanan tetap dalam batas aman sesuai spesifikasi pabrikan yang tertera di swing arm atau buku manual.

3. Gunakan Alas di Bawah Ban

Untuk motor yang tidak memiliki standar tengah—seperti beberapa model sport—disarankan memberi alas kardus tebal atau kain di bawah ban.

Langkah ini bertujuan:

  • Mengurangi kontak langsung dengan lantai dingin

  • Meminimalkan transfer suhu

  • Mengurangi risiko kondensasi lembap

4. Gunakan Paddock Stand

Solusi paling ideal adalah menggunakan paddock stand seperti pada motor balap. Penopang ini mengangkat roda belakang (atau depan-belakang sekaligus), sehingga ban tidak menerima beban statis.

Metode ini efektif untuk parkir jangka panjang lebih dari dua minggu.

5. Geser Posisi Motor Secara Berkala

Jika tidak menggunakan penopang, geser posisi motor beberapa sentimeter setiap 3–5 hari agar titik beban pada ban berubah.

Cara sederhana ini membantu mencegah tekanan terpusat pada satu area tapak.

Piaggio Indonesia Adakan Rangkaian Kegiatan Untuk Vespa LX

Ban adalah satu-satunya komponen yang bersentuhan langsung dengan aspal. Degradasi kecil pada bentuk dan tekanan bisa memengaruhi stabilitas berkendara.

Parkir lama memang tidak bisa dihindari, tetapi perlakuan preventif sederhana dapat menjaga struktur dan elastisitas ban tetap optimal. Dengan tekanan angin terjaga, distribusi beban tepat, dan minim paparan suhu ekstrem, risiko flat spot bisa ditekan seminimal mungkin.

Perawatan ini terdengar sederhana, namun berdampak besar terhadap kenyamanan dan keselamatan saat motor kembali digunakan.****

  • Penulis: dimas
  • Editor: Dimas Lombardi

Berita Menarik Lainnya

  • Geely EX5, Pilihan Mobil Listrik Pertama? Boleh Dicoba, Tapi Jangan Terlalu Berekspektasi

    Geely EX5, Pilihan Mobil Listrik Pertama? Boleh Dicoba, Tapi Jangan Terlalu Berekspektasi

    • calendar_month Sabtu, 19 Jul 2025
    • account_circle Magoh
    • visibility 185
    • 0Komentar

    Geely EX5, mobil listrik Geely, EV Indonesia, pengalaman mobil listrik pertama, review Geely EX5, kelebihan kekurangan Geely EX5, Geely EV review Indonesia

  • Mobil Listrik Xingfu e+ Sanggup 310 Km
    Tak Berkategori

    Mobil Listrik Xingfu e+ Sanggup 310 Km

    • calendar_month Minggu, 25 Jul 2021
    • account_circle Selviyani Mimie
    • visibility 143
    • 0Komentar

    Mobil Listrik Xingfu e+ Sanggup 310 Km , Xingfu e+ sering juga disebut sebagai Jaguar F-Pace KW. Hal ini dikarenakan disain yang

  • Ford Mustang 2.3L EcoBoost Diperkenalkan Di GIIAS 2025

    Ford Mustang 2.3L EcoBoost Diperkenalkan Di GIIAS 2025

    • calendar_month Rabu, 23 Jul 2025
    • account_circle Pandito
    • visibility 235
    • 0Komentar

    Ford Mustang 2.3L EcoBoost Diperkenalkan Di GIIAS 2025   OTOExpo.com , Jakarta –  Ikon legendaris kembali! Ford RMA Indonesia secara resmi memperkenalkan Ford Mustang 2.3L EcoBoost ke pasar Indonesia dalam rangkaian acara GIIAS 2025 yang berlangsung di ICE BSD City. Dengan mengusung semangat “Uncage the Legend”, peluncuran ini menjadi titik balik kebangkitan salah satu mobil […]

  • Toyota Yaris Cross Resmi Raih Bintang-5 ASEAN NCAP

    Toyota Yaris Cross Resmi Raih Bintang-5 ASEAN NCAP

    • calendar_month Minggu, 10 Agt 2025
    • account_circle dimas
    • visibility 179
    • 0Komentar

    Toyota Yaris Cross Resmi Raih Bintang-5 ASEAN NCAP     OTOExpo.com , Jakarta –  Toyota Yaris Cross baru saja mencetak prestasi gemilang di dunia otomotif Asia Tenggara. Urban SUV andalan Toyota ini berhasil meraih rating tertinggi bintang-5 dalam uji tabrak ASEAN NCAP (New Car Assessment Program for Southeast Asian Countries), membuktikan bahwa desain dan teknologinya […]

  • Harley-Davidson CVO Street Glide 2025 SI Klasik Yang Naik Level

    Harley-Davidson CVO Street Glide 2025 SI Klasik Yang Naik Level

    • calendar_month Selasa, 6 Mei 2025
    • account_circle Magoh
    • visibility 205
    • 0Komentar

    Harley-Davidson® CVO™ Street Glide 2025 hadir dengan desain Batwing fairing agresif, mesin VVT Milwaukee-Eight® 121, audio premium Rockford Fosgate, dan teknologi terkini. Touring makin nyaman, gaya makin eksklusif!

  • Perluas Akses Konsumen, JAECOO Resmikan Dealer 3S Terbarunya di Kota Balikpapan

    JAECOO Buka Markas Baru di Balikpapan! Dealer 3S Premium

    • calendar_month Senin, 17 Nov 2025
    • account_circle Pandito
    • visibility 157
    • 0Komentar

    Perluas Akses Konsumen, JAECOO Resmikan Dealer 3S Terbarunya di Kota Balikpapan

expand_less