Bocoran Panas Permata Bank GJAW 2025! Deretan Mobil Dan Motor Baru Siap Debut, Dari Hybrid Pertama Veloz hingga Double Cabin Listrik!
- account_circle dimas
- calendar_month Sel, 18 Nov 2025
- visibility 149

Bocoran Panas Permata Bank GJAW 2025! Deretan Mobil Dan Motor Baru Siap Debut, Dari Hybrid Pertama Veloz hingga Double Cabin Listrik!
Bocoran Peluncuran Mobil Baru di Permata Bank GJAW 2025 | Veloz Hybrid, EV Toyota, Vinfast & Banyak Lagi
OTOExpo.com , Jakarta – Gelombang kendaraan baru kembali bersiap mendarat di Jakarta sebuah parade teknologi yang seolah datang membawa cerita dari masa depan.
Di antara riuh kota yang tak pernah tidur, Permata Bank GJAW 2025 berdiri sebagai panggung besar tempat pabrikan saling mempertontonkan ambisi.
Ada yang datang dengan energi listrik penuh harapan, ada pula yang hadir membawa hibrida efisiensi, dan ada yang memilih melangkah sedikit liar dengan desain serta performa yang menggoda rasa penasaran.
Pameran kali ini bukan sekadar deretan mobil baru di bawah lampu sorot. Ia terasa seperti fragmen dari perubahan zaman, tempat industri otomotif mengayunkan tongkat komando menuju era elektrifikasi yang tak bisa dihindari.
Toyota: Saat Sang Raksasa Memperlihatkan Taring Hijau
Jika ada pabrikan yang tampak paling siap mencuri perhatian, Toyota-lah jawabannya. Tahun ini, rumor tentang kehadiran mereka begitu kencang, seperti angin yang mendorong pintu masa depan terbuka sedikit lebih lebar.
1. Toyota Veloz Hybrid; Debut Terpanas Low MPV 2025
Inilah nama yang paling banyak dibisikkan orang: Toyota Veloz Hybrid.
Model yang sejak lama ditunggu, bukan hanya oleh keluarga urban, tapi oleh siapapun yang ingin merasakan perpaduan irit, performa stabil, dan kenyamanan khas Toyota.
Veloz Hybrid diprediksi bakal mengusung sistem kombinasi mesin bensin 2NR-VEX 1.5L dan motor listrik yang mirip dengan paket Yaris Cross Hybrid , namun dipoles dengan karakter MPV keluarga Indonesia.
Spesifikasi prediksi:
-
Mesin bensin: 91 PS / 120 Nm
-
Motor listrik: 80 PS / 141 Nm
-
Transmisi: e-CVT
-
Baterai: Lithium-ion generasi baru
-
Efisiensi: berpotensi jadi yang paling irit di kelas low MPV
Rentang harga perkiraan: Rp 350 juta – Rp 400 juta
2. Toyota BZ4X Rakitan Lokal ; Akhirnya Datang dari Tanah Sendiri
Satu lagi yang membuat panggung tahun ini semakin panas adalah kabar bahwa Toyota BZ4X kini dirakit lokal. Dengan status CKD, harganya diharapkan lebih bersahabat, dan level TKDN-nya makin relevan untuk pasar Indonesia yang terus mendorong percepatan ekosistem EV.
BZ4X hadir bukan sekadar sebagai SUV listrik futuristis, tapi sebagai bukti bahwa Indonesia mulai punya peran penting dalam peta produksi global Toyota.
3. Urban Cruiser EV; Calon EV ‘Terjangkau’ Toyota
Model BEV kompak ini sebelumnya tampil malu-malu. Kini, rumor menguat bahwa ia mungkin akan menjadi “EV paling masuk akal” Toyota untuk pasar menengah. Jika benar muncul, ia akan menjadi penantang serius untuk pasar EV murah yang kini dikuasai merek Tiongkok.
Suzuki: Menjaga Nafas Pasar Tanpa Banyak Drama
Suzuki memilih langkah yang lebih kalem, tapi bukan berarti tanpa kejutan. Meski Suzuki belum menyebutkan secara gamblang model apa yang akan diperkenalkan, informasi mengenai produk barunya mulai beredar di kalangan tenaga penjual Suzuki.
Sinyal kemunculan model baru Suzuki sebelumnya sudah disampaikan oleh 4W Deputy Managing Director PT SIS, Dony Ismi Saputra. Ia menuturkan bahwa Suzuki akan membawa model baru ke publik dalam ajang GJAW 2025.
Kabar terkuat mengarah pada:
- Grand Vitara Phantom Black Edition , Varian eksklusif dengan tampilan lebih gelap, lebih misterius, dan lebih premium.
- Ertiga Facelift, Di tengah kompetisi low MPV yang semakin ramai, Ertiga tampaknya akan mendapat sentuhan segar.
Model ini perlu itu, agar tidak tenggelam di antara MPV hybrid dan fitur-fitur baru yang mulai menjadi standar. Suzuki memang jarang membuat gebrakan besar. Namun mereka selalu punya pangsa pasar yang loyal.
Vinfast : Melempar Petir ke Segmen Double Cabin
Inilah kejutan paling menarik, paling aneh, dan mungkin paling berani tahun ini: Vinfast membawa double cabin listrik ke Indonesia.
Segmen yang selama ini dikuasai mesin diesel kini diusik oleh pickup bertenaga baterai.
Model ini mirip konsep Rivian R1T versi Asia:
-
torsi instan,
-
performa agresif,
-
teknologi modern,
-
dan desain yang tidak takut menjadi berbeda.
Jika benar muncul, ia akan menjadi pickup EV pertama di Indonesia. Dan itu berarti… sejarah baru sedang ditulis.
Lepas L4 & L8 : Pendatang Baru yang Tidak Mau Datang Pelan-Pelan
Merek Tiongkok ini datang membawa energi muda dengan dua varian hybrid:
- Lepas L8, SUV modern yang tampaknya ditujukan untuk anak muda urban penuh fitur digital, desain futuristik, dan kabin yang terasa seperti ruang kerja portable.
- Lepas L4, SUV kompak untuk mobilitas harian. Ringkas, cepat, dan cukup stylish untuk mereka yang ingin tampil “techy” tanpa berlebihan.
Lepas memang belum punya nama besar. Tapi di Indonesia, brand baru bukan berarti harus datang pelan. Kita sudah sering melihat bagaimana pemain baru bisa tiba-tiba menguasai panggung.
Changan : Dua EV Sekaligus untuk Debutnya
Changan tampak sangat serius pada debut mereka. Tidak tanggung-tanggung, dua EV langsung dibawa:
- Deepal S07, SUV listrik futuristis. Cocok untuk konsumen yang bosan dengan desain EV “aman”.
- Lumin EV , City car mungil, ekonomis, tapi penuh karakter. Cocok untuk kebutuhan komuter kota besar.

Pic By. CarExpert
Dengan pola seperti ini, Changan tampaknya ingin mengulang kesuksesan Wuling dan Chery yang langsung menggeliat sejak awal masuk.
Chery : Selalu Ada Kejutan
Chery biasanya selalu agresif. Selain membawa model baru, mereka disebut akan memamerkan mobil konsep yang akan menjadi acuan desain 1–2 tahun berikutnya.
“Bukan Chery kalau tidak kasih kejutan, untuk GJAW 2025, ditunggu saja. Dan di GJAW kita juga akan umumkan harga untuk J6T,” ujar Budi selaku Vice Country Director PT Chery Sales Indonesia.
Jaecoo : Masih Misterius
Jaecoo masih misterius. Tidak banyak bocoran, tapi portofolio globalnya menunjukkan kekuatan di segmen SUV kompak dan premium.
Head of Product Jaecoo Indonesia, Ryan Ferdiean Tirto, mengungkapkan mobil baru yang dimaksud merupakan satu model baru yang dibawa langsung dari China.
“Ada dong (mobil baru di GJAW 2025). ditunggu saja. ada yang baru, Pastinya produk NEV (New Energy Vehicle). Tunggu saja,” kata dia
Jetour : Umumkan Harga T2
Yang pasti, Jetour T2 akan diumumkan harganya saat Permata Bank GJAW 2025 hal tersebut telah diungkapkan Peter Zhang selaku President Director PT Jetour Sales Indonesia yang menyatakan,
“Respon terhadap Jetour T2 sejak diperkenalkan sungguh luar biasa. Melalui GJAW 2025, kami ingin memberi kesempatan kepada calon konsumen untuk menjadi yang pertama memiliki Jetour T2. Semangat Travel+ ingin kami hadirkan dalam setiap perjalanan.” ungkapnya.
Sementara itu, Jetour X20e, mobil listrik mungil yang berpotensi menjadi pesaing di segmen city car listrik diprediksi akan diperkenalkan.
Promo yang Menggoda
Pameran mobil tanpa promo ibarat mesin tanpa bahan bakar. Dan Permata Bank tampaknya ingin menjadi “SPBU premium” bagi para calon pembeli.
Head of Marketing Permata Bank berkata,
“Kami ingin GJAW 2025 menjadi momen terbaik untuk memiliki kendaraan baru lebih ringan, lebih mudah, lebih rasional.” ungkapnya
Selain promo, berbagai program dan kegiatan tentunya menghiasi ajang Permata bank GJAW 2025. Salah satu program yang paling menyambar perhatian tentu adalah:
Test Drive & Test Ride 3 kilometer, lintasan yang terasa seperti “tour singkat” sebelum jatuh cinta pada kendaraan idaman. Jalur mobil membentang di luar Hall 3–10, sementara motor beraksi di Hall 8–9.
Bukan cuma kendaraan berbahan bakar fosil. GJAW tahun ini memberikan ruang megah bagi masa depan lewat Indoor EV Test Drive di area ber-AC seluas 4.000 m². Di sinilah pengunjung bisa merasakan bagaimana mobil listrik bergerak dengan senyap, seakan membawa suasana lain di tengah riuhnya pameran.
Racing Simulator Competition hadir sebagai magnet bagi mereka yang ingin mengukur reflek dan ego. Lalu, untuk sentuhan hobi yang lebih “ringan tapi serius”, ada RC Off-road Competition, lengkap dengan lintasan mini yang tak kalah teknis dari trek off-road skala penuh.
Parade Seribu Mobil, Underground Meet Up, hingga Diecast on GJAW menunjukkan bahwa dunia otomotif bukan hanya urusan horsepower, tetapi juga soal kebersamaan dan cerita di balik setiap kendaraan.
Bagi keluarga, GJAW 2025 menjelma menjadi taman bermain raksasa: Push Bike Competition, Drift & Offroad for Kids, hingga Paper Art Craft.
Anak-anak ikut merasakan dunia otomotif tanpa harus menunggu dewasa. Semacam “pemanasan kecil” sebelum mereka benar-benar duduk di balik kemudi suatu hari nanti.
GJAW 2025 bukan hanya pameran. Ia adalah pengalaman, tempat di mana teknologi, hiburan, dan komunitas bertemu dalam satu garis lintasan yang sama dan semuanya, pada akhirnya, mengarah pada satu tujuan: membuat pengunjung ingin kembali lagi tahun depan.****
- Penulis: dimas
- Editor: Dimas Lombardi

