News
light
Beranda » Aftermarket » Banjir Bikin Motor Mogok? Ternyata Busi Jadi Tumbal! Ini Penjelasan NGK

Banjir Bikin Motor Mogok? Ternyata Busi Jadi Tumbal! Ini Penjelasan NGK

  • account_circle dimas
  • calendar_month Kam, 4 Des 2025
  • visibility 85

Banjir Bikin Motor Mogok? Ternyata Busi Jadi Tumbal! Ini Penjelasan NGK

Busi mati setelah menerobos banjir adalah masalah umum. NGK menyarankan untuk tidak mengamplas busi—cukup dikeringkan dengan benar. Simak penjelasan teknis lengkapnya.

 

OTOExpo.com , Jakarta –  Hujan deras yang mengguyur kota akhir-akhir ini membuat beberapa ruas jalan berubah menjadi sungai sementara. Banyak pengendara motor terpaksa menerobos genangan demi mencapai tujuan. Namun, cerita yang sering terulang adalah motor yang tiba-tiba batuk-batuk, lalu mati, seolah menolak diajak berenang lebih jauh.

Dan hampir selalu, “tersangka utama” jatuh pada satu komponen mungil busi. Komponen kecil yang menjadi penjaga nyala api, namun sekaligus rentan terhadap air.

Dalam laporan terbaru dari komunitas mekanik dan produsen komponen, termasuk NGK Busi Indonesia, busi yang mati akibat banjir bukan fenomena baru, tapi justru paling sering terjadi saat musim penghujan. Banyak pengendara langsung panik, membongkar busi, kemudian mengamplasnya. Padahal, langkah itu tidak disarankan.

Dalam situasi banjir, air bisa menyelinap ke area ruang bakar atau melekat di insulator busi. Air bukan hanya membuat percikan melemah, tetapi bisa menyebabkan arus mengalir ke arah lain, sehingga percikan api gagal terbentuk. Mekanik menyebutnya misfire akibat kontaminasi air.

Menurut penjelasan pihak NGK, salah satu produsen busi ternama, busi tidak perlu diamplas untuk mengembalikan fungsi pengapiannya. Mereka menegaskan:

“Jika busi hanya terkena air, cukup dikeringkan. Mengamplas justru merusak lapisan khusus pada elektroda dan memperpendek usia busi.”  ungkap Diko Octaviano, Technical Support & Development PT. Niterra Mobility Indonesia

Lapisan yang dimaksud adalah coating pelindung pada elektroda dan insulator, yang dirancang menjaga stabilitas percikan serta mencegah kerak menempel.

Kebiasaan turun-temurun dari bengkel kampung sering membuat kita percaya bahwa mengamplas adalah solusi universal. Padahal, teknik itu hanya relevan pada busi jadul yang terbuat dari material berbeda dan belum memiliki pelapis anti-kerak seperti busi modern.

Busi generasi sekarang dari merek seperti NGK sudah memakai teknologi Nickel alloy, bahkan ada yang Iridium dan Platinum.

Mengamplas busi modern justru berpotensi:

  • Merusak permukaan elektroda

  • Mengubah gap (celah percikan)

  • Membuat percikan tidak stabil

  • Mempercepat oksidasi

Akibatnya, busi malah lebih cepat mati setelahnya. Adapun cara aman mengatasi busi mati akibat banjir adalah dengan cukup mengeringkannya saja.. Berikut langkah yang direkomendasikan teknisi profesional tanpa mengamplas:

1. Lepas Busi dan Lap Kering

Gunakan kain bersih. Fokus pada bagian insulator dan ulir.

2. Panaskan Dengan Angin Panas atau Jemur

Tidak perlu suhu tinggi, cukup hangat. Jangan dipaksa menggunakan api kompor karena bisa merusak bagian internal.

3. Periksa Celah Busi (Gap)

Jika terlalu rapat/lebar akibat benturan, setel dengan feeler gauge. Jangan gunakan amplas atau menggunakan sikat kawat saat terdapat  banyak carbon yang menumpuk

4. Periksa Koil dan Tutup Busi

Kadang masalah bukan pada busi saja, tapi air yang masuk ke tutup busi.

5. Pasang Kembali dan Tes Starter

Jika percikan kembali kuat, motor akan menyala tanpa drama.

Busi iridium lebih tahan terhadap kelembapan dan panas ekstrem, sehingga banyak pengendara harian memilih upgrade ini. Adapun NGK Busi memiliki beberapa kategori utama, yaitu :

  • Busi Standar (Nikel): Ini adalah busi OEM standar yang paling umum dan terjangkau, biasanya dengan elektroda pusat berbahan nikel.
  • G-Power: Menawarkan performa lebih baik dibandingkan standar untuk irit bahan bakar dan tarikan, dengan harga yang tidak terlalu jauh berbeda.
  • Iridium: Dirancang untuk performa tinggi dan balap, dengan elektroda pusat tipis dari material iridium yang menghasilkan pembakaran lebih efisien dan masa pakai lebih lama dibandingkan busi standar dan Platinum.
  • Laser Iridium dan Laser Platinum: Merupakan busi kelas atas yang biasanya digunakan sebagai busi bawaan pabrikan mobil (ATPM) untuk daya tahan ekstra dan performa yang sangat baik. Laser Iridium, misalnya, menggunakan teknologi logam mulia ganda pada elektroda pusat dan ground electrode.

Cara memilih busi yang tepat

  • Untuk pemakaian normal: Gunakan busi standar berbahan nikel (biasanya dalam kotak kuning).
  • Untuk peningkatan performa: Pilih G-Power jika ingin tarikan dan efisiensi bahan bakar lebih baik dengan biaya tambahan yang relatif kecil.
  • Untuk balap atau performa ekstrem: Gunakan busi Iridium, Laser Iridium, atau Laser Platinum.
  • Untuk kendaraan standar tapi ingin masa pakai lebih lama: Busi Platinum dan Iridium lebih direkomendasikan karena usia pakainya lebih panjang dari busi nikel. 

Ada satu hal menarik tentang busi: Ia selalu bekerja dalam ruang gelap, menyalakan nyala kecil yang menjaga motor tetap hidup.

Di balik tubuhnya yang kecil, busi memegang peran layaknya “penjaga bara”, menghidupkan ruang bakar tanpa pernah terlihat. Karena itu, ketika banjir datang dan api kecil itu padam, motor pun ikut kehilangan napasnya.

Ada satu ungkapan teknisi lawas yang terasa puitis:

“Motor bisa hidup dengan banyak komponen yang rusak, tapi tidak dengan busi yang tak mau menyala.”

Busi mati akibat terobos banjir bukan akhir segalanya. Teknisi profesional dan NGK Busi juga sepakat, yaitu dengan cukup keringkan saja busi yang basah, jangan mengamplas.

Dengan sedikit ketenangan, pemahaman teknis, dan perawatan sederhana, motor bisa kembali menyala, mengantar kita menembus sisa hujan dan bau tanah yang ikut menguar setelah badai berlalu.

Jika banjir adalah cobaan jalanan, maka busi adalah nyala kecil yang selalu siap bangkit selama kita merawatnya dengan benar.***

  • Penulis: dimas
  • Editor: RM.Dimas Wirawan

✈︎ Random Artikel

  • BMW Astra Mobile Service Menjawab Kebutuhan Pelanggan Dalam Perawatan

    Isuzu MuX Menjadi Kendaraan BMW Astra Mobile Service

    • calendar_month Sen, 23 Mar 2020
    • account_circle Magoh
    • visibility 98
    • 0Komentar

    Isuzu MuX Menjadi Kendaraan BMW Astra Mobile Service, Total investasi BMW Astra Mobile Service ini mencapai Rp 1 miliar per unit dengan total

  • Chery Super Hybrid Hadir di Indonesia, Tawarkan Jarak Tempuh Hingga 2.369 KM

    Chery Super Hybrid Hadir di Indonesia, Tawarkan Jarak Tempuh Hingga 2.369 KM

    • calendar_month Sen, 24 Mar 2025
    • account_circle Pandito
    • visibility 122
    • 0Komentar

    Chery resmi menghadirkan teknologi Chery Super Hybrid (CSH) di Indonesia dengan keunggulan efisiensi bahan bakar hingga 76 km per liter dan jarak tempuh lebih dari 2.369 km dalam kondisi tangki penuh. Simak selengkapnya di sin

  • GIIAS Medan Sukses Tutup Rangkaian GIIAS The Series 2019
    Tak Berkategori

    GIIAS Medan Sukses Tutup Rangkaian GIIAS The Series 2019

    • calendar_month Rab, 30 Okt 2019
    • account_circle dimas
    • visibility 73
    • 0Komentar

    GIIAS Medan Sukses Tutup Rangkaian GIIAS The Series 2019   OTOExpo.com – Penyelenggaraan GIIAS Medan 2019 telah berakhir pada Minggu 27 Oktober 2019 lalu, dan pameran otomotif milik GAIKINDO ini berhasil mencatat hasil positif selama lima hari penyelenggaraannya. Jumlah Pengunjung Kehadiran 20.096 pengunjung di GIIAS Medan 2019, merupakan sebuah apresiasi dan kebanggaan tersendiri bagi GAIKINDO, […]

  • GIIAS 2025 Bakal Jadi Panggung Pameran Otomotif Terlengkap Sejagad

    GIIAS 2025 Bakal Jadi Panggung Pameran Otomotif Terlengkap Sejagad

    • calendar_month Kam, 17 Apr 2025
    • account_circle Magoh
    • visibility 118
    • 0Komentar

    Siap-siap terpukau! GIIAS 2025 bakal hadirkan lebih dari 55 merek otomotif global, mulai dari mobil penumpang, komersial, motor, sampai karoseri. Jangan sampai ketinggalan!

  • Hari Mengenang Korban Kecelakaan Lalu Lintas Dunia
    Tak Berkategori

    Hari Mengenang Korban Kecelakaan Lalu Lintas Dunia

    • calendar_month Ming, 17 Nov 2019
    • account_circle Magoh
    • visibility 84
    • 0Komentar

    Hari Mengenang Korban Kecelakaan Lalu Lintas Dunia, 17 November sebagai Hari Mengenang Korban Kecelakaan Lalu Lintas Dunia atau ‘World Day of Remembrance for Road Traffic Victims’ (WDOR). Namun hal itu tidak serta merta

  • Galeri Gadis Cantik Dalam Ajang GIICOMVEC 2020

    Isuzu Meriahkan GIIAS 2024 Dengan Produk Inovasi

    • calendar_month Rab, 10 Jul 2024
    • account_circle dimas
    • visibility 124
    • 0Komentar

    Isuzu Meriahkan GIIAS 2024 Dengan Produk Inovasi

expand_less