0 0
Waktu :24 Menit, 51 Detik

OTOExpo.com – Rangkaian peringatan HUT ke-6 Bakamla RI tak luput dari pembahasan keamanan dan keselamatan laut di Indonesia. Bakamla RI berupaya memberikan rekomendasi terbaik atas kebijakan yang dapat memberikan kontribusi terciptanya kondisi yang aman dan nyaman di laut.

Hal itu dibuktikan dengan digelarnya Seminar Nasional Pengelolaan Perbatasan Laut Republik Indonesia,  di Jakarta, Selasa (15/12/2020).

Kegiatan ini turut menghadirkan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan RI Prof. Dr. M. Mahfud MD., S.H., S.U., M.I.P. sebagai Keynote Speaker.

Dalam paparannya, Kepala Bakamla RI Laksdya TNI Aan Kurnia, S.Sos., M.M. menegaskan tentang Tantangan Perlindungan Wilayah Perbatasan Laut, yang menjadi salah satu alasan dari dilaksanakannya Seminar Nasional ini. Laksdya Aan turut membeberkan jenis-jenis ancaman di laut dan dinamika yang terjadi, urgensi keamanan laut di wilayah perbatasan Indonesia, dan konsep kerangka kerja untuk menyusun kebijakan di wilayah perbatasan.

Selain itu, Laksdya Aan juga menawarkan konsepsi strategi untuk menghadapi situasi di wilayah perbatasan laut, khususnya di Laut Natuna Utara.



Hal tersebut disambut baik oleh Menko Mahfud MD. Dalam keynote speech yang dibawakannya, Menko Mahfud mengamini bahwa wilayah perbatasan laut Indonesia memiliki potensi kekayaan maritim yang besar. Hal tersebut diikuti pula oleh potensi tingkat pelanggaran yang tinggi di laut.

Oleh sebab itu, sudah semestinya Kementerian/Lembaga (K/L) yang memiliki kewenangan di laut, mulai memberikan perhatian khusus di wilayah perbatasan laut Indonesia.

( Lanjut Halaman 2 )

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Laman: 1 2