News
light
Beranda » National » Astra UD Trucks Buka Fasilitas Baru di Makassar Bukan Sekadar Bengkel, Tapi Solusi Total untuk Logistik Timur Indonesia

Astra UD Trucks Buka Fasilitas Baru di Makassar Bukan Sekadar Bengkel, Tapi Solusi Total untuk Logistik Timur Indonesia

  • account_circle dimas
  • calendar_month Rab, 16 Jul 2025
  • visibility 115

Astra UD Trucks Buka Fasilitas Baru di Makassar Bukan Sekadar Bengkel, Tapi Solusi Total untuk Logistik Timur Indonesia

 

OTOExpo.com , Jakarta –  Di tengah pertumbuhan logistik dan pertambangan yang makin pesat di kawasan Indonesia Timur, Astra UD Trucks tak mau tinggal diam.

Sebagai bagian dari perayaan 50 tahun kiprahnya di Indonesia, mereka baru saja meresmikan fasilitas baru di Makassar yang diklaim lebih modern, lengkap, dan siap menjawab kebutuhan operasional pelanggan lintas sektor.

Tapi, apakah kehadiran fasilitas baru ini cukup untuk mengimbangi tantangan medan operasional yang kerap ekstrem di wilayah timur?

Lebih dari Sekadar Bengkel

Berjarak hanya beberapa kilometer dari pelabuhan dan kawasan industri Makassar, fasilitas baru seluas 3.600 m² di Jl. Ir. Sutami No.192 ini bukan hanya bangunan fisik.

Ini adalah bentuk konkret dari misi Astra UD Trucks untuk “menjadi lebih dekat, lebih tanggap, dan lebih relevan” dengan kebutuhan pelanggan terutama di sektor logistik dan pertambangan yang selama ini menjadi tulang punggung ekonomi daerah.

Astra UD Trucks Buka Fasilitas Baru di Makassar Bukan Sekadar Bengkel, Tapi Solusi Total untuk Logistik Timur Indonesia

“Makassar adalah simpul penting dalam rantai pasok Indonesia Timur. Kami ingin jadi mitra strategis yang tak hanya jual truk, tapi benar-benar mendampingi pelanggan menjaga operasional tetap lancar,” kata Winarto Martono, CEO Astra UD Trucks.

Fitur Baru: Servis Lebih Cepat, Armada Lebih Siap Tempur

Fasilitas anyar ini menghadirkan beberapa peningkatan signifikan:

  • Bengkel resmi dengan peralatan terkini, akhirnya hadir setelah sebelumnya hanya ada layanan dasar.
  • Gudang suku cadang lebih besar, untuk mempercepat waktu tunggu penggantian komponen.
  • UD Mobile Service, unit servis berjalan untuk menjangkau titik-titik operasional pelanggan di daerah terpencil.
  • Ruang pelatihan mekanik, sebagai langkah mendukung ketersediaan SDM terampil.
  • Ruang tunggu pelanggan yang nyaman, karena pengalaman servis juga penting.

Langkah ini terasa penting, terutama mengingat tingginya downtime yang sering terjadi akibat keterlambatan layanan di wilayah timur.

Dengan fasilitas seperti ini, Astra UD Trucks mencoba memotong waktu tunggu dan meningkatkan efisiensi pelanggan.

My UD Fleet: Layanan Digital di Era Truk Cerdas

Tak hanya urusan baut dan oli, Astra UD Trucks juga menyadari pentingnya transformasi digital. Mereka membawa My UD Fleet, platform telematika yang dirancang khusus untuk armada UD Trucks.

Dengan 10 fitur unggulan, seperti:

  • Track & Trace, memantau posisi truk secara real-time,
  • Fuel Loss Alert, mendeteksi kehilangan BBM,
  • Driving Behavior, menilai gaya mengemudi sopir,
  • Hingga fitur kontrol emisi seperti AdBlue Level & Consumption,

…platform ini membantu pelanggan mengurangi kebocoran biaya, meningkatkan keamanan, dan memperpanjang usia kendaraan. Ini semacam ‘blackbox’ operasional yang wajib dimiliki oleh pemilik armada yang serius mengelola usahanya.

Namun, di sisi lain, tantangan terbesar tetap ada pada adaptasi pelanggan terhadap teknologi baru. Belum semua pemilik armada di Indonesia Timur familier atau siap menggunakan dashboard digital seperti ini secara optimal. Maka edukasi berkelanjutan tetap dibutuhkan agar fitur-fitur canggih itu tak cuma jadi pajangan brosur.

Layanan On-Site: Fleksibel dan Terjangkau

Satu hal yang menarik dari model layanan Astra UD Trucks adalah fleksibilitas layanan on-site. Ada tiga skema:

  • UD On-Site Service, servis langsung di lokasi pelanggan.
  • UD On-Site Satellite, kolaborasi beberapa pelanggan untuk satu area servis terpadu.
  • UD On-Site Sharing, layanan bengkel bersama untuk efisiensi biaya dan sumber daya.

Skema ini menjawab realita di lapangan, di mana tidak semua perusahaan logistik atau tambang memiliki armada dalam skala besar. Maka, berbagi servis jadi solusi win-win yang lebih ekonomis.

Dan tak lupa, Astra juga menyediakan fleksibilitas pembayaran lewat Term of Payment (TOP) dalam kerja sama purna jual. Artinya, pelanggan bisa lebih leluasa menyesuaikan aliran kas mereka dengan kebutuhan servis.

Makassar sebagai Pintu Gerbang Indonesia Timur

Mengapa Makassar? Jawabannya sederhana: Makassar bukan hanya pusat kota besar di Sulawesi, tapi juga pintu masuk ke banyak area tambang dan pelabuhan penting di Papua, NTT, dan NTB. Astra UD Trucks sadar, jika ingin menang di Indonesia Timur, maka Makassar adalah pangkalan strategis.

“Kami ingin pelanggan tidak hanya merasa memiliki truk kuat, tapi juga merasa ditemani. Di usia 50 tahun ini, kami ingin tetap relevan dan hadir untuk mendukung pertumbuhan ekonomi kawasan,” kata Bambang Widjanarko, COO Astra UD Trucks.

“Fasilitas ini bukan cuma milik Astra, tapi milik seluruh pelaku industri di Indonesia Timur,” tambah Welly Budiono, Kepala Cabang Makassar.

Langkah Tepat, Tantangan Masih Banyak

Langkah Astra UD Trucks di Makassar patut diapresiasi. Di tengah banyaknya produsen truk yang hanya fokus menjual unit, mereka justru memperkuat aspek layanan dan pengalaman pelanggan. Ini langkah yang visioner, bukan sekadar reaktif.

Namun, jalan masih panjang. Ketersediaan mekanik terlatih, edukasi digitalisasi fleet, dan tantangan logistik di luar Makassar masih jadi PR besar. Fasilitas modern hanya akan seefektif seberapa baik ia digunakan dan diterima oleh pelanggan di lapangan.

Tapi setidaknya, Astra UD Trucks sudah memulai dari tempat yang tepat. Dan di tengah riuhnya industri kendaraan berat, mereka ingin dikenal bukan hanya sebagai penjual truk, tapi mitra jangka panjang bagi pelanggan Indonesia Timur. ***

.

.

.

  • Penulis: dimas

✈︎ Random Artikel

expand_less