OTOExpo.com –  Memiliki mobil, seseorang tentu harus siap dengan segala biaya yang muncul. Karena tanpa kepemilikan dana yang cukup, arus kas bulanan Anda bisa makin terganggu dan alhasil aset lancar (tabungan, kas, dan setara kas) yang dimiliki terkuras tanpa diketahui.

Salah satu poin penting dalam perencanaan keuangan bagi pemilik mobil adalah adanya ketersediaan biaya operasional mobil beserta dana darurat. Kedua komponen ini memiliki fungsi yang berbeda. Lantas bagaimana cara mempersiapkan biaya operasional dan dana darurat bagi pemilik mobil? Berikut cara dan perhitungannya. 

Sisihkan sedikit uang setiap bulan untuk tabungan dana darurat mobil 

Pada intinya, dana darurat akan sangat dibutuhkan untuk melakukan pergantian suku cadang dan servis rutin ringan. Lantas berapakah jumlah dana darurat yang ideal untuk mobil Anda? 

Mengukur besaran tabungan dana darurat tentu tidak sama dengan dana darurat pribadi Anda. Besaran dana darurat untuk mobil tentu tidak akan disesuaikan dengan pengeluaran, melainkan harga komponen mobil yang memiliki diganti rutin. Gunakan metode seperti di bawah ini:

Bagaimana Cara Mengatur Biaya Operasional dan Kepemilikan Mobil?

Dalam kasus di atas, seseorang membutuhkan dana darurat khusus untuk pergantian suku cadang mobilnya sebesar Rp 6,18 juta. 


( Lanjut Halaman 2 )

Laman: 1 2